22 Desember 2020 2:51 pm

5 Tanaman Liar Dengan Khasiat Yang Di Luar Nalar

5 Tanaman Liar Dengan Khasiat Yang Di Luar Nalar
Di dunia ini, tumbuhan merupakan mikroorganisme terbanyak yang paling mendominasi. Keberadaannya sangatlah mudah untuk kita temui di berbagai tempat ketika beraktivitas sehari hari. Terlebih lagi, bahwa kita tinggal di negara yang memiliki iklim tropis dengan letak yang strategis, memungkinkan berbagai jenis tumbuh tumbuhan untuk hidup dengan mudah dan bebas di berbagai tempat.
Berbagai macam kegunaan dan manfaat dapat kita dapatkan dari adanya tumbuh tumbuhan, salah satunya adalah sebagai sumber makanan seperti contohnya padi, gandum, jagung, singkong, ubi, kentang, dan lain sebagainya. Adanya tanaman tersebut adalah sosok yang membantu manusia mencukupi berbagai kebutuhan gizi dan nutrisi kita sehari hari.
Selain sebagai sumber makanan, berbagai macam tanaman lain juga berperan penting dalam segi kesehatan untuk dijadikan sebagai obat obatan herbal. Di indonesia sendiri, masih banyak yang masih mempercayai adanya kandungan bermanfaat di dalam tanaman herbal untuk mengobati berbagai jenis penyakit meski di jaman sekarang ini rumah sakit sudah sangat mudah untuk ditemui. Itu disebabkan karena tanaman herbal memiliki khasiat yang lebih alami dan bebas dari efek samping berbahaya.
Tanaman herbal memang sedang banyak dibudidayakan di berbagai tempat dengan penanaman dan perawatan yang khusus. Namun secara tidak kita sadari, banyak tumbuh tumbuhan yang hidup secara bebas di alam liar dan dapat dimanfaatkan untuk pembuatan berbagai macam obat obatan herbal. Mungkin beberapa diantaranya sangat kerap kita jumpai namun kita belum mengerti manfaat apa saja yang terkandung di dalamnya.
Beberapa tanaman ini adalah contoh dari banyaknya tanaman liar dengan khasiat yang di luar nalar dan mampu menyembuhkan berbagai penyakit dari penyakit ringan hingga penyakit kronis. Yuk simak penjelasannya!
1. Ciplukan
Tanaman yang pertama adalah Ciplukan, tanaman dengan nama latin Physalis peruviana pasti sudah tak asing dan kerap Anda jumpai. Pasalnya, ia adalah tanaman yang biasa tumbuh secara liar dan banyak ditemukan di area lahan pertanian, kebun, pekarangan, maupun pada lahan lahan terbuka. Ia mampu tumbuh di berbagai tempat dengan tinggi yang kurang lebih sekitar 1 meter.
Tanaman Ciplukan dapat menghasilkan buah yang terbilang cukup unik karena letaknya yang tersembunyi di dalam cangkap alias tertutup oleh daun. Kulit buahnya biasanya berwarna hijau ketika masih dalam usia muda dan akan berubah menjadi kuning ketika sudah desawa atau matang. Ketika buah telah matang, ia akan jatuh dari tangkai dengan sendirinya sebagai pertanda bahwa ia telah matang dengan sempurna.
Buahnya sendiri memiliki cita rasa yang cenderung manis dan lezat. Selain itu, buah ciplukan juga mengandung berbagai nutrisi seperti vitamin C, asam sitrun, fisalin, tanin, zat gula, kriptoxantin, asam malat, dan alkoloid, Yang memiliki manfaat baik untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti hipertensi, diabetes militus, bronkitis, batu ginjal, borok, kolesterol, hingga tuberkolosis.
2. Beluntas
Siapa sangka tanaman yang kerap dijadikan sebagai pagar tumbuhan ini ternyata menyimpan sejumlah kandungan bermanfaat yang dapat dijadikan sebagai obat. Memang secara umum tanaman dengan nama latin Pluchea indica ini tergolong sebagai tumbuhan liar yang biasa hidup di daerah kering dan berbatu dengan ketinggian mencapai 2 meter.
Tanaman beluntas memiliki daun dengan ukuran tangkai yang pendek serta daun yang berbentuk bulat seperti telur, ujung daunnya akan meruncing dengan posisi yang saling berseling antara daun yang satu dengan daun yang lain. Panjang daun beluntas berkisar antara 3 sampai 6 cm dengan lebar sekitar 4 cm serta permukaan daunnya diselimuti bulu bulu kecil dan halus. Ketika diremas, daun beluntas akan menghasilkan aroma yang khas dan rasa yang cenderung getir.
Bagian yang paling dimanfaatkan sebagai obat herbal dari tanaman beluntas adalah daunnya. Itu disebabkan karena didalamnya terkandung cukup banyak senyawa aktif seperti alkanoid, flavonoida, tanin, minyak asiri, asam chlorogenik, natrium, kalium, alumunium, kalsium, magnesium, dan fosfor. Yang dipercaya mampu meredakan bahkan menyembuhkan berbagai penyakit mulai dari pegal linu, rematik, sakit pinggang, kembung, keputihan, hingga penyakit hati.
3. Brotowali
“Pahite ngungkuli brotowali” itulah ungkapan dari masyarakat jawa yang dapat menggambarkan cita rasa yang dimiliki oleh si brotowali, sangat pahit. Tanaman dengan nama latin Tinospora crispa L ini merupakan salah satu jenis tanaman liar yang banyak tumbuh di hutan dan semak semak. Ia mampu tumbuh di berbagai tempat secara liar dengan tinggi yang mampu mencapai 2,5 meter.
Tanaman Brotowali memilki karakter daun yang menebal pada pangkal dan ujung dengan pertulangan daun yang menjari dan berwarna hijau. Daun brotowali memiliki struktur daun tunggal yang bentuk daunnya menyerupai jantung namun memiliki ujung yang lancip. Panjang daunnya berkisar antara 7 hingga 12 cm dan lebar 5 – 10 cm.
Meski memiliki cita rasa yang sangat pahit, brotowali juga menyimpan kandungansenyawa yang tak sedikit. Diantaranya seperti Alkaloid, Pikroretin ,Pati, Glikosida pikroretosid, Berberin, Palmatin, Kolumbin, Glikosida, Kolin, dan Temberatine. Yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk mengobati penyakit seperti diabetes, hepatitis, malaria, rematik, infeksi, rhintis, bahkan penyakit jantung.
4. Pacar Cina
Tanaman yang satu ini sudah biasa tumbuh dan hidup di pekarangan rumah atau kebun secara liar. Tanaman dengan nama latin Aglaia odorata ini tergolong sebagai tanaman perdu yang memiliki tinggi antara 2 sampai 5 meter. Namun sekarang, tanaman Pacar cina tak hanya menjadi tanaman liar karena sudah banyak yang telah membudidayakannya untuk dijadikan sebagai hiasan pada pekarangan.
Tanaman Pacar Cina memiliki daun berstruktur majemuk yang biasanya tumbuh secara berseling dengan permukaan daun yang licin dan mengkilap. Panjang daunnya biasanya berukuran antara 8 sampai 12 cm dengan 3 sampai 9 helai daun bertangkai pendek. Selain itu, pacar cina juga memilki bunga berwarna kuning dan beraroma harum serta juga memiliki buah yang berwarna merah dan berbentuk telur.
Bagian yang sering digunakan sebagai bahan pembuatan obat obatan adalah daunnya, itu disebabkan karena ia mengandung senyawa didalamnya seperti geraniol, paniculatin, eugenol, careen-3, cadine, tanin, bisabolene, dan masih banyak lagi. bisanya daun pacar cina diolah dengan cara direbus terlebih dahulu baru kemudian bisa dikonsumsi dan bermanfaat untuk mengobati penyakit seperti peradangan, penyakit kantung kemih, radang otak, eksim, kolesterol, hingga batu ginjal.
5. Tempuyung
Tanaman yang satu ini pasti kerap Anda jumpai ketika sedang berada di lapangan, ia biasanya tumbuh diantara semak semak atau rerumputan dan bahkan kerap dianggap segai rumput biasa yang tak berguna.Tanaman dengan nama latin Sonchus arvensis ini tergolong sebagai tanaman liar yang mampu tumbuh dengan ketinggian antara 65 hingga 150 cm.
Daun dari tanaman tempuyung termasuk ke dalam jenis daun tunggal yang memiliki bentuk lonjong dan meruncing di bagian ujungnya. Tetapi tepi daunnya berombak dan bergigi yang tak beraturan. Dari daunnya inilah yang menjadi ciri khas identik dari tanaman tempuyung. Cita rasa yang dihasilkan dari daunnya sendiri cenderung pahit namun memiliki efek yang menyejukkan.
Meski memiliki rasa yang pahit, daun tanaman tempuyung juga memiliki kandungan senyawa yang tak sedikit, diantaranya seperti asam amino, polifenol, protein, lipid, hidrokarbon polimer, lupeol, pseudotaraxasterol dan taraxasterol. Yang memilki dampak yang baik bagi tubuh seperti mengurangi kadar asam urat, meluruhkan batu ginjal, menyembuhkan peradangan, mencegah hipertensi, mengobati luka bakar, maupun sebagai anti kanker.
Itulah beberapa jenis tanaman yang dibilang sebagai tumbuhan liar namun memiliki khasiat yang diluar nalar karena kandungan senyawa yang ada di dalamnya. Sebenernya masih ada sangat banyak tanaman liar yang lainnya. Namun rasanya tidak mungkin jika semua dibahas sekaligus disini. Jika ada kesempatan lagi, kami akan bahas kembali di lain hari.
Jika Anda berminat untuk mencoba membudidaya tanaman herbal seperti penjelasan diatas, Anda dapat mengunjugi web kami di SamudraBibit.net
Disitus tersebut Anda dapat menjelajahi, mencari, bahkan membeli bibit tanaman dan perlengkapannya secara online. Bibit yag disediakan merupakan bibit pilihan dengan varietas unggulan dengan harga yang ramah ditangan. Atau jika berkenan, Anda bisa mengunjunginya secara langsung di :
Karanganyar – Solo, Jawa Tengah tepatnya di Dusun Kandangsari, Kwarasan, RT 04/RW 07 Gaum, Tasikmadu 57761. Terima Kasih!
Blog Post Lainnya
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.