19 September 2020 2:21 pm

Budidaya Zucchini Tabulampot

Budidaya Zucchini Tabulampot
Menanam tanaman subtropis didaerah tropis terkesan sangat sulit untuk dilakukan, karena perbedaan musim yang cukup besar tanaman subtropis hampir mustahil ditanam di daerah beriklim tropis seperti di indonesia. Tetapi ada juga tanaman subropis yang dapat tumbuh dengan baik di indonesia yang memiliki 2 musim saja, salah satu tanaman 4 musim termudah yang dapat ditanam di iklim tropis yaitu sayuran zucchini.

Zucchini adalah sayuran jenis terong yang memiliki bentuk seperti mentimun, dengan rasa unik dan segar buah ini menjadi favorit masyarakat luar negerei. Zucchini walaupun berasal dari daerah beriklim subtropis tapi dapat dibudidayakan di indonesia. Sayur ini dikenal sangat mudah ditanam dengan perawatan yang simpel dan tidak sulit. Selain itu sayur zucchini juga sangat cepat menghasilkan buah, buah zucchini dapat dipanen hanya dalam waktu 30 hari saja setelah tanam.

Bagi anda yang penasaran bagaimana cara menanam sayuran ini, berikut metode dan langkah – langkah penanaman sayur zucchini ini di dalam pot.


1. Kondisi Lingkungan

Walaupun merupakan tanaman subtropis tetapi zucchini dapat ditanam di daerah beriklim tropis. Sayur zucchini dikenal dengan sebutan labu musim panas karena sayurnya lebih mudah ditanam pada saat musim tanam tiba. Inilah yang membuat zucchini dapat ditanam di iklim tropis.

Tanaman zucchini menyukai daerah dengan lama penyinaran minimal 6 jam. Zucchini menyukai tanah dengan pH antara 6 – 7.5 dan juga memiliki drainase yang bagus karena tanaman zucchini mudah layu dan membusuk jika ditanam pada tanah yang sering tergenang.

2. Persiapan Media Tanam

Sayur zucchini menyukai tanam yang gembur dengan banyak kandungan bahan organik. Media tanam yang dapat digunakan merupakan campuran sekam bakar, tanah dan juga pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:2. Pastikan pupuk kandang yang digunakan sudah benar – benar matang karena jika pupuk kandang belum matang dapat mematikan tanaman budidaya kita. Setelah media tanam tercampur merata anda dapat mengisikan media tanam kedalam pot atau polibag dengan diameter 20 cm – 30 cm.

3. Pemilihan Bibit

Zucchini lebih bagus ditanam dari biji karena tanaman ini sangat mudah berkecambah dan tumbuh sehingga anda dapat menyemai tanaman ini sendiri di rumah. Untuk mendapatkan benih Zucchini berkualitas anda dapat membelinya secara online melalui website samudrabibit.net. selain anda mendapat garansi penggantian bibit dan benih baru jika benih yang anda terima tidak tumbuh. Anda juga akan mendapatkan konsultasi seputar pertanian gratis dari customer service kami.


4. Penyemaian benih

Zucchini lebih baik disemai terlebih dahulu, dengan penyemaian maka kita dapat memastikan tanaman yang akan kita tanam tumbuh dengan baik, jika disemai langsung dalam polibag maka jika ada benih yang tidak tumbuh kita perlu melakukan penyulaman pada polibag atau pot dengan benih yang tidak tumbuh selain itu kita juga dapat lebih menyesuaikan kondisi lingkungan benih sesuai dan benih mampu lebih cepat berkecambah.

Untuk menyemai benih zucchini siapkan terlebih dahulu campuran tanah dengan pupuk kandang perbandingan 1 : 2. Setelah itu masukan campuran media tanam ke dalam tray semai, penggunaan tray semai akan memudahkan kita dalam memindahkan zucchini kedalam pot nantinya. Rendam bibit zucchini dalam air selama 2 jam, kemudian pilih bibit yang tenggelam kedalam air. Bibit yang mengapung biasanya adalah biji yang kosong atau memiliki kualitas yang tidak bagus.

Setelah direndam, masukan 1 benih kedalam tiap lubang tray semai dan tutup dengan selapis tanah tipis untuk mempercepat perkecambahan. Setelah itu lembabkan media tanam dengan air yang disemprotkan. Hindari penyiraman tanpa menggunakan alat semprot karena dapat merusak media dan membuka timbunan bibit yang dapat membuat bibit lebih lambat berkecambah. Letakan trai pada tempat yang lembab dan tidak terlalu panas, bibit zucchini akan berkecambah kurang lebih 4 – 10 hari.

Perawatan untuk perkecambahan zucchini yang paling penting adalah menjaga kelembaban bibit semai dengan cara menyemprot kecambah dengan air setidaknya 2x sehari pada pagi dan sore hari. Kecambah juga sebaiknya terkena sinar matahari pagi dan sore hari untuk menghindari semaian mengalami etiolasi, tetapi hindari kecambah terkena matahari siang yang terlalu panas karena akan membuat semaian layu dan mati. Bibit zucchini siap dipindah kedalam polibag setah muncul tunas daun ketiga.


5. Penanaman Zucchini dalam Pot

Setelah kecambah zucchini mempunyai 3 helai daun itu tandanya semaian sudah siap dipindah ke media tanam utama. Untuk penanaman zucchini dalam tabulampot, sehari sebelum semaian dipindah, media tanam dalam pot sebaiknya disiram hingga media lembab. Tujuanya adalah untuk melarutkan nutrisi yang ada dalam tanah sehingga lebih mudah diserap oleh tanaman.

Buat lubang tanam di tengah media dengan kedalaman kurang lebih 3 – 5 cm kemudian ambil kecambah zucchini dari trai semai beserta media yang ada dan letakan kedalam lubang tanam dengan posisi tegak, jika bibit terlihat merunduk anda bisa menekan tanah disekitar bibit agar tanaman berdiri tegak.

Setelah itu siram pot dengan air hingga lembab. Letakan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung, hindarikan zucchini dari hujan karena dapat membuat tanaman layu dan membusuk selain itu membuat tanaman lebih rentan terkena hama penyakit.


6. Perawatan Tanaman

Perawatan yang diperlukan agar tanaman zucchini anda tumbuh dan menghasilkan buah secara maksimal adalah

  • Penyiraman
Penyiraman tanaman zucchini dilakukan sebanyak 2x sehari setiap pagi dan sore pada saat musim kemarau. Hindari penyiraman pada saat siang dan matahari sangat terik karena akan membuat tanaman zucchini anda layu kemudian mati. Jika anda melakukan penanaman saat musim penghujan, penyiraman tidak perlu dilakukan. Pada saat menyiram pastikan air tidak mengenai bagian tanaman karena dapat menyebakan tanaman rusak seperti batangnya patah dan daunya sobek.

  • Pemupukan
Karena zucchini termasuk tanaman yang sangat cepat menghasilkan buah maka kebutuhan nutrisi tanamanya pun cukup tinggi. Pemberian pupuk pada tanaman zucchini dapat diaplikasikan setiap minggu dengan cara melarutkan sejumput pupuk NPK kedalam air kemudian disiramkan medalam pot ataupun polibag, perhatikan agar larutan pupuk tidak mengenai bagian tanaman.

  • Pemangkasan
Lakukan pemangkasan pada daun zucchini yang terlalu lebat dan juga pada daun yang rusak dan tidak sehat. Fungsi pemangkasan ini adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, membuat buah lebih besar karena nutrisi tidak lari ke daun, mempercepat munculnya buah.

7. Hama dan Penyakit

Seperti tanaman budidaya lain, zucchini juga tidak luput dari ancaman serangan hama dan penyakit. Secara garis besar hama dan penyakit yang menyerang tanaman zucchini adalah:


  • Hama
Hama yang biasa menyerang tanaman zucchini adalah ulat grayak, kutu daun, thrips, kutu kebul dan juga lalat daun. Untuk pengendalian lalat daun sebaiknya daun dipotong dan dimusnahkan dari area pertanaman. Untuk hama daun lain dapat dibuang secara manual maupun pengguanaan pertisida sesuai dengan dosis anjuran pada kemasan.

Selain itu tanaman zucchini juga rentan terhadap serangan nematoda, jika tanaman terkena nematoda sebaiknya tanaman tersebut segera dihilangkan karena nematoda dapat bertahan dalam tanah dalam waktu yang cukup lama.

  • Penyakit

Penyakit utama pada tanaman zucchini biasanya terjadi pada saat musim penghujan tiba. Saat hujan, kondisi lingkungan akan menjadi optimal untuk perkembangan hama penyakit, apalagi batang dan daun zucchini tergolong lunak dan berair. Penyakit – penyakit yang biasa menyerang tanaman zucchini adalah hama bakteri, damping off, layu fusarium, antraknose, bercak daun dan busuk daun. Penggunaan pestisida yang tepat dapat mengurangi gejala serangan penyakit tersebut.


8. Panen

Ada dua bagian dari tanaman zucchini yang dapat dipanen dan dimanfaatkan yaitu bunganya dan buahnya. Bunga zucchini berwarna orange yang muncul setelah 14 - 30 hari tanam ternyata dapat dikonsumsi. Bunga zucchini tergolong kedalam edible flower atau bunga konsumsi, bunga zucchini biasanya dibalur tepung kemudian digoreng krispi dan dapat dinikmati sebagai lauk makan maupun camilan.

Buah zucchini berbentuk lonjong seperti mentimun tetapi kulitnya lebih halus dan tangkai buahnya melekat cukup erat pada buahnya sehingga tangkai buah ini biasanya dipotong dengan menyisakan sedikit tangkai pada buah. Buah zucchini dapat dipanen setelah 27 – 42 hari, buah zucchini dapat berwarna hijau atau kuning tergantung varietasnya. Untuk memanen buahnya, anda cukup memotong tangkai buahnya kemudian buah zucchini siap di olah menjadi berbagai makanan lezat.

Demikian tulisan mengenai cara menanam dan merawat tanaman Zucchini, disertai pula dengan penjelasan mengenai hama dan penyakit yang biasanya menyerang. Semoga saja tulisan ini dapat menjadi sedikit referensi bagi pecinta tanaman yang ingin menanam Zucchini. Apabila Anda kesulitan untuk melakukan pembibitan tanaman Zucchini secara mandiri, silakan buka situs samudrabibit.net.

Di situs tersebut Anda dapat memesan dan membeli bibitnya secara online, baik secara eceran maupun grosir. Tentu saja Anda akan diberikan harga yang murah dan terjangkau. Di situs tersebut juga tersedia beragam bibit tanaman siap tanam yang dapat Anda pilih. Atau jika Anda ingin membelinya secara langsung dapat mendatangi lokasi penjualannya di Dusun Kandangsari Kwarasan RT 04 RW 07 Gaum, Tasikmadu, Karanganyar – Solo, Jawa Tengah 57761. Selain bibit tanaman, tersedia juga beragam alat dan media yang dapat membantu kegemaran Anda dalam berkebun.
Blog Post Lainnya
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.