28 Januari 2021 9:03 am

Cara Mudah Budidaya Pepaya California Agar Tumbuh Subur dan Rajin Berbuah

Cara Mudah Budidaya Pepaya California Agar Tumbuh Subur dan Rajin Berbuah
Saat ini, budidaya tanaman buah memang telah banyak dijadikan sebagai salah satu ladang usaha oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan buah memanglah salah satu jenis makanan yang sehat dan lezat namun dengan harga yang sangat terjangkau sehingga banyak dicari oleh masyarakat. Jenis buah pun juga sangat beragam dan salah satunya dalah pepaya california.

Pepaya california merupakan salah satu dari sekian banyaknya jenis buah yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dari besarnya permintaan pasar akan buah yang satu ini. Saat pertama kali mendengar namanya, Anda pasti mengira bahwa pepaya ini merupakan pepaya import dari California, Amerika bukan?
Jika dilihat dari namanya, pepaya yang satu ini memang seharusnya berasal dari Negeri Paman Sam tersebut. Namun faktanya, pepaya california merupakan jenis buah lokal asli Indonesia dan merupakan hasil dari pengembangan oleh tim PKHT (Pusat Kajian Hortikultura Tropika) Institut Pertanian Bogor dengan nama awal yakni Pepaya Callina.

Namun karena pamornya semakin populer, para pebisnis buah pepaya kemudian menyebut buah ini dengan nama pepaya california agar terdengar seperti buah import. Wahh ada – ada saja ya! Jika dilihat secara sekilas, pepaya california memiliki ciri – ciri yang mirip dan tidak jauh berbeda dengan pepaya pada umumnya.
Namun jika sudah dimakan, pepaya california memiliki keunggulan pada rasanya yang lebih manis serta daging buahnya yang lebih tebal daripada pepaya biasa. Selain itu, pepaya jenis ini juga dikenal mampu berbuah dengan lebat dan cepat panen. Maka dari itu, tidak sedikit pebisnis yang memilih pepaya california untuk dibudidayakan.

Selain itu, budidaya pepaya california merupakan salah satu pilihan bisnis dengan profit yang besar. Jika Anda memiliki pekarangan yang cukup luas, Anda bisa memanfaatkannya untuk menanam dan membudidayakan pepaya california.

Prospek Bisnis Budidaya Pepaya California

Bagi Anda yang tertarik untuk memulai budidaya pepaya california, maka Anda harus tahu prospek bisnis budidaya pepaya yang satu ini. Pepaya california merupakan jenis tanaman yang dikenal mudah tumbuh sehingga memiliki resiko kegagalan yang relatif kecil. Pepaya jenis ini sudah bisa dipanen ketika sudah berumur 8 – 9 bulan.

Jika sudah berbuah, frekuensi panen pepaya california juga cukup tinggi yakni bisa dipanen 4 kali dalam waktu sebulan. Jika Anda punya lahan seluas 1 hetar, perkiraan hasil panennya bisa mencapai 2 – 3 ton sekali panen sehingga dalam satu bulan Anda bisa memanen hingga kurang lebih 12 ton buah pepaya california.
Selain itu, dengan citarasanya yang lezat dan manis juga membuat pepaya ini semakin banyak disukai masyarakat sehingga permintaan pasar pun akan meningkat. Tak cukup sampai disitu, pepaya california juga dikenal memiliki sifat yang genjah atau rajin berbuah. Masa produktif tanaman pepaya california bisa mencapai usia 4 tahun sehingga dapat memberikan keuntungan yang besar dalam sekali tanam.

Maka dari itu, jika Anda memiliki pekarangan atau kebun yang terbengkalai daripada ditumbuhi banyak tanaman liar lebih baik dimanfaatkan untuk menanam pepaya california.

Syarat Tumbuh Tanaman Pepaya California

Agar budidaya pepaya california berjalan lancar, tidak ada salahnya jika Anda mengetahui terlebih dahulu syarat tumbuh pepaya california supaya tanaman bisa tumbuh subur dan mampu menghasilkan buah yang berkualitas.

1. Pepaya california sangat cocok ditanam pada daerah dataran rendah hingga dataran dengan ketinggian mencapai 700 mdpl.
2. Kondisi tanah yang paling disukai oleh pepaya california adalah tanah yang subur dan sedikit berpasir.
3. Suhu udara ideal yang baik untuk pertumbuhan pepaya ini berkisar antara 25 - 30°C dengan tingkat curah hujan sekitar 1000 – 2000 mm per tahun.
4. Untuk kelembaban udara lingkungan sekitar 40% dan untuk pH tanah (derajat keasaman tanah) sekitar 6 – 7.

Jika syarat tumbuh sudah terpenuhi, maka budidaya pepaya california sudah siap untuk dilakukan.

Pembibitan atau Penyemaian

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam budidaya california adalah pembibitan atau penyemaian. Biji yang digunakan sebaiknya adalah biji yang berasal dari buah yang sudah matang dari pohonnya. Jika biji sudah didapakat, maka langkah yang selanjutnya adalah menyemai biji – biji tersebut. Untuk langkah – langkah penyemaiannya adalah sebagai berikut :

1. Rendam biji pepaya california terlebih dahulu kedalam air selama kurang lebih satu malam. Keesokan harinya, ambil biji – biji yang tenggelam untuk digunakan sebagai benih sedangkan untuk biji yang mengambang harus dibuang.
2. Peram biji yang sudah dipilih menggunakan koran atau kain basah selama kurang lebih 1 minggu. Selama proses tersebut, Anda cukup menjaga kelembaban koran atau kain yang digunakan.
3. Setelah 1 minggu diperam, benih pepaya california sudah siap untuk disemai.
4. Siapkan polybag yang sudah di isi campuran tanah humus dan pupuk kompos dengan perbandingan 2 : 1.
5. Masukkan benih kedalam polybag dan tutup atasnya dengan sedikit media tanam secara tipis – tipis kemudian siram dengan air secukupnya.
6. Letakkan polybag penyemaian pada lokasi yang mendapatkan sinar matahari.
7. Dalam waktu 1 – 1,5, bibit biasanya sudah siap untuk dipindahkan ke lahan tanam yang lebih permanen.

Persiapan Lahan Tanam

Sembari menunggu proses penyemaian, Anda bisa menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk menanam bibit pepaya california. Untuk tahapannya adalah sebagai berikut :

1. Gemburkan tanah terlebih dahulu dengan mencangkul dan membolak – balikan tanah. Hal ini sekaligus berfungsi untuk menetralkan unsur haranya.
2. Bersihkan juga gulma atau rumput liar yang tumbuh disekitar area tanam serta kerikil ataupun batu yang ada supaya nanti tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.
3. Buat bedengan untuk penanaman. Bedengan berfungsi untuk mencegah adanya genangan air karena dapat menyebabkan batang tanaman menjadi busuk.
4. Buat lubang tanam berdiameter sekitar 50 cm. Jika ingin menanam bibit dalam jumlah yang banyak, atur jarak antar lubang sekitar 2,5 meter.
5. Timbun kembali lubang yang sudah dibuat dengan tanah humus yang sudah dicampur dengan pupuk kandang/pupuk kompos kemudian aliri lubang dengan air bersih secukupnya.

Penanaman

Setelah bibit didapatkan dan lahan tanam sudah disiapkan, maka tahapan yang selanjutnya adalah penanaman. Untuk penanaman, Anda bisa langsung menanam bibit pepaya california langsung kedalam lubang yang sudah dibuat tadi (cukup 1 bibit untuk 1 lubang). Penanaman bibit harus dilakukan secara hati – hati supaya tidak merusak akar, batang, ataupun daun tanaman.

Dalam penanaman, usahakan dilakukan pada sore hari karena sore merupakan waktu yang paling bagus untuk menanam bibit pepaya california. Jika penanaman dilakukan pada siang hari, kemungkinan bibit menjadi stress cukup besar sehingga sangatlah besar sehingga berpengaruh pada proses pertumbuhan tanaman.

Pemeliharaan dan Perawatan

Setelah ditanam, maka perlu dilakukan perawatan seperti penyiraman, pemupukan, serta pemangkasan. Tahap ini tidak boleh ditinggalkan jika Anda menginginkan tanaman tumbuh maksimal dan menghasilkan buah yang berkualitas. Untuk caranya adalah sebagai berikut :

1. Penyiraman
Dalam pertumbuhannya, tanaman pepaya california membutuhkan asupan air yang cukup supaya tidak mengalami kekeringan. Meskipun demikian, namun penyiraman juga tidak boleh dilakukan secara berlebihan apalagi sampai membuat genangan air di sekitar tanaman karena dapat membuat tanaman menjadi mudah busuk.

Untuk itu, lakukan penyiraman secara rutin dan secukupnya saja. Pada musim kemarau, sebaiknya dilakukan penyiraman setiap dua kali sehari (pagi dan sore). Sedangkan pada musim penghujan, intensitas penyiraman bisa dikurangi dan disesuaikan dengan kondisi cuaca serta kondisi media tanam.

2. Pemupukan
Selain penyiraman, pemupukan juga sangat penting untuk dilakukan dalam budidaya pepaya california suapay tanah tetap subur dan kandungan unsur hara tetap terjaga. Pemupukan pertama dilakukan pada minggu pertama dengan menggunakan pupuk kandang. Pada usia 2 mnggu, pemupukan dapat kembali dilakukan dengan pupuk NPK.

Pemupukan yang selanjutnya bisa dilakukan setiap 3 bulan sekali menggunakan pupuk NPK dan pupuk kandang. Ketika tanaman sudah mulai berbuah, Anda bisa menambahkan pupuk KCL ketika melakukan pemupukan.

3. Pemangkasan.
Pemangkasan dapat dilakukan pada tunas atau dahan yang terserang penyakit ataupun yang terlalu rimbun. Pemangkasan ini juga bertujuan supaya sinar matahari dapat masuk secara maksimal serta memperlancar aliran udara sehingga tanaman bisa tumbuh lebih sehat dan maksimal.

Pemanenan

Setelah berjuang dalam menanam dan merawat pepaya california, akhirnya kini tiba pada waktu yang paling ditunggu – tunggu. Yapss panen! Seperti yang sudah disebutkan diawal artikel ini, pepaya california sangat cepat dipanen yakni hanya dalam waktu 7 – 9 bulan sejak penanaman. Buah yang sudah siap panen ditandai dengan kulit buahnya yang telah menguning.

Untuk pemanenan, Anda bisa langsung memotong tangkai buahnya. Disarankan untuk menggunakan alat bantu seperti pisau yang tajam supaya tidak merusak tanaman atau buah. Tingkat produktivitas pepaya california juga tergolong tinggi. Bahkan bisa dipanen hingga 4 kali dalam kurun waktu satu bulan.
Nah itulah beberapa langkah dalam budidaya pepaya california. Dalam satu kali masa panen, tentu saja Anda akan mendapatkan keuntungan yang besar apalagi jika Anda menanam pepaya california dalam jumlah yang banyak. Maka dari itu, jangan ragu untuk memulai bisnis ini dengan memanfaatkan kebun atau pekarangan untuk meraup keuntungan.

Jika Anda tertarik untuk menanam pepaya california, Anda bisa memesan bibitnya melalui website kami di samudrabibit.net dengan mengklik link berikut. Semoga artikel ini bisa bermanfaat sekaligus bisa menambah wawasan kita semua ya! Sampai jumpa lagi di artikel lain dengan bahasan menarik berikutnya dan selamat berkebun!
Blog Post Lainnya
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.