16 Desember 2020 2:27 pm

Cara Mudah Menanam dan Merawat Alpukat Aligator di Rumah Agar Cepat Berbuah

Cara Mudah Menanam dan Merawat Alpukat Aligator di Rumah Agar Cepat Berbuah
Alpukat Aligator merupakan varian tanaman alpukat yang unik dan istimewa. Di Indonesia sendiri tanaman alpukat ini tergolong tanaman langka dan masih jarang kita jumpai. Alpukat Aligator mempunyai bentuk buah yang unik, sehigga tanaman ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai tanaman hias atau koleksi di rumah.

Selain Alpukat Aligator, alpukat unggul yang satu ini juga sering dikenal dengan nama Alpukat Pear atau Alpukat Raksasa. Mengapa disebut alpukat raksasa? Hal ini karena buah yang dihasilkan alpukat ini berukuran jumbo, bahkan panjangnya bisa mencapai 80 cm, dengan berat hingga 1 kg per buahnya. Selain itu, karena bentuk buahnya yang besar dan memanjang ini tak jarang juga yang menyebutnya sebagai Alpukat Pepaya.

Menanam dan merawat tanaman ini tidaklah susah, secara umum sama seperti tanaman alpukat yang lain. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengingat tanaman alpukat memiliki banyak varian dan jenis yang berbeda – beda. Oleh karena itu, sebelum mulai menanam Alpukat Aligator, baik di pekarangan ataupun di dalam pot, ada baiknya Anda memerhatikan langkah-langkah berikut ini.


  • Karakteristik dan syarat tumbuh
Alpukat Aligator merukapan varietas alpukat unggulan yang berasal dari Meksiko. Jenis ini lebih tahan terhadap cuaca dingin hingga -7oC, pohon alpukat ini bahkan tetap dapat tumbuh dengan optimal dengan suhu udara kisaran 12,8 – 28,3oC. Alpukat Aligator dapt tumbuh dengan baik di ketinggian 300 – 2000 mdpl, tapi tanaman ini dapat tumbuh lebih maksimal jika ditanam didataran dengan ketinggian di atas 1000 mdpl.

Selain tahan terhadap cuaca dingin, tanaman alpukat ini juga tahan terhadap cuaca panas. Asalkan masih mendapat asupan air tanaman Alpukat Aligator masih dapat tumbuh bahkan di musim kemarau yang panjang sekalipun. Agar dapat tumbuh dengan maksimal tanaman alpukat ini memerlukan sinar matahari yang cukup.

Jenis tanah yang paling sesuai untuk tanaman alpukat aligator adalah tanah lempung berpasir, lempung liat, dan lempung endapan. Sifat tanah sebaiknya gembur, tidak mudah tergenang air, sistem drainasenya baik, subur, dan banyak mengandung bahan organik dengan tingkat keasaman tanah antara 5,6 – 6,4. Alpukat Aligator termasuk tanaman genjah (cepat berbuah) dan mampu tumbuh hingga ketinggian 4 m. Keunggulan lain tanaman ini adalah tahan terhadap hama terutama ulat, karena kandungan enzim yang terdapat pada tanaman ini membuat ulat tidak dapat berkembang biak dengan baik.


  • Pemilihan bibit
Seperti tanaman alpukat yang lain tanaman Alpukat Aligator dapat diperbanyak dengan biji. Namun sistem perbanyakan ini memiliki kelemahan sifat tanaman yang mungkin tidak sama dengan induknya dan waktu berbuah yang relatif lama.Karena itu, pilihan terbaik untuk Anda yang mau menanam Alpukat Aligator adalah bibit yang berasal dari sambung pucuk dan okulasi, terutama apabila Anda hendak menanamnya di dalam pot. Bibit yang baik dapat dilihat dengan kasap mata, fisik sehat, batangnya kokoh dan lurus, daunnya hijau segar dan rimbun, bebas dari hama dan penyakit merupakan beberapa ciri bibit unggul.


  • Penanaman dan pemeliharaan alpukat aligator di pekarangan
Untuk penanaman Alpukat Aligator di pekarangan memerlukan persiapan lahan terlebih dahulu. Gemburkan tanah dan bersihkan dari tanaman liar atau gulma serta bebatuan yang mengganggu. Buat lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm, pisahkan tanah bagian atas dengan bagian bawah. Campurkan pupuk kandang/humus/kompos dan tanah bagian atas, dengan komposisi yang seimbang. Tempatkan bibit di tengah lubang tanam dengan posisi tegak, timbun dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk tadi. Padatkan agar bibit tidak roboh lalu sirami dengan air secukupnya hingga tanah menjadi basah.

Alpukat Aligator yang ditanam di pekarangan perawatannya pun cukup mudah, lakukan penyiraman satu kali sehari di pagi atau sore hari. Penyiraman ini dapat ditambah apabila tanah tampak sangat kering, dan bisa juga dikurangi apabila musim hujan sedang mencapai puncaknya. Agar tumbuh lebih cepat dan produktif lakukan pemupukan rutin tiap 2 bulan sekali dengan NPK sesuai dosis yang dianjurkan dan sesekali ditambah dengan pupuk daun. Selain dengan pupuk NPK, dapat pula menggunakan pupuk organik khusus tanaman alpukat.

Pemangkasan rutin sangat diperlukan untuk membentuk dan menjaga tinggi tanaman agar tetap ideal sebagai penghias pekarangan. Selain lebih sedap dipandang mata, dengan tinggi tanaman yang dijaga ini juga akan mepermudah dalam pemanenan Alpukat Aligator.


  • Penanaman dan pemeliharaan alpukat aligator di dalam pot
Apabila pekarangan rumah dirasa terlalu sempit atau kondisi tanahnya tidak memungkinkan ditanami, tidak perlu khawatir. Anda dapat menanam Alpukat Aligator ini di dalam pot. pilihlah pot yang sesuai untuk karakteristik tanaman ini. Karena mempunyai ukuran buah yang sangat besar, maka harus diantisipasi dengan pot yang berbahan kuat agar tidak terguling ketika tanaman mulai berbuah. Pilihlah pot dengan diameter minimal 60, lebih besar lebih baik.

Setelah itu siapkan juga media tanam dengan campuran tanah humus atau tanah kompos. Berbeda dengan penanaman di tanah langsung, jika ditanam dalam pot lakukan penyiraman 2 kali sehari pagi dan sore agar tanaman tidak kekurangan air. Lakukan pemupukan rutin dengan NPK atau pupuk organik khusus alpukat sesuai anjuran. Pemangkasan berkala sangat dianjurkan untuk menjaga agar tajuk tidak terlalu rimbun dan pohon tidak terlalu tinggi. Tinggi tanaman yang ideal untuk tabulampot adalah 0,5 - 1 m.


  • Pemanenan
Alpukat Aligator yang diperbanyak dengan cara okulasi atau sambung pucuk sudah mulai berbuah pada usia 3 – 5 tahun sejak penanaman. Agar mendapatkan buah dengan ukuran maksimal dan berkualitas, sebaiknya lakukan penjarangan. Pilih beberapa buah saja yang paling baik untuk dipertahankan hingga matang. Hal ini juga dimaksudkan untuk menjaga agar pohon tidak mudah roboh dan patah akibat ukuran buah yang sangat besar. Buah Alpukat Aligator berbentuk bulat di bagian bawah, runcing di bagian atas, dan memanjang seperti pepaya.

Buah yang sudah matang kulitnya tampak berwarna hijau tua dan mengilap. Petik buah sebelum terlalu matang dengan tangan. Hati-hati jangan sampai merusak buahnya karena akan memengaruhi daging buah di dalamnya. Karena citarasanya yang manis legit, buah Alpukat Aligator dapat dikonsumsi langsung dalam kondisi segar tanpa tambahan gula ataupun susu. Teksturnya halus, lembut, tanpa serat dangan porsi yang jumbo membuat siapa saja tak bisa berhenti menikmati kelezatan buah ini.


Demikianlah cara mudah menanam dan merawat Alpukat Aligator di rumah agar cepat berbuah. Selamat mencobanya di rumah Anda. Jika Anda mrenginginkan bibit Alpukat Aligator denga kualitas ungul, silahkan hubungi kami di website remi www.samudrabibit.net. Kami juga menyediakan bibit dari jenis-jenis alpukat yang lain berserta pupuk organik khusus tanaman alpukat.

Selain bibit tanaman Alpukat Aligator yang berkualitas dengan harga murah, kami juga menjual berbagai macam bibit tanaman unggulan lainnya secara grosir dan melayani pembelian secara online. Anda juga dapat mengunjungi kebun pembibitan kami di Dusun Kandangsari Kwarasan RT 04 RW 07 Gaum, Tasikmadu, Karanganyar – Solo, Jawa Tengah untuk melihat langsung proses pembibitan dan pemeliharaan tanaman Alpukat Aligator kami.
Blog Post Lainnya
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.