15 Desember 2020 1:44 pm

Wajib Tahu! Ini Dia 8 Jenis Alpukat Unggulan Terlezat & Terpopuler di Indonesia

Wajib Tahu! Ini Dia 8 Jenis Alpukat Unggulan Terlezat & Terpopuler di Indonesia
Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan keberagaman tanaman buahnya. Rasa – rasanya, hampir semua jenis buah yang ada di seluruh dunia pasti juga ada di Indonesia. Nah sebagai masyarakat Indonesia, kita harus bersyukur dan bangga karena sudah dilahirkan di negara yang kaya ini.

Jenis buah yang ada di Indonesia pun juga sangatlah beragam dan salah satu yang menjadi primadona masyarakat adalah buah alpukat. Selain di Indonesia, tanaman dengan nama ilmiah Persea americana ini juga menjadi buah favorit di mancanegara.
Citarasanya yang lembut & khas membuat banyak orang yang menjadikan buah ini sebagai buah favorit mereka. Selain bisa dikonsumsi secara langsung, buah alpukat juga bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan lezat seperti jus, es campur, isian roti, dan masih banyak lagi. Bisa juga dikonsumsi dengan menambahkan gula atau susu kental manis kedalamnya.

Selain itu, alpukat ini juga sering dijadikan sebagai salah satu buah pendamping diet karena memiliki berbagai macam kandungan seperti lemak sehat, serat, vitamin, mineral dan nutrisi penting lainnya. Menurut beberapa sumber yang ada, mengonsumsi alpukat dapat membuat kenyang lebih lama sehingga bisa mencegah rasa lapar.
Secara fisik, tanaman alpukat memiliki batang berkayu yang tegak dan dapat tumbuh hingga mencapai 20 meter dengan cabang yang banyak. Buahnya memiliki permukaan yang sedikit halus (ada juga yang bergerindil), berwarna hijau tua ataupun kecokelatan saat sudah matang tergantung pada jenisnmya.

Daging buah alpukat pada umumnya berwarna kuning, bertekstur lembut, dan terdapat satu biji besar di tengah buahnya. Dalam hal budidaya, bisa dikatakan bahwa budidaya tanaman alpukat tergolong sangatlah mudah. Bahkan untuk para pemula sekalipun, pasti bisa sukses dalam membudidayakan tanaman alpukat.
Selain itu, budidaya alpukat juga tidak perlu biaya yang mahal. Asalkan syarat tumbuh sudah terpenuhi dan dilakukan perawatan secara teratur, tanaman alpukat sudah bisa tumbuh subur dan berbuah. Nah sebelum memulai budidaya alpukat, ada baiknya kenalan dulu dengan jenis alpukat apa saja dengan citarasa terlezat dan yang menjadi favorit masyarakat. Berikut rangkumannya :

1. Alpukat Mentega.
Jenis alpukat yang pertama adalah alpukat mentega. Dari sekian banyaknya jenis alpukat, alpukat mentega sepertinya menjadi jenis alpukat yang paling dikenal masyarakat. Selain itu, alpukat mentega ini juga merajai pasar buah alpukat di Indonesia. Nah yang menjadikan alpukat ini menjadi primadona adalah daging buahnya yang lebih tebal dan padat.

Selain itu, daging buahnya juga memiliki warna kuning yang sangat bersih dan menggoda layaknya mentega. Kandungan air di dalam buahnya juga lebih sedikit sehingga tidak mudah busuk dan dapat disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Alpukat mentega memiliki buah yang berbentuk bulat sedikit lonjong, panjangnya sekitar 13 – 17 cm dan diameter sekitar 10 – 14 cm dengan berat sekitar 600 gram per buah. Keunggulan lain dari alpukat ini adalah tingkat produktivitasnya yang tinggi, yakni bisa menghasilkan sekitar 350 – 450 buah/tahun.

2. Alpukat Hass.
Alpukat terlezat yang selanjutnya adalah Alpukat Hass! Alpukat hass merupakan jenis alpukat import yang berasal dari mancanegara. Alpukat ini dikenal memiliki citarasa yang paling lezat dari semua jenis alpukat. Bahkan alpukat hass juga termasuk kedalam jenis buah dengan kualitas internasional. Mantap bukan?

Karena hal tersebut, wajar saja jika harga jualnya relatif tinggi yakni bisa mencapai sekitar Rp 120.000/kg. Selain memiliki citarasa yang lezat, alpukat jenis ini juga memiliki daya tahan buah yang tinggi serta tidak mudah membusuk sehingga cocok untuk disimpan dalam jangka waktu yang lama.
Secara fisik, alpukat hass memiliki ciri – ciri yang sangat unik. Saat sudah matang, kulit buahnya akan berwarna cokelat kehitaman dengan permukaan kulit yang kasar dan bergerindil. Buahnya berbentuk bulat oval dengan daging buah yang berwarna kuning. Ketika dimakan, citarasanya yang nikmat dan pulen pasti akan langsung memanjakan lidah Anda.

Alpukat ini juga memiliki berbagai macam kandungan nutrisi yang tinggi. Selain itu, kandungan lemah tak jenuhnya juga sangat bermanfaat untuk mengurangi kadar kolesterol. Alpuat hass dapat ditanam di semua ketinggian dataran beriklim tropis sehingga sangat cocok di tanam di Indonesia.

3. Alpukat Aligator.
Kurang puas dengan ukuran buah alpukat yang kecil? Kalau iya, maka alpukat aligator ini patut Anda coba. Kenapa? Karena alpukat ini memiliki ukuran buah yang lebih besar daripada alpukat biasa. Berat satu buahnya saja bisa mencapai hingga 1,2 kg! Mantap bukan? Andapun dijamin lebih puas saat mencicipinya.

Tak hanya unggul dalam ukuran, citarasa yang ditawarkan alpukat ini juga nggak kalah mantapnya. Alpukat ini memiliki rasa buah yang lezat, manis, dan tidak memiliki rasa pahit sedikitpun. Daging buahnya juga lebih tebal, pulen, dan bertekstur lebih lembut tanpa serat dengan tambahan aroma yang sangat khas. Kebayangkan gimana nikmatnya?
Untuk ciri – cirinya, alpukat aligator memiliki ciri yang unik sehingga mudah dibedakan dengan alpukat jenis lainnya. Buahnya berwarna hijau dan berbentuk bulat lonjong dengan bagian ujung yang sedikit menggelembung serta bagian pangkal yang yang mengecil. Jika diperhatikan, buahnya ini mirip seperti buah pir namun dengan ukuran yang lebih besar.

Dengan semua keunggulannya, tidak mengherankan jika permintaan pasar untuk buah alpukat aligator cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya. Selain itu, alpukat ini juga dikenal bersifat genjah (cepat berbuah). Hal ini tentu saja menjadikan budidaya alpukat ini menjadi sangatlah menggiurkan.

4. Alpukat Wina.
Masih seputar alpukat dengan ukuran raksasa. Selain alpukat aligator, alpukat wina juga dikenal dengan ukuran buahnya yang besar. Berat dari alpukat asli dari Indonesia ini bahkan bisa mencapai 1,3 – 1,8 kilogram/buahnya. Selain itu, alpukat wina juga menawarkan citarasa buah yang lebih gurih dan manis sehingga terasa lebih nikmat.

Keunggulan lain dari alpukat ini terletak pada sifatnya yang mampu berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim dengan tingkat produktivitas buah yang tergolong tinggi. Jadi Andapun bisa menikmati buahnya kapan saja, sepuasnya! Buahnyapun juga bisa bertahan hingga 2 minggu setelah dipetik.
Secara fisik, alpukat wina memiliki pohon berkayu yang tumbuh tegak dengan daun berbentuk memanjang berukuran sekitar 12 – 25 cm dan memiliki bunga berwarna hijau kekuningan berukuran kecil. Alpukat ini sangat cocok ditanam dimana saja, namun akan lebih optimal jika ditanam di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1000 mdpl.

5. Alpukat Tanpa Biji.
Saat mengonsumsi alpukat, terkadang kita dibuat kurang puas karena ukuran bijinya yang besar sehingga daging buahnya jadi lebih sedikit. Eitss tapi itu cerita lama! Kini sudah hadir varietas baru alpukat dengan nama alpukat tanpa biji. Dari namanya saja, Anda pasti sudah tahu kan keunggulan utama dari alpukat ini?

Yapss tepat sekali! Sesuai dengan namanya, keistimewaan alpukat ini adalah buahnya yang tidak memiliki biji sama sekali. Hampir seluruh bagian dalam buahnya, dipenuhi oleh daging buah yang tebal dan menggugah selera. Selain tanpa biji, alpukat ini juga punya citarasa yang nggak kalah dari alpukat unggul lainnya.
Citarasa yang ditawarkan alpukat ini sangatlah nikmat dan bertekstur sangat lembut dimulut. Perpaduan antara rasanya yang lezat dengan buahnya yang tanpa biji pastinya dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi para pecinta buah alpukat.

Bibit alpukat tanpa biji sangat cocok ditanam pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi, ketinggian idealnya sekitar 200 – 100 mdpl dengan suhu udara sekitar 20 - 28°C. Habitat asli dari alpukat ini terletak pada daerah beriklim tropis sehingga bisa ditanam di Indonesia.

6. Alpukat Miki.
Alpukat unggulan yang selanjutnya adalah alpukat miki. Alpukat jenis ini memiliki daging buah yang berwarna kuning menggoda, lebih pulen, serta bertekstur padat sehingga terasa lebih lezat saat disantap. Ukuran buahnya hampir sama seperti jenis alpukat pada umumnya yakni sekitar 400 – 600 gram.

Meskipun ukuran buahnya tidak sebesar alpukat wina, namun alpukat miki punya keunggulan yang hampir tidak dimiliki oleh jenis alpukat lainnya. Alpukat miki sendiri ternyata merupakan salah satu jenis alpukat yang mampiu tumbuh dan berbuah dengan maksimal meskipun ditanam pada dataran rendah.
Seperti yang kita tahu, tanaman alpukat rata – rata akan tumbuh optimal jika ditanam di dataran tinggi. Maka dari itu, alpukat miki bisa menjadi salah satu alternatif untuk Anda yang ingin menanam alpukat namun tinggal di dataran rendah.

Selain itu, alpukat ini juga bersifat genjah. Hanya dalam 3 – 4 tahun saja, Anda sudah bisa memanen buahnya yang lezat. Selain genjah, alpukat miki juga dikenal mampu memproduksi buah sepanjang tahun. Alpukat jenis ini juga lebih tahan terhadap serangan hama seperti ulat karena memiliki kulit yang lebih tebal sehingga sulit ditembus oleh hama ulat pengganggu.

7. Alpukat Kendil.
Alpukat kendil merupakan salah satu jenis alpukat unggulan yang menjadi primadona bagi para pecinta buah alpukat. Nah dinamakan alpukat kendil karena alpukat ini ukuran buahnya cukup besar dan berbentuk seperti kendil. Bobot satu buahnya saja bisa berkisar antara 1 – 2 kilogram.

Selain itu, ukuran bijinya juga relatif kecil sehingga secara otomatis daging buahnya juga menjadi lebih tebal. Dagingnya yang tebal ini, masih ditambah lagi dengan citarasanya yang manis dan bertekstur lembut. Hmm dijamin mantep banget deh!
Hebatnya lagi, daun alpukat pluwang juga tidak disukai oleh ulat jadi sangat cocok untuk Anda yang ingin menanam alpukat tapi nggak mau berurusan dengan ulat. Untuk panen pertamannya juga tergolong cepat, yakni hanya sekitar 3 – 4 tahun saja sejak penanaman.

Bibit alpukat kendil dapat tumbuh maksimal pada daerah dataran tinggi beriklim tropis dengan ketinggian ideal sekitar 1000 mdpl. Sedangkan untuk media tanamnya, alpukat kendil menyukai media tanam berupa tanah yang gembur, subur, banyak mengandung unsur hara dan tidak mudah tergenang air.

8. Alpukat Pluwang / Green Star.
Alpukat yang selanjutnya adalah alpukat pluwang. Alpukat ini memiliki ukuran buah yang bervariasi, ada yang beratnya sekitar 600 gram dan ada juga yang bisa mencapai 2 kg per buahnya. Alpukat ini juga memiliki daging buah yang lebih padat, bertekstur lembut dengan citarasa yang lebih manis dan gurih daripada alpukat jenis lain.

Selain dikenal dengan nama alpukat pluwang, alpukat ini juga dikenal dengan berbagai macam nama seperti alpukat green star, alpukat hawai jumbo, dan alpukat pangeran. Keunggulan lain dari alpukat ini adalah ukuran pohonnya yang terbilang pendek. Hal ini tentu saja memudahkan saat proses pemanenan dan lebih menghemat tempat.
Tak hanya itu, sifatnya yang genjah juga membuat alpukat ini lebih cepat dipanen. Bahkan untuk panen pertamanya sudah bisa Anda lakukan ketika tanaman baru berusia 2 – 3 tahun sejak penanaman. Sama seperti alpukat kendil, alpukat pluwang juga tidak disukai ulat dan memiliki daya tahan buah yang lebih tinggi.

Sampai disini dulu ya artikel mengenai jenis alpukat unggulan terlezat dan terpopuler di Indonesia. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Jika Anda berminat untuk menanam jenis alpukat – alpukat diatas, Anda bisa memesan bibitnya melalui website kami dengan mengklik link berikut ini (Bibit Alpukat Unggul). Sampai jumpa lagi di artikel menarik berikutnya dan selamat berkebun!
Blog Post Lainnya
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.