12 September 2020 1:58 pm

Pengenalan Hama dan Penyakit Tanaman

Pengenalan Hama dan Penyakit Tanaman
Tanaman memiliki peran penting dalam kehidupan manusia sebagai penyokong kebutuhan makanan utama. Mulai dari jaman dulu manusia telah berinteraksi dengan tanaman hingga sekarang mampu membudidayakan tanaman. Akan tetapi dalam kegiatan budidaya tetap ada faktor penghambat yang mampu mengakibatkan kegagalan. Faktor utama penyebab kegagalan budidaya tanaman adalah serangan Hama dan Penyakit.

Secara singkat hama dan penyakit tanaman adalah segala macam organisme yang keberadaanya mengganggu kehidupan tanaman budidaya baik dalam menyebabkan kerusakan ataupun menghambat pertumbuhan tanaman.

Kegagalan budidaya akibat hama dan penyakit tanaman yang tidak dikendalikan dapat berdampak hingga kerusakan total sehingga kita tidak mendapatkan hasil sama sekali. Sebelum membahas pengendalian hama dan penyakit tanaman mari kita pelajari dulu tentang pengertian hama dan peyakit tanaman terlebih dahulu.


1. Hama

Hama tanaman adalah segala hewan yang menyebabkan kerusakan tanaman budidaya sehingga menyebabkan kerugian secara ekonomis. Segala jenis hewan yang sudah melakukan kerusakan terhadap tanaman budidaya bisa dikategorikan sebagai hama, sebagai contoh sapi yang memakan tanaman budidaya kita bisa dikategorikan sebagai hama. Tetapi jika kelompok hewan tersebut belum melakukan kerusakan belum bisa dokategorikan sebagai hama.

Serangan hama bisa kita liat dari gejala yang ditimbulkan pada tanaman seperti bekas gigitan pada tubuh tanaman, lubang-lubang pada batang tanaman, buah yang busuk dengan bekas gigitan, hingga tanaman yang layu karena cairanya sudah dihisap oleh hama tanaman. Selain itu jika kondisi lingkungan mendukung, perkembangan serangan hama dapat terjadi sangat cepat.

Penyebaran serangan hama terjadi bisa sangat cepat dari satu tanaman ke tanaman lain bahkan dari satu daerah ke daerah lain. Penggolongan utama hama tanaman adalah:


a. Vertebrata

Hama dari golongan hewan vertebrata (bertulang belakang) seperti tikus, burung, babi hutan. Kelompok hama vertebrata ini biasana memakan bagian tanaman secara langsung dan biasanya yang dimakan adalah bagian yang bermanfaat secara ekonomi seperti burung yang memakan bulir padi maupun tikus yang memakan umbi tanaman. Pengendalian hama vertebrata biasanya lebih mudah karena hama lebih mudah dilihat dengan maa karena ukuranya yang cukup besar. Pengendalian terhadap hama jenis ini biasanya berupa pemasangan perangkap ataupun tindakan pencegahan sepeerti pemasangan jaring agar hama tidak bisa masuk ke area pertanaman. Contoh hama dari golongan hewan ini adalah:

  • Rodentia (tikus dan tupai) Tikus sudah sejak lama dikenal sebagai hewan yang mengganggu kehidupan manusia. Selain sebagai sumber penyebaran penyakit, ternyata tikus juga merupakan hama tanaman yang sangat ganas. Kemampuanya dalam berkembang biak secara cepat merupakan faktor utama yang membuat hama tikus ini berbahaya terhadap tanaman. Selain itu hewan pengerat ini juga akan selalu mengunyah benda apapun yang diemuinya untuk menghambat pertumbuhan giginya. Benda yang dikerat tersebut biasanya adalah tanaman-tanaman budidaya. Contoh lain hama dari jenis ini adalah tupai yang sering melubangi kelapa dan tanaman lain untuk dimakan, buah yang sudah dimakan tupai tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia.

  • Burung Burung – burung liar merupakan hama utama pada tanaman yang menghasilkan biji-bijian seperti padi. Hama burung akan bergerombol hinggap dan memakan bulir padi yang telah siap panen sehingga hasil panen padi kita akan turun drastis.

  • Kelelawar buah Kelelawar buah ini keluar pada malam hari dan akan memakan buah-buahan yang matang dipohon dan belum dipanen seperti kelengkeng, pepaya, jambu dll.

b. invertebrata

Hama – hama dari golongan invertebrata banyak sekali jenisnya dengan berbagai gejala kerusakan yang ditimbulkan serta cara seranganya. Untuk serangan yang ditimbulkan hama ini dapat dikategorikan menjadi:

  • Perusak akar Hama ini menyerang akar tanaman, kebanyakan hama ini tinggal didalam tanah dan mengkonsumsi akar tanaman sehingga akar rusak dan membusuk. Gejala yang muncul pada tanaman dapat berupa tanaman yang layu kemudian mati tanpa sebab. Tetapi ketika tanaman dicabut akar tanaman akan terlihat rusak bahkan membusuk.

  • Penggerek batang Hama penggerek batang merupakan definisi dari hama yang tinggal didalam batang maupun cabang tanaman dan memakan bagian tanaman dari dalam. Hama golongan ini biasanya akan membuat lubang pada padang kemudian tinggal didalam batang dan menggerogoti batang hingga hama ini dewasa. Ketika dewasa akan keluar lubang untuk mencari pasangan dan bereproduksi, larvanya akan mengulangi siklus hidupnya didalam baang tanaman lagi.

  • Perusak daun Hama golongan ini mempunyai target kerusakan pada daun. Hama dapat memakan daun secara langsung, menghisap cairan daun maupun tinggal diantara lapisan daun. Tanaman yang terserang hama golongan ini akan kehilangan kemampuan fotosintesisnya karena daunya rusak akibatnya tanaman tidak bisa menghasilkan buah secara maksimal dan kualiasnya akan turun.

  • Perusak buah Hama dari golongan ini merusak buah atau hasil panen secara langsung, kerusakan yang timbul dapat berupa buah yang bentuknya abnormal, rasa buah tidak enak, buah busuk, buah cepat rusak, ukuran buah tidak sesuai, buah rontok, buah tidak matang sempurna.

Untuk jenis-jenis serangga dari golongan invertebrata dapat digolongkan menjadi:

  • Molusca Molusca atau jenis siput yang menjadi hama merupakan perusak daun dengan gejala serangan berupa daun yang sobek bekas dimakan dan juga ada bekas lendir siput yang berjalan disekitar tanaman.


  • Nematoda Nematoda adalah sejenis cacing yang sangat kecil dan hampir tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Nematoda merupakan hama perusak akar yang memakan akar atau pun menghisap cairan akar. Gejala kerusakan nematoda jika dilihat dari atas tanah dalah tanaman kerdil, tidak tumbuh dengan baik, layu bahkan mati. Jika dicabut maka akan terlihat akar tanaman yang membusuk maupun akar tanaman yang terlihat membengkak. Walaupun akar tanaman yang bengkak terlihat besar tetapi akar sudah tidak berfungsi dengan baik. Nematoda ini juga cukup susah untuk dikendalikan karena ukuranya yang sangat kecil dan dapat tinggal ditanah dalam waktu yang cukup lama.


  • Insecta Insecta atau serangga merupakan golongan terbesar dalam hama tanaman, ada 8 ordo serangga yang masing – masing ordo memiliki jenis hama yang merugikan bagi tanaman dengan berbagai gejala serangan yang dapat berbeda satu sama lain. 8 ordo serangga adalah:
- Orthoptera : Jenis Belalang
- Hemiptera : Jenis Kepik
- Homoptera : Wereng dan Kutu
- Lepidoptera: Kupu dan ngengat
- Coleoptera: Kumbang – kumbangan
- Diptera : Jenis Lalat dan Nyamuk
- Hymenoptera: Jenis Tawon
- Odonata: jenis capung


2. Penyakit
Penyakit tanaman merupakan respon fisiologis tanaman yang terjadi karena interaksi dari 3 faktor luar yaitu tanaman itu sendiri, lingkungan dan patogen. Patogen sendiri merupakan penyebab utama penyakit pada tanaman. Interaksi dari 3 faktor penyebab penyakit tanaman tersebut adalah ketika tanaman terinfeksi pathogen dan kondisi lingkungan mendukung perkembangan patogen tersebut maka akan terjadi penyakit tanaman.

Biasanya dampak serangan pathogen pada tanaman bersifat merugikan baik secara kualitas maupun kuantitas. Serangan pathogen juga bersifat fisiologis jadi tidak secara langsung menimbulkan kerusakan, tetapi kerusakan yang ditimbulkan akibat respon tanaman tersebut akan kehadiran dari pathogen dalam tubuhnya. Gejala penyakit tanaman secara luas dapat dikelompokan menjadi 3 yaitu:

a. Nekrosis

Nekrosis adalah kelompok gejala penyakit yang berupa kerusakan sel tanaman. Kerusakan sel ini yang paling mudah diamati adalah pembusukan jaringan tanaman baik busuk kering maupun busuh basah, selain itu gejala nekrosis dapat berupa daun menguning karena klorofil rusak, bercak daun yang mengering dan juga berupa eksudasi atau keluarnya cairan dari jaringan tanaman.

b. Hiperplasis

Hiperplasis adalah gejala penyakit yang berupa pertumbuhan berlebihan dari suatu tanaman. Berlebihan disini dapa berupa pembengkakan, benjolan – benjolan pada batang, buah maupun daun, dan perubahan berntuk tanaman.

c. Hipoplasis

Kebalikan dari hiperplasis, hipoplasis adalah gejala penyakit yang berupa terhambatnya pertumbuhan sel dan jaringan tanaman. Gejala yang muncul dapat berupa tanaman yang kerdil, daun keriting maupun ruas daun yang pendek. Pathogen merupakan penyebab penyakit, pathogen ini merupakan mikroorganisme yang dapat hidup pada tanaman dan memanfaatkan tanaman tersebut untuk kelangsungan hidupnya.

Secara garis besar pathogen tanaman dapat digolongan menjadi

i. Virus

Virus merupakan peralihan benda abiotik dengan benda abiotik, ukuran virus sangatlah kecil. Serangan virus tanaman ini biasanya bersifat sistemik dan menyebar dalam tanaman melalui jaringan pembuluh. Virus ini mempunyai sifat yang tidak bisa berkembang biak jika tidak hidup pada jaringan organisme lain. Infeksi virus pada tanaman biasanya bersifat sistemik dan disebarkan melalui jaringan pembuluh tanaman. Gejala infeksi virus yang biasa muncul pada tanaman adalah bercak pada daun serta pertumbuhan tanaman menjadi kerdil.

ii. Bakteri


Bakteri merupakan mikroorganisme yang biasanya bersel tunggal dan tidak dapat dilihat secara kasat mata. Bakteri menyerang tanaman melalui jaringan tanaman yang terbuka, seperti luka pada daun batang dan akar. Gejala yang ditimbulkan bakteri dapat mudah dikenali, biasanya tanaman yang terinfeksi bakteri akan terdapat cairan atau lendir yang lengket dan membusuk, lendir ini merupakan kumpulan bakteri yang sangat banyak.

iii. Jamur

Jamur juga dapat menyerang tanaman, tanaman yang erkena jamur dapat layu, membusuk dan mati. Ciri infeksi jamur pada tanaman adalah ditemukan semacam benang-benang halus disekitar tanaman yang terinfeksi, benang-benang halus ini adalah tubuh dari jamur.

Nah sampai disini dulu ya jika Anda berminat untuk menanam tanaman. Anda bisa memesan bibitnya melalui website kami di samudrabibit.net. Bibit yang kami kembangkan berasal dari hasil perbanyakan cangkok/okulasi sehingga lebih terjamin kualitasnya. Kami menyediakan berbagai macam bibit tanaman lain yang bisa dikirim keseluruh penjuru Indonesia. Sampai jumpa lagi di artikel menarik berikutnya!!! Selamat berkebun :D
Blog Post Lainnya
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.