9 Maret 2020 11:07 am

Selain Cantik, 9 Tanaman Hias Ini Juga Bisa Usir Polusi Dari Rumah

Selain Cantik, 9 Tanaman Hias Ini Juga Bisa Usir Polusi Dari Rumah
Di era yang semakin maju ini, pasti banyak dari kita yang sadar jika jumlah kendaraan bermotor terus bertambah dari waktu ke waktu. Hal ini tentunya sangat berpotensi meningkatkan pencemaran udara, baik di pedesaan maupun di kota – kota besar.

Pada tahun 2013, Kementerian Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan bermotor menyumbang setidaknya 70% karbon monoksida (CO), 60% Hidrokarbon (HC), 100% Plumbun (Pb), dan 60% nitrogen oksida (NOx).

Sebagai pengetahuan saja nih, nitrogen oksida (NOx) merupakan senyawa yang berbentuk gas dan terdapat di udara (atmosfer). Senyawa ini terdiri dari nitrogen dioksida (NO2) dan nitrit oksida (NO) serta berbagai macam jenis oksida lain namun dengan jumlah yang lebih sedikit.
Di beberapa kota – kota besar di Indonesia yang lalu lintasnya padat, menunjukkan fakta mencengangkan bahwa zat pencemaran udara seperti Pb, Ozon (O), dan CO telah melampaui ambang batas seperti yang telah ditetapkan dalam PP No 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.

Selain itu, dalam penelitian jurnal Nature yang dikutip oleh Vincensia K pada tahun 2017 menyebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke 8 dunia dengan tingkat polusi udara paling mematikan. Bahkan data WHO (World Health Organization) pada tahun 2016 menunjukan lebih dari 90% penduduk dunia menghirup udara yang berpolusi.
Polusi udara yang dihirup secara terus menerus memang sangat berbahaya bagi kesehatan karena dapat menimbulkan berbagai macam penyakit mulai dari yang ringan seperti flu dan asma hingga penyakit yang berat seperti kanker. Data WHO pada tahun 2016 juga menyebutkan bahwa polusi udara telah menyebabkan kematian 6 juta jiwa dalam waktu satu tahun.

Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga kesehatan tubuh dengan cara mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi serta menjaga kebersihan lingkungan. Namun sayangnya kita tidak dapat mencegah polusi udara karena polusi udara terjadi tergantung pada sikap masing – masing individu dalam menggunakan alat transportasi, penggundulan hutan, dan sebagainya.
Yang bisa kita lakukan hanya mengurangi tingkat polusi udara dengan cara sebijak mungkin dalam menggunakan kendaraan bermotor serta menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam tanaman. Tanaman yang bisa mengurangi tingkat polusi udara juga bermacam – macam, mulai dari yang berbentuk pohon dengan ukuran yang besar hingga tanaman hias yang cantik dan lucu.

Nah berikut sudah kami rangkum beberapa jenis tanaman hias yang bisa membuat pekarangan menjadi lebih sedap dipandang mata sekaligus dapat mengurangi polusi udara. Dengan begini, udara di rumah tentunya akan menjadi lebih berkualitas sehingga kesehatan keluarga juga akan tetap terjaga. Berikut ulasannya :

1. Lidah Mertua.
Tanaman hias yang pertama adalah tanaman lidah mertua. Namanya cukup menyeramkan yah? Meskipun terkesan menyeramkan, namun tanaman ini terbukti ampuh dalam mengurangi polusi udara. Dinamakan lidah mertua karena tanaman ini bentuknya memang menyerupai lidah, yakni berbentuk panjang, ujungnya meruncing, dan berdaging.

Tanaman yang juga dikenal dengan nama sansevieria ini juga memiliki penampilan yang sangat cantik. Daunnya berwarna hijau tua dengan motif hijau muda pada bagian tengah dan terdapat garis berwarna kuning pada bagian tepinya. Selain bisa mengurangi polusi udara, tanaman ini juga bisa menetralisir bau tak sedap dan mengurangi radiasi dari peralatan elektronik seperti laptop, handphone, dan televisi.

2. Karet Kebo.
Tanaman yang selanjutnya adalah tanaman karet kebo. Tanaman yang satu ini sangat populer di kalangan para pecinta tanaman hias indoor. Selain dapat membuat ruangan tampak lebih cantik dan hijau, tanaman ini juga mampu menyerap berbagai macam zat kimia berbahaya yang bertebaran di udara.

Tanaman dengan nama ilmiah Ficus Robusta ini terbukti ampuh dalam menyerap berbagai macam zat polutan seperti karbon monoksida. Tak hanya itu, perawatan tanaman ini juga cukup mudah dan simpel. Cukup letakkan pada tempat yang teduh dan sirami secara rutin. Jika ditanam di dalam ruangan, sesekali jemur tanaman karet kebo dibawah sinar matahari pagi.

3. Lidah Buaya.
Kalau yang pertama tadi lidah mertua, nah yang kali ini adalah lidah buaya. Eitss, tapi bukan lidah dari binatang buaya loh ya!!! Tanaman lidah buaya atau nama kerennya aloe vera ini bisa dibilang sebagai tanaman yang sangat populer di Indonesia. Bentuknya yang unik serta sifatnya yang mudah tumbuh membuat banyak orang menanam lidah buaya di pekarangan rumah mereka.

Ternyata selain cantik, tanaman lidah buaya juga memiliki kemampuan dalam membersihkan udara dari polusi zat kimia berbahaya. Tak hanya itu, tanaman ini juga bermanfaat untuk kecantikan karena dapat menghilangkan bekas jerawat dan mencerahkan kulit wajah. Perawatannya pun juga sangat mudah, cukup letakkan pada tempat yang mendapatkan sinar matahari serta sirami jika media tanam kering.

4. Peace Lily.
Jika Anda mencari tanaman anti polutan yang bisa berbunga, maka peace lily adalah jawabannya. Peace lily atau yang juga dikenal dengan nama lily perdamaian ini sangat populer dijadikan sebagai tanaman hias di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Meskipun namanya lily, namun tanaman ini bukanlah spesies dari bunga lily melainkan masih satu keluarga dengan tanaman talas (Araceae).

Tanaman ini memiliki daun yang rimbun, berwarna hijau, dan berukuran cukup besar dengan bunga berwarna putih yang terlihat sangat cantik. Sayangnya tanaman peace lily ternyata beracun. Pada sebagian orang dapat menimbulkan iritasi jika tersentuh dan menimbulkan sakit kepala jika tertelan. Meskipun beracun, namun kemampuannya dalam menyerap polutan tidak perlu diragukan lagi.

5. Bunga Krisan.
Setelah peace lily yang memiliki bunga, kini ada bunga krisan yang juga memiliki bunga. Jika diperhatikan tanaman ini memiliki bunga yang sangat cantik, belum lagi ditambah dengan warnanya yang memikat serta aroma yang harum semerbak. Ketika baru pertama melihatnya, Anda pasti akan langsung jatuh hati pada tanaman ini.

Tak hanya mampu meningkatkan kualitas udara, tanaman ini ternyata juga dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal. Bahkan masyarakat di negara jepang sering menggunakan bunga krisan sebagai campuran dalam minuman teh. Untuk perawatannya, cukup letakkan pada tempat yang mendapatkan sinar matahari secara tidak langsung dan jaga supaya tetap lembab.

6. Bamboo Palm.
Nah tanaman anti polutan yang berikutnya adalah bamboo palm. Tanaman yang satu ini bisa menyaring udara dari polutan kimia berbahaya seperti benzene, trichloroethylene, dan formalin. Jika diperhatikan, tanaman ini memiliki penampilan yang cukup unik.

Sekilas tanaman ini memang terlihat seperti tanaman palem. Namun jika diperhatikan lebih seksama, tanaman ini memiliki batang yang beruas – ruas seperti tanaman bambu. Unik bukan? Selain itu, bamboo palm juga dapat meningkatkan kebahagiaan dan kesehatan bagi pemiliknya. Hal ini dikarenakan tanaman ini dapat membuat udara menjadi lebih segar sehingga mampu menghilangkan stress dan bisa menjadi moodbooster dalam beraktivitas.

7. English Ivy.
English ivy merupakan salah satu jenis tanaman dari family Araliaceae dan banyak ditemukan di Eropa hingga Asia Barat. Tanaman yang memiliki nama ilmiah Hedera Helix ini dikenal memiliki pertumbuhan yang cepat dan dapat tumbuh dimana saja. Bahkan di mancanegara, english ivy sering dimanfaatkan sebagai dekorasi untuk menutup dinding rumah.

Selain bermanfaat sebagai tanaman anti polutan, tanaman ini juga dapat dijadikan sebagai tanaman hias karena bentuknya yang unik dan cantik. English ivy memiliki pertumbuhan yang menjalar seperti tanaman sirih dengan daun yang menjuntai kebawah sehingga sangat cocok ditanam menggunakan pot gantung.

8. Bunga Anggrek.
Bunga anggrek? Yaps, Anda tidak salah dengar kok. Ternyata selain tampilannya yang indah dan mempesona, tanaman dengan nama ilmiah Orchidaceae ini juga mampu menetralisir udara dari karbon monoksida yang berasal dari asap kendaraan maupun xylene yang berasal dari lem, cat tembok, dan cat furniture yang masih baru.

Nah uniknya jika tanaman pada umumnya mengeluarkan karbondioksida pada malam hari, untuk tanaman anggrek ini justru berbeda. Pada malam hari, tanaman anggrek akan mengeluarkan oksigen sehingga aman jika diletakkan di dekat jendela kamar tidur serta dapat membuat kualitas tidur menjadi lebih nyenyak.

9. Lily Paris.
Nah yang terkahir adalah lily paris. Lily paris merupakan salah satu jenis tanaman yang sangat populer di kalangan para pecinta tanaman hias. Tanaman ini memilik daun yang sangat rimbun, tumbuh memanjang, dan bermotif variegata karena memiliki dua warna sekaligus. Yakni berwarna hijau pada daun bagian tengah dan berwarna kuning pada bagian tepinya.

Tak hanya sebagai tanaman hias, tanaman yang juga dikenal dengan nama spider plant ini ternyata sangat bermanfaat untuk mengurangi polusi udara akibat asap rokok, asap pabrik, dan asap kendaraan. Selain itu, menanam lili paris di rumah juga dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk menghilangkan stress dan penat setelah bekerja seharian.
Sampai disini dulu ya, artikel yang membahas tentang jenis tanaman yang mampu mengurangi polusi udara. Sebenarnya masih ada lebih banyak lagi jenis tanaman hias yang bisa membersihkan udara. Namun tidak mungkin jika semuanya dituangkan kedalam satu artikel ini. Untuk jenis tanaman yang lain akan kami bahas di artikel berikutnya.

Jika Anda tertarik untuk memelihara beberapa tanaman hias diatas, Anda bisa memesan bibitnya melalui website kami di samudrabibit.net. Selain bisa membuat rumah menjadi lebih indah, menanam tanaman hias dirumah juga dapat meningkatkan kualitas udara sehingga kita juga akan menjadi lebih sehat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Sampai jumpa lagi di artikel berikutnya!!!
Blog Post Lainnya
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.