17 Oktober 2020 3:05 pm

Serba – serbi penyemaian tanaman

Serba – serbi penyemaian tanaman
Penyemaian merupakan langkah awal dalam kegiatan budidaya tanaman, penyemaian cukup berpengaruh terhadap perkembangan dan hasil tanaman. Dengan penyemaian kita dapat memilah tanaman yang sehat untuk ditanam dan juga tanaman dengan kualitas buruk. Tanaman semai yang sehat tentu saja akan kita tanam dengan harapan tanaman akan tumbuh dengan baik dan hasil panenya memuaskan. Selain itu, tanaman sisa semai dapat digunakan untuk menyulami budidaya kita jika suatu saat tanaman kita ada yang mati.

Dengan penyulaman kita dapat megurangi kehilangan hasil dari kematian tanaman budidaya. Kegiatan penyemaian terdapat beberapa faktor kunci yang dapat diperhatikan agar tanaman yang kita semai dapat tumbuh dengan baik. Faktor – faktor tersebut sanga berpengaruh terhadap perkecambahan biji tanaman. Beberapa faktor tersebut adalah:

1. Kualitas benih


Hal pertama yang harus kita perhatikan sebelum melakukan penyemaian adalah memperhatikan kualitas benih tanaman. Benih tanaman dikatakan baik bila bentuknya utuh tidak terdapat cacat maupun perubahan bentuk yang tidak sesuai, benih yang cacat biasanya tidak akan tumbuh bila ditanam aau dapat berkecambah dalam waktu yang lama dan pertumbuhanya juga akan lambat.

Selain itu juga perlu diperhatikan apakah ada kerusakan pada benih yang akan kita semai, kerusakan dapat berupa benih berlubang, busuk ataupun benih pecah. Kerusakan benih dapat terjadi karena penanganan pasca panen yang tidak tepat seperti terjatuh, maupun terlindas. Selain itu benih dapat rusak karena hama dan penyakit pascapanen. Benih dapat terserang hama penyakit pada saat disimpan dalam gudang. Selain itu kualitas benih juga ditentukan ditentukan dari masa simpan benih.


Benih yang telah disimpan terlalu lama dapat kehilangan kemampuan berkecambahnya sehingga benih membutuhkan waktu lebih lama untuk berkecambah, bahkan benih dapat tidak tumbuh sama sekali. Salah satu cara mudah untuk mengetahui kualitas benih adalah dengan merendamnya kedalam air dalam jangka waktu tertentu. Benih yang tenggelam dalam air menandakan kualitas benih yang baik, sedangkan benih yang mengambang merupakan benih yang berkualitas rendah.

Kenapa hal tersebut dapat menjadi acuan, benih yang tenggelam berarti terjadi imbibisi atau proses penyerapan air oleh sel tanaman untuk mengaktivasi hormon – hormon perkecambahan tanaman, sedangan pada benih yang mengambang proses imbibisi terjadi lebih lambat sehingga benih memiliki kemampuan berkecambah yang lebih rendah.

2. Air


Air merupakan faktor krusial untuk semua kehidupan di bumi termasuk pada tanaman. Dalam perkecambahan, air berperan penting sebagai aktivator hormon – hormon pertumbuhan sehingga tanaman dapat berkecambah. Selain itu air akan membawa nutrisi yang dibutuhkan tanaman dari tanah atau media tanam. Tanaman tidak dapat menyerap nutrisi dalam tanah secara langsung, nutrisi tersebut haruslah terlarut dalam air baru setelah itu akar tanaman mampu meyerapnya.

Dalam perkecambahan tanaman air juga mengatur iklim mikro disekitar tanaman, air dapat menjaga suhu disekitar tanaman tidak terlalu panas serta mengurangi penguapan pada tanaman. Jika pada tanaman bibitan kekurangan air, tanaman akan lebih cepat kering dan mati darpada tanaman dewasa. Pemberian air pada tanaman semaian harus diperhatikan karena jika kekurangan air tanaman akan kering, sedangkan jika kelebihan air akan mengundang jamur dan bakteri yang mengganggu pertumbuhan tanaman.

3. Cahaya


Benih tanaman pada umumnya menyukai kondisi gelap untuk mempercepat perkecambahan benih. Pada saat perkecambahan, cahaya matahari justru menghambat hormon giberelin pada tanaman yang memiliki fungsi untuk pertumbuhan. Tetapi jangan terlalu lama menempatkan semaian pada tempat gelap karena dapat memicu etiolasi. Etiolasi merupakan kondisi dimana kecambah tumbuh dengan sangat cepat di daerah gelap tetapi batangnya masih sangat lemah, daunya kecil dan pucat.

Tanaman yang terkena etiolasi tidak bisa ditanam karena selain lemah, pertumbuhan dan hasilnya pun tidak baik. Ketika menyemai benih sebaiknya letakan benih dalam tempat gelap hingga 24 jam setelah tanaman berkecambah, selanjutnya segera pindahkan semaian ditempat yang terkena cahaya matahari untuk menyeimbangkan aktivitas hormon tanaman, sehingga tanaman dapat tumbuh normal.

4. Media tanam



Media tanam merupakan tempat bertumbuhnya tanaman, juga sebagai tempat berjangkarnya akar tanaman. Media tanam yang tidak baik akan mengakibatkan benih tanaman susah tumbuh, media tanam untuk penyemaian sebaiknya gembur untuk mempermudah akar menembus media dan tumbuh dengan baik. Benih yang tumbuh dalam media tanam yang keras tidak dapat tumbuh secepat benih yang ditanam pada media tanam yang gembur.

Selain itu kandungan nutrisi dalam media tanam juga perlu diperhatikan untuk mempercepat pertumbuhan benih tanaman. Kelembaban media tanam juga harus diperhatikan, sebaiknya media tanam dijaga agar tetap lembab sehingga tanaman tumbuh dengan baik, media tanam yang terlalu basah dapat membuat tanaman mati karena akarnya yang membusuk.

Faktor – faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan benih tanaman kita. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk penyemaian benih agar benih cepat tumbuh dan bersamaan:

  • Siapkan media semai berupa rockwool yang sudah dibuat garis kotak-kotak dengan ukuran sekitar 1 cm x 1 cm
  • Buat lubang pada rockwool untuk menempatkan bibit
  • Basahi rockwool dengan air hingga terasa lembab
  • Masukan benih kedalam lubang pada rockwool, 1 lubang berisi 1 benih
  • Untuk benih yang terlalu kecil bisa langsung disebar di media rock wool setelah rockwool dibasahi
  • Tempatkan rockwool pada nampan, kemudian bungkus nampan dengan plastik hitam
  • Tempatkan pada daerah yang tidak terkena cahaya matahari
  • Setelah 3 hari, buka bungkus plastik dan lihat apakah benih sudah mulai berkecambah
  • Jika benih sudah mulai berkecambah maka plastik dibuka, dan semaian di tempatkan dibawah sinar matahari maksimal 6 jam sehari hingga muncul 2 daun sejati pada tanaman.
  • Tingkat kelembapan rockwool harus selalu diperhatikan, jangan sampai rockwool kering karena akan mengakibatkan benih mati
  • Jika sudah muncul 2 daun sejati, maka semaian bisa dipindah ke lahan ataupun polibag.
Demikian tulisan mengenai serba - serbi penyemaian tanaman, semoga saja tulisan ini dapat menjadi sedikit referensi bagi pecinta tanaman yang ingin menanam Zucchini. Apabila Anda kesulitan untuk melakukan pembibitan tanaman Zucchini secara mandiri, silakan buka situs samudrabibit.net.

Di situs tersebut Anda dapat memesan dan membeli bibitnya secara online, baik secara eceran maupun grosir. Tentu saja Anda akan diberikan harga yang murah dan terjangkau. Di situs tersebut juga tersedia beragam bibit tanaman siap tanam yang dapat Anda pilih. Atau jika Anda ingin membelinya secara langsung dapat mendatangi lokasi penjualannya di Dusun Kandangsari Kwarasan RT 04 RW 07 Gaum, Tasikmadu, Karanganyar – Solo, Jawa Tengah 57761. Selain bibit tanaman, tersedia juga beragam alat dan media yang dapat membantu kegemaran Anda dalam berkebun.
Blog Post Lainnya
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.