29 Desember 2020 3:36 pm

Tanaman Keluarga Rempah Yang Dapat Dengan Mudah Anda Tanam Di Rumah

Tanaman Keluarga Rempah Yang Dapat Dengan Mudah Anda Tanam Di Rumah
Bagi Anda yang gemar memasak, penggunaan bumbu masakan yang berasal dari rempah adalah sesuatu yang lumrah. Pasalnya dengan menambahkan komponen berupa rempah pada masakan, dapat menjadi sebagai penyedap rasa dan pembangkit selera makan. Penggunaannya tak hanya sebagai bumbu dalam masakan tapi juga menjadi bahan utama pembuatan obat obatan herbal.
Di indonesia sendiri, kita dapat dengan mudah untuk menjumpai berbagai macam jenis rempah, mulai dari rempah daun, bunga, hingga buah. Tak heran jika banyak sekali negara negara lain yang sengaja datang ke Indonesia untuk berburu rempah rempah. Bagi mereka, rempah rempah adalah bahan terpenting untuk pembuatan makanan dan minuman yang dapat menghangatkan badan. Wajar saja, suhu temperatur udara di sana tak sehangat negara kita.

Tanaman obat herbal memiliki banyak peminat karena mempunyai harga yang lebih murah dari obat kimia pada umumnya, selian itu nutrisi didalamnya yang cukup tinggi serta khasiatnya yang sangat ampuh sehingga bisa dijadikan sebagai alternatif yang baik dan murah.
Di negara kita, tanaman yang memiliki sejumlah manfaat dan khasiat jika dijadikan sebagai obat obatan herbal kerap dijuluki sebagai tanaman Toga atau tanaman obat keluarga. Tanaman obat keluarga merupakan tanaman herbal hasil budidaya rumahan yang mempunyai khasiat sebagai obat-obatan dan mampu untuk menggantikan peran obat konvensional karena hampir tidak memiliki efek samping berbahaya sehingga lebih aman untuk dikonsumsi.

Faktanya, rempah rempah masih memiliki harga yang cenderung mahal dibandingkan dengan bahan makanana pokok yang lain. Oleh sebab itu, melakukan penanaman rempah secara pribadi adalah opsi terbaik yang dapat Anda lakukan. Beberapa tanaman ini dapat menjadi referensi bagi Anda yang ingin menanam rempah rempah sendiri di rumah. Yuk, simak penjelasannya!

1. Jintan Hitam
Tanaman rempah yang pertama adalah Jintan Hitam, tanaman dengan nama latin Nigella sativa ini merupakan tanaman berbunga yang mampu menghasilkan biji dan dikategorikan sebagai renpah rempah. Tak hanya itu, tanaman yang dikenal dengan sebutan habbatussauda ini juga banyak dijadikan sebagai campuran dalam pembuatan obat obatan herbal.
Meski jintan hitam tidak sepopuler jintan putih atau jenis rempah lainnya, namun rempah yang satu ini memiliki cita rasa dan manfaat yang tak kalah hebat dengan jenis rempah yang lain. Habbatussauda terbilang cukup populer di kawasan negara Timur Tengah sebagai bahan tambahan dalam pembuatan masakan. Cita rasanya yang kuat menjadi salah satu ciri khas yang akan membedakannya dengan jenis rempah lain.
Perlu Anda ketahui bahwa biji tanaman Jintan Hitam menyimpan banyak kandungan nutrisi yang bernilai tinggi diantaranya seperti karbohidrat, protein, lemak sehat, asam oleat, dan asam linoleat. Tak hanya itu, ada juga kandungan mineral seperti kalsium, serat, zat besi, natrium, kalium, dan zat antioksidan. Kandungan di dalam habbatussauda dapat digunakan untuk mengobati beragam penyakit, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit kronis seperti, darah tinggi, kolesterol, hingga diabetes.
Selain itu, habbatussauda juga dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, anti-jamur, dan anti-parasit. Tanaman Jintan Hitam sendiri terbilang sangat mudah untuk ditanam sendiri di rumah, tak perlu lahan tanah yang luas, Anda dapat menanamnya secara langsung melalui pot asal berada pada tempat dengan suhu lingkungan antara 16°C hingga 27°C. Penyiraman pada tanaman harus dilakukan secara intensif sebanyak 2 kali dalam sehari.
2. Kapulaga
Tanaman rempah yang selanjutnya adalah Kapulaga, tanaman dengan nama latin Amomum compactum ini merupakan salah satu jenis rempah yang dihasilkan dari biji, tanaman kapulaga masih termasuk dalam keluarga Zingiberaceae atau lebih dikenal dengan jahe-jahean yang diperkirakan berasal dari daerah India dan sekitarnya. Di tempat asalnya, ia sering digunakan sebagai bumbu dalam masakan karena memiliki aroma yang khas.
Tak hanya dimanfaatkan sebagai bumbu dalam masakan saja loh, kapulaga juga memiliki manfaat lain terutama di bidang kesehatan. Pada umumnya, kapulaga banyak dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai suplemen, minyak esensial, teh, hingga jamu. Kapulaga sendiri memiliki cita rasa yang sedikit pedas, dengan aroma harum yang khas.
Saat ini kapulaga banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan ramuan. Selain batang, bagian lain seperti biji, akar, dan buah juga memiliki peran yang tak kalah penting karena menyimpan beberapa kandungan dengan nilai yang cukup tinggi seperti minyak atsiri, sineol, terpineol, borneol, protein gula, dan sedikit lemak. Dari kandungan tersebut kapulaga memiliki khasiat ekspektoran, antimasuk angin, dan anti batuk.
Menanam kapulaga ternyata sangatlah mudah loh, Anda dapat menanamnya sendiri di rumah melalui media tanam berupa pot dengan suhu lingkungan yang berkisar antara 10 hingga 35°C, intesitas cahaya yang dibutuhkan hanya sekitasr 30% hingga 70% saja. Tanaman Kapulaga memiliki siklus hidup yang panjang dimana produksi buah setelah melewati panen pertama akan terus meningkat.
3. Jahe
Tanaman yang satu ini pasti sudah tidak terdengar asing lagi bahkan kerap Anda konsumsi sehari hari. Jahe, salah satu rempah yang keberadaanya tidak pernah absen di kotak bumbu dapur sebagai bahan tambahan pembuatan makanan. Tak jarang, banyak orang yang sengaja menyeduhnya dengan air panas untuk sekedar menghangatkan badan ketika hujan datang.
Tanaman jahe memang sudah sangat populer di Indonesia, keberadaannya telah memberikan dampak dan manfaat yang baik kepada manusia sejak puluhan tahun lamanya. Pemanfaatnnya pun cukup beragam, mulai dari bahan makanan dan minuman, ramuan, hingga obat obatan luar. Salah satu ciri yang dimiliki oleh jahe adalah cita rasanya yang pedas dengan rasa yang khas.
Di dalam jahe sendiri, tersimpan sejumlah zat zat aktif yang bernilai tinggi diantaranya seperti zingeberin, kamfer, lemonin, borneol, shogaol, gingerol, zingeron, dan zat-zat antioksi dan zat alami lainnya. Selain itu, senyawa dalam jahe juga tersimpan kandungan yang bersifat anti-inflamasi dan antioksidan, seperti gingerol, beta-caroten, capsaicin, asam cafeic, curcumin, dan salicilat.
Pada umumnya, jahe memang sudah menjadi tanaman Toga yang telah banyak dibududayakan secara rumahan. Itu disebabkan karena penanaman dan perawatannya yang terbilang mudah dan tidak merepotkan. Ia mampu tumbuh di area pekarangan rumah dengan pH tanah antara 5,5 hingga 7,0 dan unsur hara yang tinggi. Ia menghendaki tempat dengan suhu lingkungan antara 28°C sampai 35°C.
4. Kunyit
Masih dalam lingkup apotek hidup, tanaman selanjutnya adalah Kunyit. Jika dilihat secara sekilas mungkin banyak yang kerap salah mengira dan kesulitan untuk membedakan antara kunyit dengan jahe. Namun jika di potong, daging kunyit memiliki warna yang lebih lebih menyala dibandingkan dengan jahe. Warna yang menyala pada kunyit disebabkan oleh kandungan zat curcumin yang ada di dalamnya.
Tanaman kunyit diperkirakan berasal dari kawasan India yang juga disebut sebagai kota perdagangan kunyit terbesar di Asia. Pada umumnya, kunyit kerap dijadikan sebagai bahan tambahan dalam sebuah masakan untuk memperkuat rasa masakan atau hanya sekedar pewarnanya saja. Tak hanya pada makanan, warna kuning yang dihasilkan juga kerap dijadikan sebagai pewarna pada pakaian loh.

Selain memiliki rasa dan arima yang khas, di dalam kunyit juga terdapat sejumlah kandungan zat kimia yang bermanfaat diantaranya arabinosa, fruktosa, glukosa, kalsium, kalium natrium, kobalt, seng, kurkumin, dan minyak atsiri. Tak heran jika ia banyak dimanfaatkan sebagai obat peradangan, mual, kembung, radang, alergi, hingga mengatasi metastasis kanker.
Saat ini, kunyit memang sangat mudah untuk ditemui keberadaannya. Pembudidayaannya pun terbilang sangat mudah, Anda dapat menanamnya secara bebas di pekarangan atau dapat juga pada media tanam berupa pot yang telah diisi dengan tanah gembur. Tanaman kunyit dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan intensitas cahaya yang sedang serta suhu lingkungan antara 19°C sampai 30°C.
5. Kencur
Tanaman yang terakhir adalah kencur, tanaman yang satu ini masih berkerabat dekat dengan tanaman jahe dan kunyit. Tanaman dengan nama latin Kaempferia galangal ini merupakan tanaman tropis yang tumbuh dengan subur di berbagai pelosok daerah di Indonesia dan banyak dimanfaatkan bagian buah akarnya untuk dijadikan sebagai ramuan obat tradisional maupun sebagai bumbu penyedap makanan.
Sementara itu, penggunaan kencur dalam dunia kuliner telah banyak digunakan karena mampu memperkuat cita rasa masakan berkat rasanya yag segar dan aromanya yang khas. Penggunaannya sendiri kerap kita jumpai pada makasan seperti sambal oncom, urap, rempeyek, bumbu pecel, seblak, serta aneka sayuran berkuah. Selain itu, kencur yang masih berusia muda juga bisa dijadikan sebagai lalapan dan disukai oleh banyak orang.
Perlu Anda ketahui bahwa didalam kencur terdapat banyak zat dan senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan. Di antaranya seperti pati, mineral, sineol, asam anisat, paraeumarin, asam sinamat, etil ester, borneol, kamfen, asam metil kanil, penta dekaan, alkaloid, dan gom. Kandungan inilah yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit seperti hipertensi, rematik, batuk, sakit kepala, sakit gigi, sakit maag, nyeri dada, sakit perut, hingga radang tumor.
Keberadaan kencur sendiri saat ini sangat mudah untuk kita temui, itu disebabkan karena ia mudah untuk beradaptasi di berbagai lingkungan pada tanah yang subur dengan pH sekitar 5,5 hingga 7,0 serta kelambaban sekitar 80%. Suhu lingkungan yang optimal untuk tanaman kencur sendiri sekotar 25 hingga 30°C. oleh sebab itu, ia sangat cocok untuk dibudidayakan di pekarangan rumah atau sekedar media tanam pot biasa.
Itulah beberapa jenis tanaman rempah yang dapat dengan mudah anda tanam di rumah. Sebenernya masih ada sangat banyak jenis tanaman rempah yang lainnya. Namun rasanya tidak mungkin jika semua dibahas sekaligus disini. Jika ada kesempatan lagi, kami akan bahas kembali di lain hari.
Jika Anda berminat untuk mencoba membudidaya tanaman rempah seperti penjelasan diatas, Anda dapat mengunjugi web kami di SamudraBibit.net
Disitus tersebut Anda dapat menjelajahi, mencari, bahkan membeli bibit tanaman dan perlengkapannya secara online. Bibit yag disediakan merupakan bibit pilihan dengan varietas unggulan dengan harga yang ramah ditangan. Atau jika berkenan, Anda bisa mengunjunginya secara langsung di :
Karanganyar – Solo, Jawa Tengah tepatnya di Dusun Kandangsari, Kwarasan, RT 04/RW 07 Gaum, Tasikmadu 57761. Terima Kasih!
Blog Post Lainnya
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.