Benih Tanaman Alfalfa
Rp 80.000
Rp 50.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 50.000
Rp 48.000
Rp 46.000
Rp 45.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Pernah mendengar nama tanaman alfalfa? Bagi sebagian masyarakat Indonesia, tanaman ini sepertinya masih terdengar begitu asing di telinga kita. Ya hal tersebut wajar saja karena di Indonesia sendiri tanaman ini belum banyak dimanfaatkan maupun dibudidayakan.

Tanaman dengan nama ilmiah Medicago Sativa ini sebenarnya sudah ditemukan sejak 1300 SM di Turki dan dahulu tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti sapi perah, kuda, sapi potong, domba dan kambing. Sebagai pakan ternak, tanaman ini dikenal memiliki kandungan protein, mineral, dan vitamin yang tinggi.
Tanaman berkhasiat ini merupakan tanaman herba tahunan yang memiliki akar tunggang, batang menyelusur tegak, tingginya sekitar 30 – 120 cm, dan memiliki daun tersusun tiga. Bunganya tersusun dalam sebuah tandan yang padat dengan bunga yang kecil dan berwarna ungu.

Masyarakat di mancanegara sering menggunakan tanaman ini dalam sistem rotasi tanam pangan karena kemampuannya dalam mengikat nitrogen, memperbaiki struktur tanah, serta bermanfaat juga untuk mengontrol perkembangan gulma (tanaman pengganggu) untuk tanaman berikutnya yang akan dibudidayakan.
Seiring dengan berjalannya waktu, selain sebagai pakan ternak tanaman alfalfa kini mulai banyak dimanfaatkan oleh masyarakat karena khasiat dan manfaatnya. Bagian tanaman ini yang banyak dimanfaatkan adalah bijinya dan daunnya. Penasaran bagaimana cara memanfaatkannya?

Oleh masyarakat, tanaman alfalfa biasanya ditumbuhkan dan dikonsumsi kecambahnya. Biji dan daun tanaman ini juga sering dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan dan bahkan saat ini sudah banyak dijadikan sebagai suplemen dalam bentuk bubuk, tablet, hingga teh herbal.
Selain itu, mengonsumsi tanaman tinggi serat seperti alfalfa juga terbukti dapat membantu dalam mengontrol kadar gula darah. Hal ini dikarenakan serat memiliki kemampuan dalam memperlambat penyerapan glukosa pada usus sehingga dapat mencegah naiknya gula darah secara drastis.

Nah dengan demikian, resiko terkena diabetes pun juga akan menurun. Selain serat, tanan alfalfa juga memiliki kadar antioksidan yang tinggi. Antioksidan ini sangat membantu dalam melawan radikal bebas berlebih yang berpotensi menyebabkan kerusakan sel dalam tubuh.
Seperti yang kita tahu, kerusakan sel tubuh dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit kronis. Dengan mengonsumsi alfalfa secara rutin, kita bisa terhindar dari berbagai macam penyakit kronis yang disebabkan oleh radikal bebas seperti penyakit kanker.

Selain itu, alfalfa ini juga tergolong kedalam tanaman yang sehat. Kecambah dari bijinya sangat cocok untuk Anda yang sedang menjalankan program diet. Kecambah alfalfa memiliki kandungan kalori yang substansial rendah serta memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat membuat kenyang lebih lama.
Tak hanya itu, kandungan vitamin A, vitamin B, vitamin B2, dan vitamin B3 yang ada di dalam kecambahnya juga akan membantu menstimulasikan metabolisme tubuh sehingga akan meningkatkan metabolisme energi. Hal ini sangat bermanfaat untuk membakar dan mengurangi lemak berlebih.

Spesifikasi :
Nama : Alfalfa.
Nama ilmiah : Medicago sativa.
Produk berupa : Benih (Isi 100).
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi, ideal > 600 mdpl.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Sepanjang hari.
Media tanam : Tanah humus yang subur dan gembur.
Penyiraman : Secukupnya.
Pemupukan : Menggunakan pupuk kandang.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.