Benih Tanaman Cabai Cupetinho
Rp 100.000
Rp 60.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 60.000
Rp 58.000
Rp 56.000
Rp 55.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal memiliki aneka olahan masakan tradisionalnya. Mulai dari yang rasanya manis, gurih, dan asam, semuanya ada di negeri kita tercinta ini. Selain itu, terdapat juga beberapa masakan dengan citarasa pedas yang tidak bisa lepas dengan lidah masyarakat Indonesia. Yaps, hampir semua orang di Indonesia sepertinya suka dengan masakan – masakan pedas.

Selain dapat menambah citarasa masakan, rasa pedas juga mampu menambah nafsu makan. Bahkan tak sedikit pula orang yang merasa kurang jika makan tanpa ditemani dengan rasa pedas. Rasa pedas yang ada pada masakan sendiri bisa didapatkan dengan berbagai macam bumbu masak. Tapi yang paling umum digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah cabai.
Yapss, cabai sendiri memang sangat akrab di telinga masyarakat. Rasanya yang pedas banyak digunakan untuk membuat citarasa masakan menjadi lezat. Selain itu, terdapat berbagai macam olahan yang menggunakan cabai mulai dari makanan berat seperti rendang, camilan seperti rujak, hingga teman makan seperti sambal.

Berbicara mengenai cabai, cabai yang saat ini kita kenal pasti adalah cabai yang bentuknya memanjang bukan? “Loh bukannya cabai emang bentuknya begitu?” Ya emang sih bentuknya rata – rata seperti itu, tapi ternyata ada loh jenis cabai lain yang memiliki bentuk yang unik dan berbeda dengan jenis cabai lainnya. Semakin penasaran? Ini dia, cabai cupetinho namanya.
Cabai cupetinho ini merupakan salah satu jenis cabai hias yang berasal dari negeri samba, Brazil. “Cabai hias?” Iya cabai hias, Anda tidak salah denger kok. Cabai ini memang sangat populer di kalangan para pecinta tanaman hias. “Kok bisa sih? Kan cuma cabai?” Ya jelas bisa dong! Meskipun masih termasuk cabai, namun cabai ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki cabai biasa.

Seperti yang Anda bisa lihat, cabai cupetinho memiliki bentuk yang berbeda yakni berbentuk bulat dengan ujung meruncing mirip seperti gasing. Ukurannyapun imut – imut sehingga terlihat sangat menggemaskan. Tak hanya itu, bentuknya yang unik ini masih ditambah lagi dengan buahnya yang berwarna – warni. Pada dasarnya, cabai ini warnanya merah saat sudah matang.
Namun kematangan tiap – tiap cabai berlangsung tidak bersamaan sehingga Anda akan menjumpai cabai dengan warna hijau, orange, hingga merah merona pada tanaman cabai cupetinho. Warnanya yang beragam ini terlihat sangat cantik, apalagi jika dipadukan dengan pohonnya yang mungil dan rimbun. Mantep banget deh!!!

Meskipun lebih sering ditanam sebagai tanaman hias, namun cabai ini juga bisa dimanfaatkan menjadi bumbu tambahan untuk menambah citarasa masakan. Tingkat kepedasan cabai ini berkisar antara 20.000-30.000 SHU. Sebagai pembanding, Anda bisa membayangkan kepedasan cabai rawit karena tingkat kepedasannya hampir sama.
Selain itu, cabai ini juga memiliki sedikit rasa masam sehingga bisa membuat citarasa masakan menjadi lebih menyegarkan. Cabai ini sangat cocok untuk menambah koleksi Anda dirumah karena di Indonesia cabai cupetinho bisa dibilang masih cukup langka dan belum banyak yang memilikinya. Maka dari itu, Anda bisa berbangga karena memiliki cabai yang unik dan cantik ini.

Nah untuk menanamnya, benih cabai cupetinho sebaiknya disemai terlebih dahulu supaya tingkat perkecambahannya lebih besar. Siapkan polybag atau wadah lain yang sudah di isi dengan media tanam berupa tanah dan pupuk. Rendam benih selama kurang lebih 3 jam menggunakan air hangat untuk merangsang perakaran. Setelah itu, letakkan benih kedalam polybag dan tutup dengan sedikit tanah.
Letakkan pada tempat yang teduh dan jaga kelembaban media tanam dengan melakukan penyiraman, tapi jangan terlalu basah cukup disemprot saja menggunakan spray. Ketika sudah berumur sekitar 4 minggu, benih cabai cupetinho siap dipindahkan ke lahan tanam yang lebih permanen atau juga bisa menggunakan polybag yang lebih besar, minimal 30 cm/tanaman.

Benih cabai cupetinho biasanya akan mulai berbuah ketika sudah berumur sekitar 3 bulan sejak penanaman. Nah ketika sudah berbuah, Anda bisa menikmati keindahannya setiap hari atau bahkan memanfaatkannya sebagai bumbu masak. Selain itu, cabai ini juga memiliki kandungan vitamin C, beta karoten, dan asam folat sehingga dapat memberikan banyak manfaat untuk tubuh seperti :

1. Menjaga kesehatan mata.
2. Menjaga kesehatan tulang.
3. Membantu pembentukan sel darah.
4. Membantu meringankan nyeri otot dan sendi.
5. Melancarkan sistem pencernaan.
6. Menurunkan berat badan.
7. Meningkatkan metabolisme dalam tubuh.
8. Membuat perasaan tenang.
9. Menghambat sel kanker.
10. Mengurangi radang.

Spesifikasi :
Nama : Cabai Cupetinho.
Nama ilmiah : Capsicum annuum.
Produk berupa : Benih siap tanam.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Waktu berbuah : Sekitar 3 bulan sejak penanaman.
Jika ditanam di dalam pot :
Diameter pot : Minimal 30 cm.
Media tanam : Campuran tanah dan pupuk.
Penyiraman : Dua kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali dengan pupuk organik.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.