Benih Tanaman Cabai Ungu
Rp 100.000
Rp 60.000
Harga Grosir
2-2
3-4
5-9
>10
Rp 60.000
Rp 59.000
Rp 57.000
Rp 56.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Hampir semua orang di dunia, pasti sudah kenal yang namanya cabai. Iya kan? Apalagi bagi orang Indonesia, cabai bisa dibilang merupakan salah satu bahan pokok yang harus ada di dapur. Kenapa? Ya karena banyak masyarakat Indonesia yang hobby dengan makanan pedas. Bahkan tak sedikit pula masyarakat yang merasa kurang jika tidak ada cabai dalam bumbu hidangan mereka.

Yapsss! Mengonsumsi makanan pedas memanglah nikmat. Selain itu, makanan – makanan pedas juga terbukti dapat menambah nafsu makan. Berbicara mengenai cabai, pada umumnya cabai memiliki warna hijau, oranye, atau merah. Namun pernahkah Anda melihat cabai dengan warna berbeda? “Emangnya ada? Bukannya cabai warnanya cuma itu – itu aja?”
Eitss, kata siapa? Saat ini sudah ada varietas cabai baru loh yang warnanya berbeda. Pasti banyak yang belum tahu kan? Kenalin nih, cabai ungu namanya. Hanya dengan mendengar namanya saja, Anda seharusnya langsung tahu hal apa yang membedakan cabai ini dengan cabai lainnya. Yapss,, 100 deh buat Anda!!!

Seperti namanya, cabai ungu ini memiliki buah yang berwarna ungu sehingga terlihat unik dan berbeda dari cabai biasa. Tak hanya unik, warnanya yang berbeda ini juga membuatnya terlihat lebih cantik dan mempesona. Bahkan tidak sedikit pula masyarakat yang menjadikan cabai ini sebagai tanaman hias di halaman rumah mereka.
Baru – baru ini, netizen di Indonesia di dunia maya juga sempat dikejutkan dengan kemunculan cabai ini dan memicu komentar – komentar nyeleneh dari netizen. Ada yang bilang cabai ini persilangan cabai dan terong, ada yang bilang ini cabai yang udah jadi janda, tapi ada juga yang membagikan pengalaman mereka yang sudah menanam cabai ini.

Sebenarnya cabai ini merupakan jenis cabai hibrida dan sudah menjadi hal yang lumrah dalam sektor agriklutur dan pertanian. Meskipun warnanya berbeda, namun cabai ungu ini juga memiliki rasa yang pedas serta fungsi yang sama seperti cabai lainnya. Yakni bisa dijadikan sebagai lalapan, bumbu masakan, dan penyedap makanan lainnya.
Warna ungu yang ada pada cabai ini disebabkan karena tingginya kandungan antosianin (antioksidan) yang cukup besar. Di Indonesia sendiri, cabai ini belum banyak ditanam oleh masyarakat jadi wajar saja jika banyak orang yang beleum mengenalnya. Cabai ungu memiliki bentuk seperti cabai rawit dan yang membedakan hanya warnanya saja.

Tanaman dengan nama ilmiag Capsicum annuum ini dapat ditanam pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi beriklim tropis. Untuk media tanamnya, Anda bisa menggunakan campuran tanah humus dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1. Jika lahan dirumah terbatas, Anda juga bisa menanamnya di dalam pot berdiameter sekitar 30 cm.
Agar pertumbuhannya berjalan lebih optimal maka cabai ini juga perlu dirawat. Tapi tenang saja, perawatannya sangat mudah kok. Cukup lakukan penyiraman setiap dua kali sehari serta pemupukan setiap sebulan sekali dengan pupuk organik. Jika diperlukan lakukan juga pembersihan gulma atau rumput liar secara berkala agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.

Dengan perawatan yang baik, benih cabai ungu biasanya dapat mulai dipanen ketika sudah berumur 3 – 5 bulan sejak penanaman. Tak hanya unik, cabai ini juga memiliki berbagai macam kandungan gizi seperti vitamin C, vitamin B6, vitamin A, vitamin K, kalium, dan antioksidan. Dengan adanya kandungan tersebut, wajar saja jika cabai punya banyak manfaat untuk kesehatan seperti :

1. Membunuh sel kanker.
2. Melancarkan pencernaan.
3. Meningkatkan kinerja otak.
4. Menghilangkan stres.
5. Membantu menurunkan berat badan.
6. Membantu pembentukan sel darah merah.
7. Mengobati panas dalam, terutama sariawan.
8. Mengatasi hidung tersumbat akibat flu atau pilek.
9. Memelihara kesehatan mata.
10. Mengurangi pusing, migrain, atau sakit kepala.

Spesifikasi :
Nama : Cabai Ungu.
Nama ilmiah : Capsicum annuum.
Produk berupa : Benih.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Jika ditanam di dalam pot :
Diameter pot : Sekitar 30 cm.
Penyiraman : 2x sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali dengan pupuk organik.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.