Benih Tanaman Sawi Putih
Rp 80.000
Rp 50.000
Harga Grosir
2-2
3-4
5-9
>10
Rp 50.000
Rp 49.000
Rp 47.000
Rp 46.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Sawi merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat populer di seluruh negara di dunia. Bahkan saking populernya, jika disuruh untuk menyebutkan jenis – jenis sayuran pasti tidak sedikit yang memasukkan sawi kedalam jawaban mereka. Sayuran yang satu ini juga sangat sering digunakan sebagai bahan utama dalam berbagai macam masakan seperti tumis, campuran sayur bakso, ataupun diolah bersama mi instan.

Sayuran yang masih berkerabat dekat dengan brokoli dan kol ini ternyata juga memiliki jenis yang beragam loh! Selain sawi hijau yang sangat mudah kita temui di mana saja, ada juga sawi putih yang juga menjadi primadona masyarakat Indonesia. Sawi putih sendiri merupakan salah satu jenis sawi yang berasal dari Beijing, China.
Maka dari itu, sawi ini juga dikenal dengan sebutan sawi china ataupun sawi tionghoa. Sawi yang satu ini sering digunakan dalam berbagai macam masakan di wilayah Asia Timur. Selain di China, sawi putih juga sangat populer di Korea. Anda pastinya tahu makanan kimchi kan? Nah makanan fementasi khas korea yang sangat terkenal di dunia ini ternyata juga terbuat dari sawi putih.

Meskipun namanya sawi, citarasa sawi putih ini berbeda dengan sawi biasa. Jika sawi hijau biasanya bercitarasa hambar dan sedikit pahit, sawi putih rasanya cenderung lebih manis dengan tekstur yang lebih crunchy. Si kecil tidak suka makan sayuran? Bisa banget nih cobain sawi putih agar kebutuhan sayuran dan nutrisi si buah hati tetap tercukupi.
Selain itu, sawi putih juga memiliki aroma yang khas sehingga lebih menggugah selera. Selain rasanya, jika diperhatikan bentuk sawi putih ini juga sangat menarik. Daunnya memiliki dua warna sekaligus, yakni putih pada bagian bawah dan hijau terang pada bagian atasnya. Perpaduan warnanya ini membuat sebuah gradasi warna yang unik sehingga terlihat lebih cantik.

Daun sawi putih juga tersusun lebih rapat, tebal, dan memiliki permukaan yang bergelombang dengan tepi yang tidak rata. Bagian batang bawahnya berwarna putih, berbentuk lebar, berserat, dan mengerucut pada bagian ujungnya. Sama seperti sawi biasa, sawi putih juga sangat cocok diolah menjadi tumisan, sayur bakso, dan berbagai macam olahan lezat lainnya.
Tanaman dengan nama ilmiah Brassica rapa subsp. Pekinensis dapat ditanam pada daerah dataran tinggi bersuhu sejuk dengan ketinggian berkisar antara 1000 mdpl. Untuk penanamannya, siapkan tempat penyemaian (bisa dengan polybag atau balok kayu) yang sudah di isi media tanam berupa campuran tanah humus dan pupuk kandang.

Setelah itu, taburkan benih sawi putih keatasnya lalu tutup dengan sedikit media tanam (kurang lebih 1 cm). Jaga kelembaban media tanam dengan cara melakukan penyiraman secara rutin menggunakan sprayer supaya tidak merusak benih. Setelah benih sudah tumbuh dan berusia sekitar 18 – 20 hari, maka bibit siap dipindahkan ke lahan penanaman.
Media tanam untuk lahan penanaman juga sama dengan media tanam saat penyemaian. Dalam proses penanaman, buatlah lubang tanam berukuran 30x30x30 cm dengan jarak tanam sekitar 50 cm. Waktu penanaman yang paling baik adalah pada saat pagi atau sore hari. Pilihlah bibit yang sehat dan terlihat segar kemudian tanam kedalam lubang dan siram hingga media tanam benar – benar basah.

Sedangkan untuk perawatannya, lakukan penyiraman secara rutin setiap dua kali sehari serta pemupukan susulan setelah 2 minggu dan 4 minggu sejak penanaman menggunakan pupuk urea, pupuk organik, atau pupuk KCL. Jika dirawat dengan baik, sekitar 2 bulan kemudian Anda sudah bisa memanen sawi putih.
Selain lezat, sawi putih juga dikenal kaya kandungan gizi dan nutrisi seperti vitamin A, B1, B2, B3, B6, B9, C, E, K, kalsium, kalium, magnesium, fosfor, zat besi, zinc, dan natrium. Dengan mengonsumsi sawi putih secara teratur, maka sawi putih juga dapat memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan seperti :

1. Menguatkan gigi dan tulang.
2. Melawan kelelahan dan anemia.
3. Membantu mengatur tekanan darah.
4. Kesehatan jantung.
5. Penurunan berat badan.
6. Memperkuat sistem kekebalan tubuh.
7. Menjaga kesehatan mata.
8. Menjaga kesehatan pencernaan.
9. Menyembuhkan infeksi dan gangguan kulit.
10. Menstimulasi pertumbuhan rambut.

Spesifikasi :
Nama : Sawi Putih.
Produk berupa : Benih.
Rekomendasi dataran : Dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis bersuhu sejuk.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Waktu panen : Sekitar 2 bulan sejak penanaman.
Jika ditanam di dalam pot :
Diameter pot : Kurang lebih 30 cm.
Media tanam : Campuran tanah humus dan pupuk kandang (perbandingan 3:1).
Penyiraman : Dua kali sehari.
Pemupukan : Umur 2 dan 4 minggu setelah tanah menggunakan pupuk urea, pupuk organik, atau pupuk KCL.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.