Benih Tanaman Terong Ungu
Rp 100.000
Rp 50.000
Harga Grosir
2-2
3-4
5-9
>10
Rp 50.000
Rp 49.000
Rp 47.000
Rp 46.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang


Siapa yang tidak mengenal terong? Nama sayuran yang satu ini pasti sudah tidak terdengar asing lagi dan kerap kita jumpai bahkan kerap tersaji sebagai lauk atau pendamping makanan lain dalam menu makan kita sehari hari. Terong sendiri pada umumnya memiliki banyak jenis dan warna yang beragam, ada terong belanda, terong putih, terong merah, terong hitam, terong hijau, dan yang paling populer terong ungu.
Terong Ungu! tanaman dengan nama latin Solanum melongena L ini merupakan salah satu tumbuhan terna perennial yang ditanam untuk dikonsumsi buahnya sebagai salah satu bahan sayuran. Tanaman Terong Ungu diperkirakan berasal dari kawasan Selatan dan Timur Asia hingga kemudian menyebar ke berbagai benua dan negara termasuk Indonesia. Perlu Anda ketahui bahwa tanaman ini masih berkerabat dekat dengan tanaman lain seperti kentang dan leunca.
Pada dasarnya, tanaman Terong Ungu merupakan tanaman tropis yang biasa tumbuh di wilayah dataran rendah maupun dataran tinggi dengan ketinggian hingga 1.200 diatas permukaan laut. Tanaman ini sangat menghendaki untuk tumbuh di daerah dengan kualitas tanah yang gembur dengan kadar pH antara 5 sampai 7 serta kisaran suhu lingkungan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan adalah 22°C hingga 30°C.
Saat ini, tanaman terong telah menyebar ke berbagai penjuru dunia, sehingga memiliki perbedaan dari segi rasa, bentuk, dan warna. Namun pada umumnya, daging dari buah terong ungu akan terasa sedikit pahit serta memiliki bentuk silinder dengan tekstur menyerupai spons. Namun kini, terong ungu telah mengalami banyak penyilangan sehingga manghasilkan rasa, bentuk, dan warna yang semakin bervariasi.
Tanaman Terong Ungu banyak di tanam dan dibudidayakan untuk dikonsumsi buahnya sebagai salah satu sayuran pelengkap dalam sebuah olahan masakan. Tanaman ini mampu tumbuh dengan tinggi mencapai 60 cm hingga 90 cm. Tanaman Terong ungu memiliki batang batang berkayu dan bercabang dengan ukuran yang tak begitu panjang. Daunnya sendiri memiliki ukuran yang cukup besar dengan panjang berkisar 7cm sampau 9cm dengan bentuk menyerupai telinga berwarna hijau segar.
Tanaman Terong Ungu juga menghasilkan bunga berjenis majemuk atau sempurna yang memiliki dua jenis kelamin berbeda pada satu tangkainya yaitu benang sari dan juga putik. Apabila dilihat secara sekilas dari atas, bunga Terong Ungu memiliki bentuk yang menyerupai bintang dan bisanya berwarna ungu. Adanya bunga dalam tanaman ini berfungsi sebagai penarik perhatian serangga yang akan membantu proses penyerbukan.
Sementara itu, buah yang dihasilkan dari tanaman terong ungu pada umumnya akan berbentuk menyerupai silindris yang letaknya menggantung pada bagian tangkai. Buah terong sendiri tergolong sebagai buah sejati tunggal yang memiliki daging buah dengan ukuran cukup tebal, bertekstur lunak dan tidak akan pecah ketika sudah masak. Itulah sebabnya mengapa ia banyak dimanfaatkan untuk dijadikan bahan olahan pada makanan mulai dari sayur asam, sayur lodeh, tumis terong, hingga lalapan.
Di Indonesia sendiri, tanaman terong ungu sangat mudah untuk ditemui di berbagai daerah. Itu disebabkan karena kualitas tanah di negara kita yang masih terbilang sangat subur sehingga memudahkan tanaman ini untuk tumbuh dengan baik dan optimal. Tak heran jika Indonesia menjadi salah satu pemasok buah terong terbesar di asia hingga saat ini juga.
Selain itu, tanaman Terong ungu termasuk juga ke dalam jenis sayuran yang tidak terlalu sulit dalam segi perawatan karena memiliki kemampuan adaptasi yang cukup baik pada berbagai macam lingkungan. Anda dapat menanamnya di sekitar pekarangan rumah atau dapat juga melalui media tanam berupa pot atau polybag. Ini tentu dapat menjadi solusi bagi Anda yang gemar mengkonsumsi terong sebagai lauk makan tanpa harus membelinya secara langsung di warung atau pasar.
Alasan lain mengapa tanaman Terong Ungu cocok dibudidayakan sendiri adalah dari segi perawatan. Tanaman Terong Ungu tidak memerlukan perawatan khusus yang berlebihan. Cukup dengan melakukan penyiraman secara intensif sebanyak 2 kali dalam sehari setiap pagi dan sore hari. Sementara itu, pemupukan tanaman Terong Ungu dapat dilakukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk berbahan organik agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal.

Tanaman Terong Ungu sudah dapat dipanen ketika telah mencapai usia sekitar 65 sampai 80 hari sejak penanaman dilakukan. Buah yang dihasilkan memiliki rasa yang cenderung pahit dengan tekstur seperti spons. Namun dibalik itu semua, di dalam Terong Ungu terkandung serat, tembaga, mangan, vitamin B6, tiamin, mineral, serta atioksidan yang memiliki menfaat untuk kesehatan, diantaranya:
  1. Menurunkan kadar gula darah,
  2. Menurunkan kolesterol,
  3. Menguatkan tulang, otot, dan sendi,
  4. Memelihara kesehatan jantung,
  5. Mencegah kanker,
  6. Mencegah hipertensi, dan
  7. Mencegah terjadinya stroke.

Spesifikasi : Nama : Terong Ungu. Nama ilmiah : Solanum melongena. Produk berupa : Benih siap tanam. Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan tinggi. Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis. Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari. Waktu panen : 65 – 80 hari sejak penanaman. Jika ditanam di dalam pot : Diameter pot : Lebih dari 20 cm. Media tanam : Campuran tanah, sekam, dan kompos (1:1:1). Penyiraman : Dua kali sehari (kemarau) dan disesuaikan dengan media tanam (penghujan). Pemupukan : Sebulan sekali dengan pupuk organik/NPK.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.