Bibit Tanaman Anggrek Dendrobium
Rp 250.000
Rp 150.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 150.000
Rp 130.000
Rp 110.000
Rp 100.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Bunga anggrek merupakan salah satu varietas bunga yang sangat populer di seluruh negara di dunia, termasuk di Indonesia. Selain itu, bunga yang satu ini juga dikenal memilik tampilan yang sangat eksotis. Karena hal tersebut, maka tidak mengherankan jika bunga anggrek sudah menjadi tanaman wajib bagi mereka para pecinta tanaman hias, khususnya kaum hawa.

Berbicara mengenai anggrek, Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman tanaman hiasnya, tak terkecuali keberagaman bunga anggrek. Di negara kita tercinta ini terdapat berbagai macam jenis anggrek yang beredar di masyarakat seperti anggrek cattleya, anggrek bulan dan salah satu yang paling menjadi idola adalah Anggrek Dendrobium.
Bagi orang awam sepertinya kurang begitu familiar dengan anggrek jenis ini, namun bagi Anda para pecinta tanaman khususnya tanaman anggrek pastinya sudah sangat akrab dengan anggrek dendrobium. Anggrek yang satu ini merupakan jenis anggrek yang sangat istimewa. Kenapa? Karena anggrek dendrobium sendiri memiliki lebih banyak keunggulan jika dibandingkan dengan jenis anggrek lainnya.

Salah satu keunggulan anggrek dendrobium terletak pada sifatnya yang rajin berbunga. Selain itu, bunga anggrek ini juga mampu bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama yakni bisa mencapai hingga 2 – 4 minggu. Dengan hal ini, maka Anda dapat menikmati keindahan dan menghirup harumnya bunga anggrek setiap saat.
Jika diperhatikan, anggrek dendrobium memiliki bunga yang berbentuk seperti baling – baling berwarna ungu dengan sedikit corak unik berwarna putih. Batangnya berukuran kecil, berwarna hijau tua, sedikit kaku, dan berair. Daunnya berwarna hijau mengkilat, terlihat seperti berdaging, dan berjenis menyirip dengan ujung meruncing.

Jika kebanyakan bunga anggrek hanya bisa ditanam di outdoor, untuk anggrek dendrobium ini sedikit berbeda karena anggrek ini bisa ditanam di dalam ruangan atau indoor. Namun sebelum menanam anggrek dendrobium di dalam ruangan, pastikan bahwa ruangan untuk peletakan anggrek ini memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak pengap.
Tapi jika Anda ingin menanam anggrek dendrobium di luar ruangan, usahakan tempat penanaman anggrek ini jangan sampai terpapar sinar matahari langsung dan sebaiknya diberi naungan menggunakan paranet atau ditanam dibawah pohon. Hal ini dikarenakan anggrek yang satu ini tidak terlalu suka dengan sinar matahari. Kebutuhan sinar mataharinya hanya sekitar 50% saja.

Tanaman anggrek dendrobium ini banyak ditemukan di hutan hujan tropis seperti di hutan Indonesia. Selain cantik, perawatan anggrek ini juga bisa dibilang sangat mudah karena tidak membutuhkan perawatan khusus dan tentunya hemat biaya. Jika ditanam di outdoor, lakukan penyiraman setiap dua kali sehari atau disesuaikan dengan kondisi cuaca.
Namun jika ditanam di indoor, cukup jaga media tanamnya agar selalu lembab dan jangan sampai terlalu kering. Meskipun membutuhkan air, akan tetapi anggrek dendrobium tidak terlalu menyukai air yang berlebihan. Nah untuk mengetahui apakah tanaman anggrek sudah mendapatkan suplai air yang cukup dapat dilihat dari batangnya.

Jika batangnya terlihat kokoh, padat, dan segar berarti tanaman anggrek sudah menerima cukup air, namun jika batangnya terlihat berkerut dan lemas dapat dipastikan bahwa tanaman anggrek kekurangan air. Selain penyiraman, lakukan juga pemberian insektisida dan fungisida setiap sebulan sekali agar tanaman anggrek dendrobium terhindar dari serangan hama maupun penyakit.
Untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, lakukan juga pemupukan setiap dua minggu sekali menggunakan pupuk NPK yang dilarutkan kedalam air kemudian disemprotkan di sekitar akar. Tak hanya memanjakan mata, menanam anggrek dendrobium juga dapat meningkatkan kualitas udara disekitar rumah Anda sehingga udarapun menjadi lebih sejuk, lebih segar, dan menyehatkan.

Spesifikasi :
Nama : Anggrek Dendrobium.
Nama ilmiah : Orchidaceae.
Asal bibit : Stek / pemisahan rumpun.
Tinggi bibit : 15 – 40 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah atau dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Secukupnya.
Media tanam : Pecahan batu bata merah, serutan kayu, batu bara, arang, atau sabut kelapa.
Penyiraman : Dua kali sehari (outdoor) dan disesuaikan dengan kondisi media tanam (indoor).
Pemupukan : Dua minggu sekali menggunakan pupuk NPK, dilarutkan dalam air lalu disemprotkan disekitar akar.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.