Bibit Tanaman Bawang Dayak
Rp 200.000
Rp 100.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 100.000
Rp 90.000
Rp 80.000
Rp 75.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Bawang merupakan salah satu jenis rempah – rempah yang sangat terkenal di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Bahkan saking terkenalnya, hampir di setiap rumah pasti terdapat rempah – rempah yang satu ini. Bawang kerap dijadikan sebagai bumbu karena dapat membuat masakan menjadi lebih lezat. Jenis bawang sendiri ada berbagai macam jenis dan salah satunya adalah bawang dayak.

Pernah mendengar nama bawang ini? Nah bawang dayak atau yang juga dikenal dengan nama bawang sabrang merupakan varietas bawang yang berasal dari Kalimantan dan banyak dibudidayakan oleh suku dayak. Secara fisik, bawang dayak ini memiliki ciri yang sangat mirip seperti bawang merah yakni berbentuk oval, berlapis – lapis, dengan daging dan kulit yang berwarna merah.
Meskipun mirip, namun tetap ada yang membedakannya. Jika diperhatikan lebih teliti, bawang dayak memiliki warna merah yang lebih pekat dan sedikit keunguan. Selain itu, lapisan daging buahnya juga lebih tebal jika dibandingkan dengan bawang merah biasa. Bawang dayak memiliki permukaan yang licin dengan bau yang tidak begitu menyengat.

Nah uniknya, bawang ini tidak akan membuat mata menjadi perih ketika kita mengirisnya. Ciri lain yang membedakan bawang ini dengan bawang merah adalah warna merah dari bawang dayak akan menempel ditangan ketika dipegang. Pada umumnya, bawang lebih sering dijadikan sebagai bahan pelengkap dalam bumbu masak. Namun bawang dayak ini sedikit berbeda.
Bawang dayang cenderung memiliki rasa yang sedikit getir sehingga kurang cocok jika dijadikan sebagai bumbu masak. Bawang ini lebih sering dimanfaatkan sebagai bahan obat herbal tradisional karena kandungan fitokimia seperti alkaloid, flavanoid, steroid dan zat tanin yang ada di dalamnya.

Selain itu, bawang dayak juga dipercaya dapat memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan seperti melancarkan peredaran darah, menguatkan tulang, mengobati sakit perut, menyembuhkan flu, bahkan hingga mencegah kanker dan tumor. Wahh ternyata kecil – kecil cabe rawit yah!!!
Pada zaman dahulu, tanaman dengan nama ilmiah Eleutherine Bulbosa ini biasa tumbuh liar dihutan dan dibiarkan begitu saja. Namun seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya tanaman herbal, bawang dayak kini mulai banyak ditanam oleh masyarakat bahkan tidak sedikit pula yang membudidayakannya.

Selain sebagai tanaman obat, bawang dayak juga sangat cocok dijadikan sebagai tanaman hias karena bunganya yang memiliki bentuk dan tampilan yang sangat cantik. Tak hanya itu, tanaman ini juga dikenal bersifat adaptif sehingga cepat beradaptasi dengan berbagai macam kondisi lingkungan.
Sifatnya tersebut juga membuat perawatan tanaman bawang dayak menjadi lebih mudah. Anda cukup melakukan penyiraman secukupnya, menjaga media tanam agar selalu lembab serta pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk organik. Jika diperlukan, lakukan juga pemangkasan pada tajuk yang rusak maupun yang tumbuh terlalu lebat.

Pemangkasan tersebut bertujuan supaya aliran udara atau sirkulasi udara menjadi lebih lancar dan untuk mencegah serangan hama penyakit. Jika dirawat dengan baik, bibit bawang dayak dapat Anda panen ketika tanaman sudah berumur 5 – 6 bulan sejak penanaman. Bagaimana? Tertarik untuk menanam tanaman dengan sejuta khasiat ini dirumah?

Spesifikasi :
Nama : Bawang Dayak.
Nama ilmiah : Eleutherine Bulbosa.
Produk berupa : 1 kg bibit bawang dayak siap tanam.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Waktu panen : 5 – 6 bulan sejak penanaman.
Jika ditanam di dalam pot :
Diameter pot : 20 – 30 cm.
Media tanam : Tanah humus atau tanah kompos.
Penyiraman : Secukupnya.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk organik.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.