Bibit Tanaman Belimbing Demak
Rp 250.000
Rp 150.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 150.000
Rp 130.000
Rp 110.000
Rp 100.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Belimbing merupakan salah satu jenis buah dengan bentuk yang khas dan berasal dari India dan Sri Lanka. Namun saat ini belimbing sudah tersebar keseluruh penjuru Asia Tenggara, Republik Dominika, Brasil, Peru, Ghana, dan Polinesia. Di Indonesia sendiri, buah oval berbentuk bintang ini sangat terkenal bahkan buah belimbing telah menjadi ikon kota Depok, Jawa Barat sejak tahun 2007.

Selain itu, di tanah air kita tercinta ini ternyata juga terdapat berbagai macam jenis buah belimbing seperti belimbing dewi, belimbing madu, dan yang tidak kalah populer adalah belimbing demak. Seperti namanya, belimbing yang satu ini berasal dari Demak, Jawa Tengah. Meskipun masih termasuk kedalam jenis belimbing lokal, namun siapa sangka belimbing demak memiliki mutu dan kualitas jempolan.
Tak hanya itu, belimbing ini juga memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh belimbing lain. Salah satu keunggulannya terletak pada rasa buahnya yang sangat lezat. Bagaimana tidak? Citarasa yang ada pada belimbing demak didominasi rasa manis, jadi rasa masamnya tidak begitu terasa. Sehingga sangat cocok untuk Anda yang tidak terlalu suka dengan rasa masam.

Nah yang paling menarik dari buah belimbing ini adalah selain menawarkan citarasa yang manis, belimbing demak juga dikenal memiliki ukuran buah yang besar dan montok. Secara otomatis daging buahnya juga menjadi lebih tebal sehingga lebih memuaskan saat disantap. Selain itu, daging buahnya juga beraroma harum dan bertekstur renyah dengan kandungan air melimpah.
Secara fisik, tanaman belimbing demak memiliki ciri – ciri yang mirip seperti tanaman belimbing pada umumnya. Pohonnya termasuk kedalam jenis tumbuhan berkayu yang tumbuh tegak, berwarna kecokelatan, dan memiliki percabangan yang banyak. Daunnya adalah daun majemuk dengan pertulangan menyirip, berwarna hijau, dan tumbuh berseling – seling pada sebuah tangkai.

Bunganya berukuran kecil, berbentuk seperti kipas, berwarna merah keunguan, dan biasanya muncul secara bergerombol pada ketiak daun. Buahnya berbentuk oval memanjang, berusuk lima, panjangnya sekitar 8 – 15 cm, dan jika dipotong melintang akan berbentuk seperti bintang. Di dalam buahnya, terdapat biji kecil berwarna putih kecokelatan.
Tanaman yang berasal dari kota wali ini dapat tumbuh subur pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi beriklim tropis dengan suhu udara sekitar 25 - 35°C. Untuk media tanamnya, tanaman belimbing demak sebenarnya bisa tumbuh diberbagai jenis tanah namun akan lebih baik jika menggunakan media tanam berupa tanah humus atau tanah kompos.

Sedangkan untuk perawatannya, cukup lakukan penyiraman setiap dua kali sehari (pagi dan sore), pembersihan gulma secara berkala, serta pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun/pupuk kandang. Jika dirawat dengan baik, bibit belimbing demak hasil cangkok/okulasi biasanya akan mulai berbuah dalam waktu 2 – 3 tahun sejak penanaman.
Oiya, tanaman belimbing ini jika sudah dewasa memiliki tajuk yang sangat rimbun sehingga sangat cocok ditanam sebagai tanaman buah sekaligus tanaman peneduh di halaman rumah. Jika Anda tidak memiliki lahan yang cukup, jangan risau karena bibit belimbing demak juga bisa ditanam sebagai tabulampot menggunakan pot berdiameter sekitar 40 – 60 cm.

Dibalik segudang keunggulannya, ternyata di dalam buah belimbing demak juga terkandung berbagai macam nutrisi penting seperti vitamin C, flavanoid, zat besi, magnesium, fosfor. Selain itu, mengonsumsi belimbing ini secara teratur juga dapat memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Seperti :

1. Mencegah kanker.
2. Meningkatkan kekebalan tubuh.
3. Menjaga stabilitas tekanan darah.
4. Menurunkan berat badan.
5. Melancarkan pencernaan.
6. Menyembuhkan masalah kulit.
7. Menjaga kulit dan rambut tetap sehat.
8. Memelihara jantung.
9. Meningkatkan kepadatan tulang dan gigi.
10. Mengobati sariawan.

Spesifikasi :
Nama : Belimbing Demak.
Nama ilmiah : Averrhoa Carambola.
Asal daerah : Demak, Jawa Tengah.
Asal bibit : Hasil cangkok/okulasi.
Ukuran bibit : 30 – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Waktu berbuah : Berbuah dalam 2 – 3 tahun sejak penanaman.
Jika ditanam di dalam pot :
Diameter pot : Sekitar 40 – 60 cm.
Media tanam : Tanah humus atau tanah kompos.
Penyiraman : Dua kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.