Bibit Tanaman Beluntas
Rp 200.000
Rp 100.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 100.000
Rp 90.000
Rp 80.000
Rp 75.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Beluntas merupakan salah satu jenis tanaman yang masih berkerabat dekat dengan tanaman kenikir karena berasal dari family yang sama, yakni Asteraceae. Tanaman yang satu ini masih termasuk kedalam jenis tumbuhan semak dan dapat tumbuh hingga mencapai 3 meter jika tidak dipangkas. Sebagian dari kita pasti pernah mengenal tanaman ini tapi tidak tahu namanya.

Selain dikenal dengan nama beluntas, tanaman ini juga memiliki nama yang berbeda – beda di setiap daerah. Di Sunda tanaman ini dikenal dengan nama baluntas atau baruntas. Sedangkan di Jawa, masyarakat sering menyebutnya dengan nama luntas. Lain lagi di Makassar, masyarakat lebih mengenal tanaman ini dengan nama lamutasa.
Dulu sewaktu kecil, tanaman ini memang sangat mudah dijumpai di hampir setiap rumah warga. Tanaman ini sering dijadikan sebagai pagar di pekarangan rumah. Oleh anak – anak zaman dahulu, daun tanaman beluntas sering dijadikan mainan masak – masakan yang mengasyikan. Selain itu, batang tanaman ini juga sering digunakan untuk membuat ketapel. Menyenangkan sekali ya masa – masa itu.

Namun sayangnya, fungsi tanaman beluntas sebagai pagar rumah dari waktu – kewaktu mulai tersisihkan. Orang – orang lebih memilih pagar yang terbuat dari besi ataupun dari pasir dan batu. Padahal menggunakan tanaman beluntas sebagai pagar jauh lebih murah daripada pagar rumah konvensional saat ini.
Selain itu, tanaman ini juga dapat membuat pekarangan tampak lebih asri, lebih menyegarkan, dan tentunya lebih ramah lingkungan. Di mancanegara, tanaman beluntas bahkan sering dibuat menjadi sebuah karya seni dengan cara dipangkas sedemikian rupa hingga menjadi berbagai macam jenis bentuk benda maupun hewan.

Secara fisik, tanaman beluntas ini memiliki batang berbentuk bulat, berwarna keabu – abuan, berukuran kecil, dan memiliki percabangan yang sangat banyak. Daunnya berjenis menyirip, berbentuk oval, berukuran kecil, berwarna hijau, dengan tepi yang bergerigi serta bagian ujung meruncing. Oleh masyarakat pelosok, daunnya ini sering dijadikan sebagai lalapan mentah atau dikukus.
Daun beluntas rasanya cenderung getir tapi menyegarkan dengan bau aromatis yang sangat khas. Selain itu, daun ini juga memiliki sifat styptic (menahan pendarahan) sehingga dapat digunakan untuk menyembuhkan luka. Selain itu, air rebusan daun beluntas juga dapat diminum untuk mengobati sembelit atau dihirup aromanya untuk mengusir sakit kepala dan hidung tersumbat.

Tanaman dengan nama ilmiah Pluchea indica sangat cocok ditanam pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi beriklim tropis seperti di Indonesia. Tanaman ini sebenarnya dapat ditanam di segala jenis tanah, namun pertumbuhannya akan lebih baik jika ditanam menggunakan tanah humus.
Di alam liar, tanaman beluntas merupakan tanaman yang tangguh karena dapat tumbuh pada daerah kering dan bebatuan sekalipun. Hal tersebut membuat perawatan tanaman ini menjadi sangat mudah. Bahkan tanpa dirawat dan dibiarkan begitu saja, tanaman ini tetap dapat tumbuh subur sebagaimana mestinya.

Untuk perawatannya, lakukan pemupukan setiap satu bulan sekali menggunakan pupuk kandang serta penyiraman setiap satu kali sehari. Jika dijadikan sebagai pagar, lakukan juga pemangkasan secara rutin supaya bentuk tanaman tetap terjaga. Pemangkasannya dapat menggunakan alat bantu berupa gunting pangkas atau sabit yang tajam.
Selain beberapa manfaat diatas, daun beluntas ternyata masih memiliki berbagai macam manfaat lain. Di dalamnya, terdapat kandungan vitamin A, vitamin B1, vitamin C, karbohidrat, dan protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Manfaat daun beluntas untuk kesehatan diantaranya :

1. Bersifat anti bakteri.
2. Mengatasi pegal linu.
3. Mencegah rematik.
4. Mengobati sakit pinggang.
5. Mengusir bau badan.
6. Mengatasi perut kembung.
7. Mengatasi masalah keputihan.
8. Mencegah kerusakan hati.
9. Menghilangkan bau mulut.
10. Meningkatkan kesehatan kulit dan wajah.

Spesifikasi :
Nama : Beluntas.
Nama ilmiah : Pluchea Indica.
Asal Bibit : Stek.
Tinggi bibit : 20 - 40 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim Tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Media tanam : Tanah humus.
Penyiraman : Satu kali sehari.
Pemupukan : Satu bulan sekali dengan pupuk kandang.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.