Bibit Tanaman Bunga Kantil
Rp 200.000
Rp 100.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 100.000
Rp 90.000
Rp 80.000
Rp 75.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama bunga kantil? Apa langsung berfikir dengan mahluk – mahluk mistis yang menyeramkan? Jika iya, hal tersebut wajar saja karena di kalangan masyarakat Indonesia memang beredar banyak sekali mitos yang berhubungan dengan bunga kantil. Belum lagi ditambah banyaknya film horor yang menggunakan bunga ini di dalamnya.

Waduh jadi makin serem yak? Berbicara mengenai bunga kantil, bunga kantil sendiri merupakan salah satu jenis tanaman yang berasal dari suku Magnoliaceae. Selain itu, bunga ini juga masih satu keluarga dengan bunga cempaka yang juga sangat akrab dengan masyarakat kita. Jadi wajar saja jika penampilannya sangat mirip.
Bahkan tidak sedikit pula yang menyebut bunga kantil sebagai bunga cempaka putih.Pohon bunga kantil sendiri tersebar mulai dari dataran Asia hingga beberapa pulau di kawasan pasifik. Sedangkan di negara kita tercinta ini, tanaman yang satu ini merupakan flora identitas provinsi Jawa Tengah dan dapat ditemukan di seluruh penjuru nusantara.

Tak hanya di Indonesia, tanaman ini juga terkenal di mancanegara.Dalam bahasa inggris, tanaman dengan nama ilmiah Michelia alba ini dikenal dengan nama White Champaca sedangkan di Filipina, masyarakat disana mengenal tanaman ini dengan nama Tsampakang puti. Dibalik banyaknya mitos yang beredar, bunga kantil sendiri memiliki penampilan yang sangat cantik.
Sangat cocok untuk dijadikan koleksi tanaman hias di pekarangan rumah Anda.Secara morfologi, tanaman kantil memiliki pohon dengan batang berkayu yang berwarna keabu – abuan, permukaannya terdapat bulu – bulu halus, memiliki percabangan yang banyak, dan dapat tumbuh hingga mencapai lebih dari 5 meter.

Daunnya berjenis menyirip, berbentuk bulat telur, ujungnya meruncing, berwarna hijau, dan ditopang dengan tangkai yang berukuran cukup panjang.Sedangkan untuk bunganya, bunga kantil berbentuk seperti kipas, kelopak bunganya tumbuh memanjang, berwarna putih bersih, berukuran tidak terlalu besar, dan memiliki aroma harum yang sangat khas.
Bahkan aromanya yang khas ini menjadi salah satu ciri yang melekat pada tanaman kantil.Oleh masyarakat, bunganya ini sering dimanfaatkan untuk berbagai macam acara adat seperti pernikahan terutama sebagai hiasan sanggul dan keris. Walau kerap dianggap mistis, namun tanaman ini ternyata juga menyimpan berbagai macam manfaat untuk kesehatan.

Jika Anda mengalami gangguan pencernaan seperti mual, sakit maag, perut kembung, dan masalah perut lainnya cobalah untuk mengonsumsi dan meracik obat herbal tradisional yang menggunakan bunga kantil. Caranya sangat mudah kok, siapkan 5 kuntum bunga kantil, 15 gram jahe, 3 butir kapulaga, 5 gram kulit jeruk keprok kering, dan 700 ml air.
Rebus semua bahan – bahan tersebut hingga mendidih dan jumlah air berkurang sampai 300 ml. Jika sudah, saring air rebusan tersebut kemudian minum ketika sudah dingin. Menurut penelitian, di dalam bunga, batang, dan daun tanaman kantil memiliki kandungan alkaloid mikelarbina dan liriodenina yang mempunyai khasiat sebagai ekspektoran dan diuretik.

Nah kandungan tersebut membuat tanaman ini juga dapat dijadikan sebagai obat alternatif untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit seperti batuk, demam, bronkhitis, keputihan, radang, mengatasi sulit kencing, dan mengobati infeksi saluran kemih. Sayangnya, khasiat yang dimiliki tanaman ini belum tereksploitasi secara maksimal.
Sehingga meskipun saat ini sudah banyak yang membudidayakannnya, namun pemanfaatan bunga kantil lebih banyak untuk acara – acara tradisional masyarakat. Nah dengan memilikinya, Anda bisa membantu dalam melestarikan tanaman kantil ini. Selain dapat membuat halaman menjadi lebih indah, banyak sekali manfaat yang bisa kita ambil dari tanaman ini.

Spesifikasi :
Nama : Bunga Kantil.
Nama Ilmiah : Michelia alba.
Asal bibit : Cangkok/okulasi.
Tinggi bibit : 30 – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Media tanam : Tanah humus dan pupuk kandang.
Penyiraman : Satu kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali dengan pupuk kandang/NPK.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.