Bibit Tanaman Cengkeh
Rp 200.000
Rp 100.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 100.000
Rp 90.000
Rp 80.000
Rp 75.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang


Cengkeh (Syzygium aromaticum) adalah salah satu tanaman yang masih termasuk kedalam family Myrtaceae. Tanaman yang satu ini merupakan tanaman asli dari Indonesia, tepatnya dari pulau Maluku. Penyebutan kata “cengkeh” sendiri merujuk pada bunganya karena memang bunga dari tanaman ini adalah bagian yang paling sering dimanfaatkan.

Nah saat ini, tanaman cengkeh sudah tersebar di hampir semua belahan dunia. Di Eropa, masyarakat disana sering menggunakan cengkeh sebagai bumbu masakan. Selain bumbu masak, cengkeh sejak dahulu sudah dikenal sebagai obat herbal tradisional. Tak hanya itu, cengkeh juga sering dimanfaatkan dalam industri farmasi maupun bahan dalam pembuatan parfum.
Bahkan tak hanya bunganya, daun cengkeh yang sudah dikeringkan dan ditumbuk halus juga dapat digunakan sebagai pestisida alami yang terbukti sangat efektif untuk membasmi hama dan tentunya aman bagi kesehatan. Selain pestisida, masyarakat di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan kini telah memproduksi minyak daun cengkeh (clove leaf oil) dengan cara penyulingan.

Hingga saat ini, budidaya cengkeh bisa dibilang merupakan sebuah bisnis yang sangat menggiurkan. Kenapa? Karena diantara semua jenis rempah – rempah yang ada di Indonesia, cengkeh merupakan komoditas yang paling menjanjikan. Hal ini dikarenakan harga jual dan permintaan pasar untuk cengkeh sangatlah tinggi, bahkan sampai diekspor ke beberapa negara.
Secara morfologi, tanaman cengkeh termasuk kedalam jenis tanaman perdu yang memiliki pohon berkayu dengan ukuran yang cukup besar. Tanaman cengkeh dapat tumbuh hingga mencapai lebih dari 20 meter dengan percabangan dan tajuk yang cukup rimbun. Nah hebatnya lagi, tanaman ini dapat bertahan hidup hingga ratusan tahun. Keren bukan?

Sedangkan untuk daunnya termasuk kedalam daun majemuk karena dalam satu tangkai terdapat beberapa helaian daun. Daunnya berbentuk memanjang, ujungnya meruncing, dan terlihat mengkilap. Nah untuk bunganya, bunga cengkeh biasanya tumbuh pada bagian ujung ranting daun yang ditopang dengan tangkai berukuran pendek dan muncul dalam sebuah tandan.
Saat pertama kali muncul, bunga cengkeh berwarna ungu, kemudian akan berubah menjadi kuning kehijauan, dan akan berubah lagi menjadi merah muda ketika mulai menua. Bunga cengkeh ini memiliki aroma harum yang sangat khas. Bunga cengkeh yang sudah dikeringkan akan berubah warna menjadi cokelat kehitaman dan berasa pedas karena mengandung minyak atsiri.

Habitat asli dari tanaman cengkeh terletak pada daerah beriklim tropis dengan suhu udara berkisar antara 25 - 35°C. Bibit cengkeh dapat ditanam pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi dengan ketinggian ideal berkisar antara 600 – 1100 mdpl. Sedangkan untuk media tanamnya, bisa menggunakan tanah humus atau tanah kompos.
Nah jika sudah ditanam, maka tanaman cengkeh juga perlu dirawat agar pertumbuhannya berjalan lebih maksimal. Perawatannya cukup mudah kok, cukup lakukan penyiraman secara rutin minimal satu kali sehari serta pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun. Hal ini bertujuan supaya kebutuhan nutrisi yang diperlukan tanaman terpenuhi.

Dibalik aromanya yang harum, di dalam cengkeh juga terdapat kandungan minyak atsiri, antioksidan, tanin, dan flavonoid. Aadanya kandungan tersebut membuat cengkeh menjadi memiliki berbagai macam khasiat untuk kesehatan. Seperti :

1. Menjaga kesehatan sistem pencernaan.
2. Melindungi fungsi hati.
3. Mengontrol kadar gula darah.
4. Menguatkan tulang.
5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
6. Mengatasi sakit gigi.
7. Mengobati tukak lambung.
8. Menghambat pertumbuhan bakteri.
9. Membantu mengatasi batuk berdahak.
10. Mengatasi nyeri tenggorokan.

Spesifikasi :
Nama : Cengkeh.
Nama ilmiah : Syzygium Aromaticum.
Asal bibit : Biji
Tinggi bibit : 30 – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi, ideal 600 – 1100 mdpl.
Iklim tumbuh optimal : Iklim Tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Media tanam : Tanah humus atau tanah kompos.
Penyiraman : Minimal 1 kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.