Bibit Tanaman Cincau Hijau
Rp 200.000
Rp 100.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 100.000
Rp 90.000
Rp 80.000
Rp 75.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Ketika mendengar nama cincau, sebagian dari kita pasti ada yang langsung teringat dengan masa kecil. Dahulu sepulang sekolah, kita biasanya bermain bersama teman – teman sambil mencari daun cincau yang tumbuh liar di pekarangan rumah atau di perkebunan warga. Setelah itu, daunnya kita olah menjadi es cincau kemudian kita santap beramai – ramai. Indah sekali ya masa – masa itu!

Sejak zaman dahulu, cincau hijau memang sudah sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Bahkan nenek moyang kita sudah menggunakan tanaman ini sebagai ramuan obat herbal tradisional untuk mengobati berbagai macam masalah penyakit. Selain itu, tanaman cincau juga sering dimanfaatkan menjadi berbagai macam olahan seperti es cincau bahkan hingga campuran es krim.
Tanaman dengan nama ilmiah cyclea barbata ini merupakan tanaman berbatang lunak yang tumbuh dengan cara merambat dan membelit pada tanaman lain. Batangnya berwarna hijau tua, berukuran kecil, dan biasanya dapat tumbuh hingga mencapai 5 meter. Bunganya berukuran kecil, tumbuh secara bergerombol dan muncul pada ruas batang.

Tanaman ini ternyata juga memiliki buah yang berbentuk seperti beri, tumbuh dalam sebuah dompolan, ukurannya sekitar 0,5 cm, berwarna hijau saat masih muda dan akan berubah menjadi putih kecokelatan saat sudah matang. Sedangkan untuk daunnya, daun cincau hijau berbentuk oval memanjang, berwarna hijau tua, dan terlihat mengkilap dengan ujung meruncing.
Nah yang paling sering dimanfaatkan oleh masyarakat adalah daunnya. Yang paling umum adalah daun cincau yang sudah dewasa biasanya akan dipetik dan diolah menjadi jelly. Caranya pun juga sangat mudah, yakni siapkan 40 lembar daun cincau hijau, 1 liter air matang. Takaran ini tidak baku dan bisa disesuaikan dengan selera.

Selanjutnya, siapkan baskom kemudian remas daun cincau dengan sedikit air terlebih dahulu. Ketika daunnya sudah hancur, tambahkan 500 cc air sedikit demi sedikit kemudian saring daunnya. Jika sudah, tambahkan lagi sisa air kedalam daun yang sudah disaring sambil diremas hingga kandungan jellynya keluar lalu campurkan airnya ke hasil saringan pertama.
Setelah itu, simpan hasil saringan ke wadah tertutup. Agar proses pengentalan lebih cepat, Anda juga bisa menyimpannya di dalam kulkas. Jika sudah mengeras, cincau pun siap untuk dinikmati kapan saja. Cincau yang sudah jadi ini bisa dimakan langsung tapi rasanya cenderung hambar. Nah supaya terasa lebih nikmat, masyarakat biasanya menambahkan air gula merah, santan, dan es batu.

Selain bisa dijadikan sebagai minuman pelepas dahaga, mengonsumsi cincau hijau secara teratur juga dapat memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Di dalamnya, terdapat kandungan gizi penting seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, kalsium, dan fosfor. Adapun manfaat cincau untuk kesehatan diantaranya :

1. Mengobati sakit tenggorokan.
2. Bagus untuk sistem pencernaan.
3. Mencegah kanker.
4. Menurunkan berat badan.
5. Mengurangi risiko diabetes.
6. Mengobati diare.
7. Mengurangi risiko penyakit jantung.
8. Menjaga kesehatan mata.
9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
10. Obat keracunan makanan seafood.

Spesifikasi :
Nama : Cincau.
Nama ilmiah : Cyclea barbata.
Asal bibit : Stek.
Tinggi bibit : 20 – 50 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Jika ditanam di dalam pot :
Diameter pot : 30 cm.
Media tanam : Tanah kompos/humus.
Penyiraman : Satu kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali dengan pupuk NPK daun
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.