Bibit Tanaman Dewandaru
Rp 250.000
Rp 150.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 150.000
Rp 130.000
Rp 110.000
Rp 100.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Pernahkah Anda mendengar tentang nama “dewandaru”? Mungkin nama ini banyak kita dengar di dalam tokoh pewayangan, namun kali ini yang kita bahas bukanlah wayang melainkan adalah tanaman yang bernama dewandaru. Dewandaru sendiri merupakan salah satu jenis tanaman yang diyakini berasal dari negara Sri Lanka dan masih berkerabat dekat dengan tanaman manggis.

Dalam terminologi jawa, tanaman yang satu ini dapat diartikan sebagai kayu “Pembawa Wahyu Dewa”. Seperti yang sudah disebutkan diawal, kata “dewandaru” banyak dijumpai dalam kisah pewayangan maupun dalam khasanah bahasa jawa kuno dan sansekerta. Mungkin karena itulah yang menjadikan pohon dewandaru menjadi sangat kental dengan mitos.
Salah satu mitosnya adalah dahulu ada seseorang yang bernama dewandaru yang menjadi rebutan antara Kurawa dan Pandawa lantaran dipercaya bisa menjadi kunci untuk menguasai dunia. Nah agar tidak terjadi perebutan yang dapat menimbulkan pertumpahan darah, orang ini akhirnya berubah menjadi pohon dewandaru yang dikenal memiliki beragam manfaat. Wahh ada – ada saja ya!

Tanaman dewandaru ini banyak ditemukan di daerah Amerika Selatan seperti di negara Suriname, Brazil, Argentina, Uruguay, dan Paraguay. Sedangkan di Indonesia, tanaman ini dapat ditemukan di beberapa tempat pulau Jawa, pulau Sumatera, dan pulau – pulau kecil di sekitarnya. Salah satu daerah yang dikenal sebagai sebagai habitat tanaman ini adalah kepulauan Karimunjawa.
Di Indonesia, tanaman ini juga dikenal dengan banyak nama seperti asem selong, belimbing londo, ceremai londo, dan cereme asam. Penamaan tersebut dikarenakan buah tanaman ini sekilas memang terlihat seperti buah belimbing/buah ceremai yang berlekuk – lekuk. Nah buahnya ini sering disebut sebagai buah serbaguna karena dapat diolah menjadi selai, jelly, dessert, maupun dimakan langsung.

Meskipun rasanya cenderung masam dan sedikit manis walaupun sudah matang. Namun masyarakat di negara brazil sering menjadikan buah dewandaru sebagai campuran dalam pembuatan kudapan ataupun minuman yang menyegarkan. Tak hanya itu, dibeberapa negara buah ini juga sering dijadikan sebagai minuman fermentasi, isian pie, salad, hingga topping es krim. Hebat bukan?
Tanaman dewandaru memiliki ciri – ciri dimana batangnya berkayu, berwarna cokelat, tumbuh tegak, memiliki percabangan yang banyak, dan dapat tumbuh hingga mencapai 5 meter. Kayu dari tanaman ini sering dijadikan sebagai bahan untuk pembuatan berbagai macam aksesoris tasbih, gelang, akik (batu cincin), dan kalung.

Daunnya merupakan daun tunggal, berwarna hijau, berbentuk lonjong, dengan ujung yang meruncing, dan tulang daun menyirip. Bunganya berukuran kecil, mahkotanya berwarna kuning, sedangkan untuk benang sari dan putiknya berwarna putih. Buahnya berbentuk bulat, berdiameter sekitar 1,5 cm, dan berwarna hijau, orange dan merah, tergantung pada tingkat kematangan.
Habitat asli dari tanaman Eugenia Uniflora ini dapat tumbuh subur pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi beriklim tropis. Sama seperti tanaman tropis pada umumnya, tanaman dewandaru juga menyukai media tanam berupa tanah humus atau tanah kompos yang kaya akan kandungan organik.

Nah untuk perawatannya, dewandaru ini termasuk kedalam jenis tanaman yang tangguh sehingga tidak membutuhkan perawatan khusus dalam pertumbuhannya. Untuk perawatannya sendiri, cukup lakukan penyiraman setiap satu kali sehari (disesuaikan dengan kondisi cuaca) serta pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
Meskipun buahnya kecil, tapi jangan salah! Buah dewandaru ini kecil – kecil cabe rawit karena di dalamnya terdapat berbagai macam kandungan gizi seperti vitamin C, vitamin E, flavonoid, dan antioksidan. Selain itu, buah ini juga dapat memberikan segudang manfaat untuk kesehatan seperti :

1. Mencegah radikal bebas.
2. Mencegah kanker.
3. Sebagai antibakteri.
4. Mengatasi rasa sakit dan nyeri.
5. Mengontrol tekanan darah.
6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
7. Mencegah penuaan dini.
8. Mencegah sariawan.
9. Memelihara kesehatan jantung
10. Menyehatkan kulit.

Spesifikasi :
Nama : Dewandaru.
Nama ilmiah : Eugenia Uniflora.
Asal daerah : Brazil.
Asal bibit : Cangkok/Okulasi.
Tinggi bibit : 30 - 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Jika ditanam di dalam pot :
Diameter pot : Sekitar 40 cm.
Penyiraman : Satu kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.