Bibit Tanaman Durian Mimang
Rp 250.000
Rp 150.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 150.000
Rp 130.000
Rp 110.000
Rp 100.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Durian sepertinya sudah menjadi salah satu buah primadona yang kini memiliki banyak penggemar. Rasanya yang nikmat dipadukan dengan kelembutan daging buahnya membuat buah durian banyak diburu oleh masyarakat, terutama para pecinta buah – buahan. Selain itu, jenis buah durian juga sangat beragam dan salah satunya adalah durian mimang atau durian si mimang.

Durian yang satu ini tidak perlu diragukan lagi kiprahnya dalam persaingan buah durian. Bagaimana tidak? Durian mimang ini mulai dikenal masyarakat sejak awal tahun 2000-an dan akhirnya pada tahun 2003, kepopuleran durian ini melejit setelah menjadi juara dalam festival buah unggul tingkat nasional. Hebat bukan??
Salah satu faktor yang menjadikan durian mimang juara adalah daging buahnya yang tebal, bertekstur pulen, sedikit berserat, dan berwarna keemasan. Selain itu, ukuran bijinya juga cenderung kempes dan gepeng sehingga dapat memuaskan siapa saja yang mencicipinya. Sedangkan untuk rasanya, durian ini menawarkan citarasa yang sangat manis dengan sedikit rasa pahit yang membuatnya semakin nikmat.

Dengan segala keunggulannya, durian ini ternyata merupakan varietas durian lokal loh! Durian mimang adalah durian kebanggaan warga Banjarnegara, Jawa Tengah. Durian ini memiliki buah yang berbentuk lonjong, berdiameter sekitar 15 cm, dan berukuran tidak terlalu besar sehingga sangat pas untuk dihabiskan sendiri.
Di habitat aslinya, pohon durian mimang dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 40 meter dan lingkar batang sekitar 180 centimeter. Pohon durian mimang memiliki batang berkayu yang berwarna hijau kecokelatan, tumbuh tegak, terlihat kokoh, dan memiliki percabangan yang banyak. Daunnya berbentuk oval memanjang, berwarna hijau pada daun bagian atas, dan berwarna keemasan pada daun bagian bawah.

Bibit durian mimang dapat ditanam pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi, dengan ketinggian ideal berkisar antara 200 – 600 mdpl. Jenis tanah yang paling cocok untuk penanaman durian ini adalah tanah lempung berpasir yang subur dan kaya akan bahan organik. Jenis tanah ini dikenal mampu mengikat dan merembeskan air serta tidak mudah tergenang.
Pemilihan jenis tanah ini didasari dengan sifat tanaman durian yang sangat sensitif terhadap genangan air karena dapat menyebabkan serangan penyakit seperti busuk akar. Setelah ditanam, maka bibit durian mimang juga perlu dirawat agar pertumbuhannya berjalan secara maksimal. Tapi tenang saja, perawatan durian ini tergolong mudah kok.

Meskipun tidak menyukai air yang menggenang, namun tanaman durian tetap membutuhkan air untuk pertumbuhannya. Maka dari itu, lakukan penyiraman setiap dua kali sehari (pagi dan sore) pada musim kemarau. Sedangkan pada musim hujan, intensitas penyiraman sebaiknya disesuaikan dengan kondisi cuaca dan media tanam.
Selain penyiraman, lakukan juga pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk NPK dan dibantu dengan pupuk kandang serta penyiangan gulma (tanaman pengganggu) secara berkala. Jika dirawat dengan baik, bibit durian mimang hasil cangkok/okulasi biasanya akan mulai berbuah dalam waktu 3 – 5 tahun sejak penanaman.

Selain lezat, durian mimang juga dikenal memiliki berbagai macam kandungan gizi penting seperti vitamin B, vitamin C, dan kalsium di dalam buahnya. Nah dengan adanya kandungan tersebut, mengonsumsi durian ini secara teratur juga dapat memberikan banyak manfaat seperti :

1. Sebagai sumber energi.
2. Anti-depresi alami.
3. Menjaga kesehatan tulang dan gigi.
4. Mencegah penuaan dini.
5. Baik untuk sistem pencernaan.
6. Menjaga tekanan darah.
7. Membantu mencegah penyakit kardiovaskular.
8. Menyembuhkan insomnia.
9. Mengatur kadar gula darah.
10. Mendorong nafsu makan.

Spesifikasi :
Nama : Durian Mimang/Durian Si Mimang.
Nama ilmiah : Durio Zibethinus.
Asal bibit : Cangkok/okulasi.
Tinggi bibit : 30 – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi, ideal 200 – 600 mdpl.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Waktu berbuah : 3 – 5 tahun sejak penanaman.
Media tanam : Tanah lempung berpasir yang subur dan kaya akan bahan organik.
Penyiraman : Dua kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK dibantu dengan pupuk kandang.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.