Bibit Tanaman Gaharu
Rp 250.000
Rp 150.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 150.000
Rp 130.000
Rp 110.000
Rp 100.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Peribahasa “sudah gaharu cendana pula, sudah tahu bertanya pula” sepertinya sudah acap kali kita dengar dalam kehidupan sehari - hari. Peribahasa tersebut memiliki arti seseorang yang berpura – pura tidak tahu akan suatu hal. Nah namun tahukah Anda apa itu gaharu? Gaharu merupakan salah satu tanaman yang termasuk kedalam family Themeleaceae.

Dalam sejarah perdagangan dunia, tanaman gaharu juga dikenal dengan nama agarwood, aloewood, atau eaglewood. Tanaman yang satu ini banyak ditemukan di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, tanaman gaharu mulai dikenal masyarakat pada sekitar tahun 1200 dan dijadikan sebagai alat pembayaran dengan sistem barter (tukar menukar barang).
Bahkan hingga saat ini, tanaman gaharu bisa dibilang sangat populer baik di Indonesia, maupun di mancanegara. Hal ini dikarenakan tanaman gaharu dikenal memiliki kayu yang sangat aromatik. Kayu gaharu ini berwarna cokelat kehitaman dan menghasilkan kandungan resin yang khas. Nah resin ini sering digunakan dalam industri wangi – wangian karena memiliki aroma yang sangat harum.

Di pasaran, siapa sangka bahwa kayu gaharu ini memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Tingginya harga jual kayu gaharu dipengaruhi oleh banyak tidaknya kandungan resin yang ada di dalamnya. Semakin tinggi kandungan resin yang ada maka akan semakin tinggi juga harga jualnya, begitu juga dengan sebaliknya.
Secara umum, kayu gaharu digolongkan menjadi tiga kelas yakni gubal, kemedangan, dan abu. Gubal merupakan bagian dari kayu pohon gaharu yang berwarna hitam kecokelatan dan beraroma kuat. Sementara kemedangan adalah kayu gaharu dengan aroma yang lebih lemah dan berwarna kecokelatan. Sedangkan abu adalah serbuk hasil pengerokan atau sisa penghancuran kayu gaharu.

Selain dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan parfum, kayu gaharu juga dapat digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan peralatan rumah tangga seperti kursi, meja, dan lemari atau bisa juga dijadikan sebagai bahan dalam pembuatan berbagai macam kerajinan yang unik seperti miniatur, cangkir, gelang, hingga tasbih.
Tak hanya kayunya yang bisa dimanfaatkan, ternyata daun gaharu juga dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah sejak zaman dahulu sering memanfaatkan daun gaharu sebagai minuman teh keluarga sekaligus teh herbal yang dipercaya mampu mencegah keletihan akibat gangguan tidur.

Caranya adalah daun gaharu diiris – iris lalu dijemur kemudian diseduh menggunakan air panas. Teh herbal tersebut berkhasiat untuk menimbulkan rasa kantuk sehingga membuat orang yang meminumnya menjadi mudah tertidur. Nah setelah bangun dari tidur, badan akan terasa lebih segar dan menjadi lebih bergairah dalam beraktivitas.
Tanaman gaharu sendiri memiliki ciri – ciri dimana pohonnya yang berkuran sangat besar. Di alam liar, tanaman ini dapat tumbuh hingga mencapai 40 meter dengan diameter batang lebih dari 60 cm. Selain itu, tanaman gaharu juga memiliki percabangan yang banyak dengan tajuk yang berbentuk membulat dan sangat rimbun.

Daunnya berwarna hijau, permukaannya licin, berbentuk oval memanjang, ujungnya meruncing, terlihat ramping, dan tumbuh secara berseling seling pada sebuah tangkai. Bunganya berbentuk seperti payung, berukuran kecil, berwarna putih kehijauan, dan biasanya muncul pada ketiak daun. Buahnya berbentuk bulat seperti telur, berukuran sebesar kelereng, dan berwarna hijau kekuningan.
Tanaman dengan nama ilmiah Aquilaria Malaccensis ini dapat tumbuh subur pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi. Selain itu, habitat asli dari tanaman gaharu adalah pada daerah beriklim tropis sehingga sangat cocok ditanam di Indonesia. Untuk media tanamnya, tanaman ini dapat ditanam diberbagai jenis tanah namun akan lebih baik jika ditanam pada tanah humus/tanah kompos.

Nah untuk perawatannya sangatlah mudah dan tentunya tidak membutuhkan banyak biaya. Yakni cukup lakukan penyiraman setiap 1 kali sehari (pagi atau sore) serta pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun. Jika diperlukan, lakukan juga penyiangan terhadap semak – semak, rumput liar, maupun dedaunan yang tumbuh disekitar tanaman.
Selain beberapa manfaat diatas, tanaman gaharu ternyata masih menyimpan berbagai macam manfaat yang sangat baik untuk kesehatan. Seperti :

1. Mengobati peradangan.
2. Mengurangi resiko penyakit kanker.
3. Mengobati asma.
4. Mengobati diare.
5. Sebagai antibakteri.
6. Membuang racun dari dalam tubuh.
7. Menurunkan kadar kolesterol.
8. Mengontrol kadar gula dalam darah.
9. Mencegah dan meredakan hipertensi.
10. Sebagai antioksidan alami.

Spesifikasi :
Nama : Gaharu.
Nama ilmiah : Aquilaria Malaccensis.
Asal bibit : Biji.
Tinggi bibit : 30 – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Media tanam : Tanah humus atau tanah kompos.
Penyiraman : 1 kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.