Bibit Tanaman Hias Tabebuya (Tabebuia)
Rp 200.000
Rp 100.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 100.000
Rp 90.000
Rp 80.000
Rp 75.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Pernah berkunjung ke Jepang? Jika sudah, di dalam galery foto Anda pasti ada beberapa foto yang mengambil bunga sakura menjadi background fotonya. Iya kan? Yaps, bunga sakura memang salah satu icon dari negara Jepang selain samurai dan kimono. Bahkan saking iconiknya, negara jepang dikenal dunia dengan sebutan negeri sakura.

Bunga sakura memang bisa dibilang sebagai salah satu jenis bunga yang paling terkenal di dunia. Bahkan saat ini sudah banyak media yang memberitakan tentang keindahan bunga sakura. Namun sayangnya karena habitat aslinya di Jepang yang beriklim dingin, tanaman sakura kurang begitu cocok jika ditanam di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia.
Sebenarnya sih masih bisa, tapi harus dengan perawatan ekstra. Hal ini tentunya sangat tidak memungkinkan jika Anda adalah orang yang sibuk dalam bekerja. Nah sebagai alternatif lain, Anda bisa menanam tanaman tabebuya sebagai pengganti tanaman sakura. By the way, pernah mendengar nama tanaman tabebuya?

Mungkin banyak dari kita yang baru pertama kali mendengarnya, namun bagi Anda warga Surabaya pastinya sudah sangat akrab dengan tanaman ini. “Emang ada apa di Surabaya?” Di kota pahlawan tersebut, tanaman ini banyak ditanam sebagai tanaman hias sekaligus tanaman peneduh di sekitar jalan dan di taman kota.
Selain di Surabaya, Anda juga bisa menemukan tanaman ini di kota – kota lain seperti di Batu, Magelang, Malang, Purwokerto, Kediri, dan Karanganyar. Meskipun namanya bisa dibilang Indonesia banget, tapi tanaman dengan nama ilmiah Handroanthus chrysotrichus ini merupakan tanaman yang berasal dari negeri samba, Brazil.

Trus apa sih istimewanya tanaman tabebuya ini? Seperti yang Anda lihat, tanaman tabebuya ini memiliki tampilan yang sangat cantik dan sangat mirip seperti tanaman bunga sakura dari jepang. Bahkan saking miripnya, tanaman ini sering dikira sebagai tanaman sakura oleh banyak orang. Padahal tanaman ini merupakan dua spesies yang berbeda.
Meskipun namanya tidak sekondang tanaman sakura, namun siapa sangka ternyata tanaman tabebuya memiliki banyak kelebihan dibandingkan bunga sakura. Salah satu keunggulannya adalah daunnya yang tidak mudah rontok, bunganya yang terlihat lebih indah dan lebat, serta akarnya yang tidak merusak tembok atau pondasi rumah.

Tanaman tabebuya sendiri pada umumnya memiliki warna bunga yang berbeda – beda, ada yang pink, ungu, kuning, merah tua, putih, dan masih banyak lagi tergantung dengan spesiesnya. Namun yang paling banyak dicari masyarakat adalah tabebuya dengan warna bunga pink karena terlihat lebih mirip dengan bunga sakura.
Oleh karena itu banyak orang yang tertarik menanam tabebuya di pekarangan rumah mereka. Selain bisa membuat halaman rumah tampak lebih cantik, tanaman ini juga bisa dijadikan sebagai tanaman peneduh. Sangat cocok untuk Anda yang ingin halaman rumahnya terasa syahdu dan mempesona dengan nuansa negara jepang.

Tak hanya itu, hadirnya tanaman tabebuya di pekarangan rumah juga bisa Anda jadikan spot foto yang artistik dan kekinian. Anda bisa berfoto layaknya sedang di Jepang namun tanpa pergi kesana, melainkan di halaman rumah sendiri. Selain itu ketika fotonya di upload ke sosial media, pasti banyak kerabat atau teman yang mengira Anda sedang pergi berlibur ke Jepang. Mantap bukan?
Selain hiasan rumah, kini juga sudah banyak tempat – tempat wisata yang mengusung budaya dan pemandangan jepang yang menggunakan tanaman tabebuya sebagai pengganti tanaman sakura. Hal ini dikarenakan selain sama – sama cantik dan mempesona, perawatan tanaman tabebuya juga jauh lebih mudah daripada tanaman sakura. Bagaimana? Tertarik untuk meminang tanaman ini di rumah Anda?

Spesifkasi :
Nama : Tabebuya (Tabebuia).
Asal bibit : Biji. Tinggi bibit : 30 – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Warna bunga : Merah muda (Pink).
Media tanam : Tanah kompos/humus.
Penyiraman : Dua kali sehari.
Pemupukan : Menggunakan pupuk NPK bunga, sebulan sekali.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.