Bibit Tanaman Jabon Putih
Rp 100.000
Rp 50.000
Harga Grosir
2-2
3-4
5-9
>10
Rp 50.000
Rp 49.000
Rp 47.000
Rp 46.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Jabon putih atau dikenal juga dengan nama ilmiah Anthocephalus Cadamba merupakan salah satu jenis tanaman berkayu yang dulu banyak ditemukan tumbuh liar di hutan. Pada tahun 1970-an, tanaman ini sangat terkenal namun karena maraknya eksploitasi hutan dan banyaknya peralihan fungsi hutan menjadi ladang/kebun membuat tanaman ini kian langka dan sulit ditemukan.

Di Indonesia sendiri, tanaman ini memiliki banyak nama seperti kelampayan dan kawak. Hingga saat ini, tanaman jabon putih bisa dibilang menjadi andalan dalam industri perkayuan termasuk kayu lapis. Hal ini dikarenakan kayu jabon memiliki lebih banyak keunggulan jika dibandingkan dengan kayu lainnya termasuk sengon/albasia.
Salah satu keunggulannya adalah pertumbuhannya yang sangat cepat. Bagaimana tidak? Hanya dalam waktu sekitar 6 tahun saja lingkar batangnya bisa lebih dari 40 cm. Selain itu, batangnya juga cukup lurus dan bebas cabang. Hal inilah yang membuat kayu jabon putih sangat mungkin untuk dimanfaatkan dalam industri kayu.

Kayunya berwarna kuning terang hingga putih, mudah dikeringkan, permukaannya halus, dan daya susutnya relatif rendah. Kayu jabon sendiri biasanya sering digunakan dalam pembuatan bahan bangunan non konstruksi seperti furniture, kayu lapis, batang korek api, alas sepatu, papan, tripleks, dan bisa juga sebagai bahan kertas.
Sama seperti tanaman sengon, tanaman jabon juga tergolong sebagai tumbuhan pionir (tumbuhan yang berpotensi untuk pembukaan lahan tanam baru). Tanaman jabon putih dapat tumbuh di berbagai jenis tanah mulai dari tanah lempung podsolik cokelat, tanah humus, hingga tanah berbatu. Hebatnya, tanaman ini bebas dari serangan hama penyakit termasuk karat tumor yang banyak menyerang sengon.

Pohon jabon putih dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 45 meter dengan panjang batang bebas cabang sekitar 30 meter. Batangnya tumbuh tegak lurus, berbentuk silindris, dan diameternya bisa mencapai 160 cm. Kulit luarnya berwarna cokelat keabu – abuan dan memiliki sedikit alur yang tidak terlalu dalam (dangkal).
Bibit jabon putih dapat ditanam pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi mencapai 1000 mdpl. Tanaman ini dikenal mudah tumbuh & berkembang, serta tidak memerlukan perawatan khusus dalam budidayanya. Penanamannya dapat dilakukan secara tumpang sari dengan beberapa tanaman. Jadi, bisa sambil menanam tanaman lain.

Agar pertumbuhannya lebih maksimal, pastikan bahwa area tanam mendapatkan sinar matahari secara langsung setiap harinya. Untuk perawatannya, cukup lakukan penyiraman secukupnya dan pemupukan menggunakan pupuk organik/NPK secara rutin. Itu saja sudah cukup untuk membuat tanaman jabon putih tumbuh maksimal. Mudah bukan?
Dengan perawatan yang baik, kayu jabon putih sudah dapat dipanen dalam waktu 4 – 6 tahun sejak penanaman. Selain mudah dirawat, budidaya jabon putih juga sangatlah menguntungkan karena sudah memiliki pasarnya tersendiri. Jadi sangat mudah untuk mendistribusikan hasil panennya. Bagaimana? Tertarik untuk membudidayakan jabon putih di rumah?

Spesifikasi :
Nama : Jabon Putih.
Nama ilmiah : Anthocephalus Cadamba.
Asal bibit : Biji. Tinggi bibit : 30 – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Media tanam : Tanah humus/kompos.
Penyiraman : Secukupnya.
Pemupukan : Menggunakan pupuk NPK/organik secara rutin.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.