Bibit Tanaman Jambu Getas (Jambu Merah)
Rp 200.000
Rp 100.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 100.000
Rp 90.000
Rp 80.000
Rp 75.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Jambu getas merupakan salah satu jenis jambu biji yang sangat terkenal di dunia. Di Indonesia, jambu yang juga dikenal dengan nama jambu merah ini sepertinya sudah sangat akrab dengan masyarakat. Selain itu, tanaman jambu getas juga sudah tersebar ke berbagai daerah di seluruh penjuru nusantara.

Bahkan dimanapun kita berada, baik di perkotaan maupun di pedesaan pasti kita dapat dengan mudah menjumpai jambu yang satu ini. Salah satu faktor yang mendorong kepopuleran jambu ini adalah warna daging buahnya. Seperti yang kita tahu, jambu getas memiliki daging buah yang berwarna merah merona sehingga terlihat sangat cantik dan lebih menggugah selera.
Tak hanya itu, jambu ini juga memiliki citarasa yang manis. Jadi wajar saja jika hampir semua lapisan masyarakat mulai dari anak – anak hingga orang dewasa pasti suka dengan buah ini. Selain manis, jambu getas juga dikenal memiliki daging buah yang tebal, bertekstur empuk, beraroma harum, dan menyegarkan karena banyak mengandung air.

Di dalam buahnya terdapat biji – biji kecil, berwarna kecokelatan dengan jumlah yang cukup banyak. Nah jika Anda tidak mau repot dalam membuang bijinya satu persatu, Anda bisa mengolah jambu ini menjadi jus kemudian disaring untuk memisahkan bijinya. Selain itu, Anda juga bisa menanam varietas jambu merah tanpa biji yang juga ada di website samudrabibit.
Secara morfologi, tanaman jambu getas termasuk kedalam jenis tumbuhan berkayu yang tumbuh tegak, batangnya berwarna cokelat kemerahan, permukaannya licin, dan dapat tumbuh hingga hingga mencapai 3 – 10 meter dengan percabangan yang banyak. Daunnya berbentuk oval memanjang, berwarna hijau tua, dan bertekstur agak kasar saat dipegang.

Bunganya berukuran kecil, berwarna putih kekuningan, berbentuk mirip seperti lonceng, dan biasanya muncul pada ketiak daun. Sedangkan untuk buahnya, buah jambu getas berbentuk bulat, beratnya sekitar 400 gram, kulit buahnya berwarna hijau saat masih muda dan akan berubah menjadi sedikit kekuningan saat sudah matang.
Bibit jambu getas dapat ditanam pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi mencapai ketinggian 1000 mdpl. Sama seperti jenis jambu pada umumnya, jambu ini juga menyukai media tanam berupa tanah humus atau tanah kompos. Selain dapat ditanam langsung ditanah, bibit jambu getas juga dapat ditanam di dalam pot menggunakan pot berdiameter sekitar 60 cm.

Untuk perawatannya, cukup lakukan penyiraman setiap dua kali sehari (pagi dan sore), dan pemupukan menggunakan pupuk NPK daun setiap sebulan sekali. Selain itu, lakukan juga pembersihan gulma yang tumbuh disekitar tanaman secara berkala. Jika diperlukan, pemangkasan pada cabang yang rusak atau yang tumbuh tidak beraturan juga boleh Anda lakukan.
Dengan perawatan yang baik, bibit jambu getas hasil cangkok/okulasi biasanya akan mulai berbuah dalam waktu 1 - 2 tahun sejak penanaman. Selain cepat berbuah, jambu ini juga dikenal bersifat genjah atau rajin berbuah karena dapat berbuah sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Jadi Anda bisa menyantap buah jambu yang lezat ini setiap saat.

Tak hanya manis, buah yang juga sering disebut dengan jambu kluthuk ini ternyata memiliki berbagai macam kandungan gizi seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, dan fosfor. Nah dengan adanya kandungan tersebut, mengonsumsi jambu getas secara teratur juga dapat memberikan segudang manfaat untuk kesehatan seperti :

1. Membantu menurunkan berat badan.
2. Baik untuk penglihatan.
3. Mencegah kanker.
4. Membantu penyembuhan diare & disentri.
5. Menjaga kesehatan kelenjar tiroid.
6. Mengobati sembelit.
7. Baik untuk kesehatan otak.
8. Mengobati batuk & pilek.
9. Menjaga kesehatan kulit.
10. Mengatasi tekanan darah tinggi.

Spesifikasi :
Nama : Jambu Getas.
Nama ilmiah : Psidium guajava.
Asal bibit : Hasil cangkok/okulasi.
Tinggi bibit : 30 – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Waktu berbuah : 1 – 2 tahun sejak penanaman.
Jika ditanam di dalam pot (tabulampot) :
Diameter pot : Sekitar 60 cm.
Media tanam : Tanah humus atau tanah kompos.
Penyiraman : Dua kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.