Bibit Tanaman Jenggot Musa
Rp 200.000
Rp 100.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 100.000
Rp 90.000
Rp 80.000
Rp 75.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Hobby mengoleksi tanaman hias? Tenang, Anda tidak sendirian kok. Mengoleksi tanaman hias merupakan sebuah hobby yang digemari banyak orang. Selain sangat menyenangkan, merawat tanaman hias juga bisa dijadikan sebagai cara yang asyik untuk mengisi waktu luang. Tak hanya itu, banyak juga yang menanam tanaman hias untuk menambah nilai estetika di rumah.

Asal Anda tahu saja, menanam tanaman hias di rumah ternyata juga bisa mengurangi stress dan me-refresh pikiran setelah bekerja seharian loh!!! Sangat cocok untuk Anda yang terlalu sibuk bekerja dan mengejar karir. Selain itu, sekarang ini juga sudah banyak masyarakat yang menjadikan tanaman hias sebagai ladang bisnis mereka.
Jenis tanaman hias yang ada saat ini juga sangatlah beragam mulai dari bunga anggrek, bunga mawar, kaktus, sukulen, bambu hoki, dan masih banyak lagi yang lainnya. Beberapa jenis tanaman tersebut mungkin sudah sangat akrab di telinga kita semua. Tapi pernahkah Anda mendengar jenis tanaman hias yang memiliki nama jenggot musa? Pasti banyak yang belum kan?

Hal tersebut wajar saja karena tanaman ini memang belum banyak terekspos oleh media. Selain itu, di Indonesia tanaman ini juga termasuk kedalam jenis tanaman yang langka karena belum banyak yang memilikinya. Jadi sangatlah beruntung bagi Anda yang memiliki tanaman jenggot musa. Selain bisa menambah koleksi, bisa juga dikenalin ke sanak saudara.
Mungkin banyak Anda yang saat ini bertanya – tanya, “tanamannya yang mana sih?” Tanaman jenggot musa yang itu tuh, yang panjang berwarna putih dan mirip seperti jenggot kakek – kakek di film kolosal. Sangat unik bukan? Nah hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa tanaman ini dinamakan sebagai jenggot musa.

Selain jenggot musa, tanaman ini di Indonesia juga dikenal dengan nama jenggot dewa & jenggot firaun. Tak hanya di Indonesia, di mancanegara tanaman ini juga dikenal dengan nama spanish mass atau lumut spanyol. Meskipun disebut lumut, namun jenggot musa tidak termasuk kedalam keluarga lumut. Justru berasal dari family Bromeliaceae sehingga masih berkeluarga dengan tanaman nanas.
Di habitat aslinya, tanaman ini tumbuh dengan cara menempel pada pohon namun tidak merugikan seperti tanaman benalu. Sehingga tanaman ini bisa dibilang mirip seperti tanaman anggrek. Jadi hanya ikut tinggal saja tanpa menyerap nutrisi tanaman inangnya karena tanaman ini dapat menghasilkan makanannya sendiri.

Nah uniknya lagi, dalam pertumbuhannya tanaman jenggot musa tidak memerlukan media tanam seperti tanah, arang, sabut kelapa, dan lainnya loh!!! Tanaman ini bahkan bisa tumbuh subur hanya dengan digeletakkan atau digantung di suatu tempat. Sangat cocok untuk Anda yang ingin mengoleksi tanaman hias namun tidak punya banyak waktu untuk merawatnya
Tanaman jenggot musa mendapatkan nutrisi dari sinar matahari, hujan, kabut, dan debut yang terbawa melalui udara. Jika dilihat dengan seksama, tanaman ini ditutupi dengan sisik berwarna abu – abu yang berukuran kecil. Nah sisik ini bisa menangkap air dan kemudian akan diserap. Tanaman ini juga dapat menampung air yang banyak dan biasanya akan digunakan pada saat cuaca sedang kering.

Untuk mengetahui apakan tanaman jenggot musa kekurangan air atau tidak dapat dilihat dari warnanya. Jika warnanya putih kehijauan itu tandanya tanaman ini sudah memiliki cukup air. Sedangkan jika warnanya mulai berubah menjadi abu – abu maka dapat dipastikan bahwa kandungan airnya sudah berkurang. Nah jika sudah seperti ini, Anda bisa menyiramnya dengan cara disemprot.
Bagi para pecinta tanaman hias, tanaman ini sering dikreasikan dengan tanaman lain agar tampilannya lebih cantik. Ada yang membuatnya menjadi tanaman gantung dengan menggunakan tempurung kelapa serta tanaman lain pada atasnya, ada yang merangkainya sehingga terlihat seperti tirai, dan ada juga yang menggantungnya di pohon depan rumah.

Untuk mengembangkannya juga sangat mudah kok, bisa melalui stek! Bahkan di habitat aslinya, burung menjadi salah satu hewan yang ikut mengembangbiakkan tanaman janggut musa. Kok bisa? Bisa dong!!! Burung biasanya menggunakan potongan tanaman janggut musa untuk membuat sarang. Jika sarangnya sudah ditinggalkan, potongan janggut musa ini akan tumbuh menjadi tanaman baru.

Spesifikasi :
Nama : Jenggot Musa.
Nama ilmiah : Tillandsia usneoides.
Asal bibit : Stek/potongan.
Rekomendasi dataran : Semua dataran, baik rendah maupun tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Penyiraman : Disesuaikan dengan cuaca, disemprotkan.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.