Bibit Tanaman Kakao/Cokelat
Rp 250.000
Rp 150.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 150.000
Rp 130.000
Rp 110.000
Rp 100.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Siapa yang disini suka makan cokelat? Pasti semua suka kan? Yaps, cokelat memang sudah menjadi camilan favorit semua orang diseluruh dunia. Tak hanya anak - anak, bahkan hingga orang dewasa pasti suka dengan camilan manis yang satu ini. Namun apakah Anda tahu bahan baku pembuatan cokelat?

Ternyata cokelat yang sehari - hari kita makan berasal dari buah loh, kakao namanya. Tanaman kakao merupakan tanaman buah penghasil biji kakao yang menjadi bahan baku utama dalam pembuatan cokelat. Meskipun tidak terlalu terkenal, namun tanaman kakao ternyata merupakan salah satu komoditas perkebunan dengan nilai ekonomi yang tinggi loh. Hebat bukan?
Buah kakao sendiri memiliki bentuk yang bulat dan sedikit memanjang. Permukaannya berlekuk - lekuk, sedikit licin, dan berwarna kuning ketika sudah siap panen. Ketika dibelah, Anda akan disambut dengan daging buah yang berwarna putih bersih, empuk, terlihat padat, dan banyak mengandung air.

Rasa daging buah kakao ini bisa dibilang hambar, namun masih terasa sedikit rasa manis dan masam yang cukup menyegarkan saat dimakan. Di dalam buahnya, terdapat pula biji kakao yang berwarna kecokelatan dan berasa pahit jika digigit. Nah ternyata yang dijadikan sebagai bahan baku cokelat bukan daging buahnya loh, melainkan adalah bijinya.
“Lah, katanya biji kakao rasanya pahit? Kok bisa jadi manis?” Jelas bisa dong, sebelum menjadi cokelat yang lezat, biji kakao ini harus diolah terlebih dahulu dengan menambahkan beberapa bahan campuran tambahan hingga akhirnya bisa berubah menjadi cokelat yang manis dan lezat.

Secara fisik, tanaman kakao memiliki ukuran yang tidak terlalu besar, tinggi maksimalnya tidak lebih dari 5 meter dengan tajuk yang rimbun. Pohonnya memiliki batangnya berkayu yang berwarna kecokelatan, tumbuh tegak, permukaannya tidak rata, dan memiliki percabangan yang banyak.
Daunnya berjenis menyirip, berwarna hijau, berbentuk oval memanjang, terlihat sedikit bergelombang, dan berukuran cukup besar. Bunganya berwarna putih kemerahan, berukuran kecil, diameternya sekitar 3 cm, kelopak bunganya berbentuk seperti bintang, dan biasanya muncul secara bergerombol pada permukaan batang.

Tanaman dengan nama ilmiah Theobroma cacao L. ini merupakan tanaman buah tropis sehingga bisa tumbuh subur di Indonesia. Bibit kakao dapat tumbuh optimal pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi mencapai 1200 mdpl. Jenis tanah yang cocok untuk penanaman tanaman ini adalah tanah lempung berpasir, tanah gembur, atau tanah humus.
Dalam pertumbuhannya, tanaman kakao dikenal sebagai tanaman yang tangguh karena tanpa dirawat sekalipun tanaman ini tetap bisa tumbuh dan berbuah. Namun alangkah lebih baik jika tanaman tanaman kakao yang sudah ditanam juga dirawat agar pertumbuhannya menjadi lebih maksimal.

Untuk perawatannya sendiri sangat mudah kok, cukup lakukan penyiraman setiap dua kali sehari (pagi dan sore), pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun/pupuk kandang, serta pembersihan gulma seperti rumput liar, semak - semak, dan tanaman pengganggu lainnya secara berkala.
Proses penyerbukan tanaman kakao biasanya terjadi pada malam hari dan dilakukan dengan bantuan serangga seperti semut bersayap, kupu - kupu, dan lebah. Jika dirawat dengan baik, bibit kakao hasil cangkok/okulasi biasanya akan mulai berbuah dalam waktu 2 - 3 tahun sejak penanaman.

Meskipun tidak bisa dikonsumsi langsung sebagai buah segar, namun setelah diolah biji kakao bisa menjadi cokelat yang lezat dan menyehatkan. Selain itu, didalam cokelat juga terkandung vitamin A, vitamin E, kalsium, dan antioksidan sehingga mengonsumsi cokelat secara teratur juga bisa memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan seperti :

1. Menghindari serta melawan kanker.
2. Menurunkan tekanan darah.
3. Melancarkan aliran darah.
4. Menangani sindrom kelelahan kronis.
5. Membantu menurunkan kadar kolesterol.
6. Menghindari kemungkinan terserang serangan jantung.
7. Obat anti stres serta depresi.
8. Mengatasi diare.
9. Meningkatkan daya kerja otak.
10. Menjaga kesehatan kulit.

Spesifikasi :
Nama : Kakao / Coklat.
Nama ilmiah: Theobroma cacao L.
Asal daerah : Amerika Selatan.
Asal bibit : Hasil cangkok/okulasi.
Ukuran bibit : 30 cm – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi mencapai 1200.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Waktu berbuah : Berbuah dalam 2 - 3 tahun sejak penanaman.
Media tanam : Tanah lempung berpasir, tanah gembur, atau tanah humus.
Penyiraman : Dua kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun/pupuk kandang.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.