Bibit Tanaman Kaliandra
Rp 200.000
Rp 100.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 100.000
Rp 90.000
Rp 80.000
Rp 75.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Kaliandra adalah salah satu tanaman yang berasal dari Amerika Tengah, tepatnya di negara Guatemala dan diperkirakan pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1936. Nama asli tanaman ini di negara asalnya adalah Xilip de Qorcolorado. Namun tanaman ini juga memiliki banyak julukan seperti cabello de angel (rambut malaikat) dan barbe sol (jenggot matahari).

Tanaman dengan nama ilmiah Calliandra Haematocephala ini merupakan tanaman multifungsi yang memiliki sifat - sifat unggul dan tentunya bermanfaat baik bagi manusia maupun lingkungan. Tanaman kaliandra sering dimanfaatkan sebagai tanaman pionir untuk memberantas tanaman liar seperti tembelekan, alang - alang, gelagah serta dapat juga untuk mencegah erosi.
Akar kaliandra banyak mengandung bintil - bintil penyubur tanah sehingga dapat digunakan untuk memperbaiki struktur tanah. Daun tanaman ini juga sangat rimbun dan mudah lapuk sehingga sangat berguna untuk mempercepat penutupan lahan dan membentuk humus di tanah. Selain itu, daunnya juga dapat dimanfaatkan sebagai pakai ternak.

Tak hanya sampai disitu, kayunya yang bersifat cepat kering juga sering digunakan sebagai kayu bakar. Bunga - bunganya yang cantik dan berwarna merah juga membuat tanaman ini sangat cocok dijadikan sebagai tanaman hias sekaligus tanaman peneduh dihalaman rumah. Cocok juga ditanam di pinggir jalan, di bantaran sungai, atau di pematang sawah.
Tanaman kaliandra memiliki pohon kecil yang cabangnya banyak dengan ketinggian rata - rata sekitar 3 - 5 meter. Namun terkadang tanaman ini juga bisa tumbuh hingga mencapai 12 meter dengan diameter batang sekitar 20 cm. Kulit batangnya berwarna hitam kecokelatan dan tertutup oleh banyak lentisel (lubang kecil pada bagian epidermis sebagai tempat pertukaran CO2 dan O2).

Akarnya termasuk kedalam jenis akar tunggang dan dilengkapi oleh akar - akar yang lebih halus dengan jumlah yang sangat banyak dan bisa menjalar hingga ke permukaan tanah. Daunnya berukuran kecil, berwarna hijau, berbentuk oval, dan tumbuh berseling - seling pada sebuah tangkai. Pada malam hari, daunnya ini akan sedikit melipat kedalam.
Di negara asalnya, tanaman kaliandra biasanya tumbuh alami di sepanjang bantaran sungai. Tanaman ini sangat membutuhkan sinar matahari untuk pertumbuhannya. Maka dari itu penanamannya sebaiknya dilakukan pada lahan terbuka, tanpa mendapat naungan. Selain itu, pastikan lahan penanaman memiliki sistem drainase yang baik supaya tidak ada air yang menggenang.

Bibit kaliandra dapat ditanam diberbagai ketinggian dataran, baik dataran rendah maupun dataran tinggi mencapai 1860 mdpl. Tanaman ini sangat cocok ditanam pada daerah beriklim tropis dengan suhu udara sekitar 22 - 35˚C. Untuk media tanamnya, Anda bisa menggunakan tanah humus atau tanah kompos yang banyak mengandung bahan organik.
Tanaman kaliandra ini di tempat asalnya bisa berbunga sepanjang tahun dan puncaknya terjadi diantara bulan maret dan juli. Sedangkan di Indonesia, musim bunganya berbeda - beda di setiap daerah dan tergantung pada curah hujan. Puncak berbunga di Indonesia biasanya berlangsung antara bulan Januari hingga April.

Spesifikasi :
Nama : Kaliandra.
Asal daerah : Guatemala.
Asal bibit : Biji.
Tinggi bibit : 30 - 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi, mencapai 1860 mdpl.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Media tanam : Tanah humus atau tanah kompos.
Penyiraman : Dua kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk kandang/pupuk NPK.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.