Bibit Tanaman Kepel
Rp 250.000
Rp 150.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 150.000
Rp 130.000
Rp 110.000
Rp 100.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Kepel merupakan salah satu jenis tanaman yang masih berkerabat dekat dengan tanaman sirsak dan srikaya karena berasal dari family yang sama, yakni annonaceae. Menurut kabar yang beredar, buah tanaman ini adalah buah favorit putri keraton di jawa. Selain itu, pohon kepel juga dipercaya memiliki nilai filosofi adiluhung dan merupakan flora identitas dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain dikenal dengan nama kepel, tanaman ini juga dikenal dengan banyak nama seperti kecindul, simpol, burahol, dan turalak. Sedangkan dalam bahasa inggris, tanaman ini dikenal dengan nama kepel apple. Namun sayangnya, tanaman dengan nama ilmiah Stelechocarpus burahol ini sekarang bisa dibilang mulai langka dan sulit dijumpai.
Seperti yang sudah disebutkan diatas, buah kepel merupakan buah favorit putri keraton. Hal ini dikarenakan dengan memakan buahnya yang sudah matang, bau keringat dan nafas akan berubah menjadi sangat harum seperti bunga viola. Oleh karena itu, pohon ini dahulu banyak ditanam di halaman istana untuk dimanfaatkan buahnya bagi para putri keraton.

Namun hal tersebut membuat masyarakat zaman dahulu menjadi tidak berani menanam pohon ini karena beranggapan bahwa pohon ini adalah pohon keraton yang hanya pantas ditanam di dalam istana. Selain itu, masyarakat jawa juga takut mendapat tuah (kuwalat) jika ikut menanamnya. Akibatnya tanaman kepel saat ini menjadi cukup langka.
Buah kepel biasanya tumbuh secara bergerombol pada permukaan batangnya. Sekilas, buahnya ini terlihat sangat mirip seperti buah sawo yakni berbentuk bulat dan berwarna kecokelatan. Ketika dibelah, Anda akan disambut dengan daging buah yang bercitarasa manis dan berwarna jingga kekuningan dengan biji yang berukuran cukup besar.

Pohon kepel dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 25 meter dengan diameter batang sekitar 30 cm. Pohon kepel memiliki tajuk yang sangat rimbun, batangnya berkayu, tumbuh tegak, berwarna cokelat, dan terdapat semacam garis pada permukaan batangnya. Daunnya berjenis menyirip, berwarna hijau tua, terlihat mengkilap, dan berbentuk oval memanjang dengan ujung meruncing.
Tanaman kepel sendiri banyak tersebar di kawasan Asia Tenggara mulai dari Malaysia, Indonesia, bahkan sampai Australia. Bibit pohon kepel dapat ditanam pada daerah dataran rendah dibawah ketinggian 600 mdpl menggunakan media tanam berupa tanah humus atau tanah kompos yang banyak mengandung unsur hara.

Jika lahan dirumah Anda kurang mencukupi, Anda juga bisa menanam bibit kepel di dalam pot (tabulampot) menggunakan pot berdiameter sekitar 50 cm. Sedangkan untuk perawatannya, perawatan tanaman ini sangatlah mudah. Anda hanya perlu melakukan penyiraman setiap satu kali sehari serta pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
Selain itu, jangan lupa juga untuk melakukan pembersihan gulma (tanaman pengganggu) seperti semak – semak dan rumput liar yang tumbuh disekitar bibit kepel secara berkala. Jika dirawat dengan baik, bibit kepel biasanya akan mulai berbuah dalam waktu 1 – 2 tahun sejak penanaman dengan syarat bibit harus berasal dari hasil cangkok/okulasi.

Nah hebatnya, tanaman kepel ini bisa dikatakan sebagai tanaman yang kaya akan manfaat. Kenapa? Karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan. Kayu pohonnya dapat digunakan sebagai bahan perabot rumah tangga maupun bahan bangunan yang mampu bertahan hingga lebih dari 50 tahun.
Air rebusan daunnya bisa digunakan untuk mengatasi asam urat atau dijadikan sebagai lalapan yang berkhasiat untuk menurunkan kadar kolesterol. Sedangkan untuk buahnya, buah kepel memiliki berbagai macam kandungan gizi seperti vitamin C, vitamin E, dan flavanoid yang apabila dikonsumsi dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan seperti :

1. Mengatasi asam urat.
2. Melindungi fungsi organ hati.
3. Anti kanker.
4. Mengatasi masalah ginjal.
5. Mengatasi masalah kandung kemih.
6. Membantu program diet.
7. Menjaga kesehatan sistem pencernaan.
8. Mengatasi bau badan dan bau keringat.
9. Membantu proses regenerasi sel.
10. Meningkatkan daya tahan tubuh.

Spesifikasi :
Nama : Kepel.
Asal bibit : Cangkok/okulasi.
Tinggi bibit : 30 – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah, dibawah 600 mdpl.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Waktu berbuah : 1 – 2 tahun sejak penanaman.
Jika ditanam di dalam pot :
Diameter pot : Sekitar 50 cm.
Media tanam : Tanah humus atau tanah kompos.
Penyiraman : Satu kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.