Bibit Tanaman Mangga Garifta Merah
Rp 250.000
Rp 150.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 150.000
Rp 130.000
Rp 110.000
Rp 100.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Mangga merupakan salah satu jenis buah tropis yang sangat digemari oleh hampir semua masyarakat di dunia. Dari anak – anak, remaja, hingga orang dewasa sepertinya tidak akan ada yang menolak jika ditawari untuk mencicipi kelezatan buah ini. Kepopuleran buah mangga sendiri tak lepas dari pohonnya yang bersifat adaptif/mudah beradaptasi dengan lingkungan.

Pada umumnya, buah mangga memiliki kulit buah yang berwarna kuning atau hijau. Namun tahukah Anda bahwa ada satu jenis mangga unggulan warna kulitnya berbeda? Mangga Garifta Merah namanya. Mangga ini memiliki kulit buah yang terihat sangat eksotis, yakni perpaduan antara warna merah dan kuning yang membentuk sebuah gradasi warna yang indah.
Warna yang ada pada mangga ini bahkan sudah muncul saat buahnya masih muda. Warna yang dimiliki mangga garifta merah tergantung pada intensitas cahaya matahari sehingga penanaman mangga ini sebaiknya dilakukan pada lahan terbuka yang mendapatkan sinar matahari secara langsung. Semakin banyak menerima sinar matahari, semakin elok juga warna buahnya.

Tak hanya unggul dalam segi tampilan, mangga garifta merah juga unggul dalam segi rasa. Citarasa yang ditawarkan mangga ini sangatlah manis yang dipadukan dengan daging buahnya yang bertekstur lembut, berwarna kuning kemerahan, dan beraroma harum.
Kandungan airnya yang melimpah juga mampu menghadirkan kesegaran di dalam tubuh, tubuh yang segar pastinya juga semakin menambah semangat dalam beraktifitas. Selain dapat dikonsumsi langsung, daging mangga garifta merah juga sangat cocok untuk dikreasikan menjadi berbagai macam olahan produk kuliner yang lezat seperti pudding, jus, dan salad buah.

Secara fisik, pohon mangga garifta merah memiliki batang berkayu yang berwarna cokelat kehitaman, permukaannya tidak rata, terlihat bergaris – garis, dan berukuran tidak terlalu besar sehingga memudahkan dalam perawatan maupun pemetikan buah. Daunnya berjenis menyirip, berbentuk oval memanjang, ujungnya sedikit meruncing, berwarna hijau, dan jika diremas akan mengeluarkan bau yang sangat khas.
Tanaman yang memiliki nama ilmiah Mangifera Indica ini dapat tumbuh subur pada daerah dataran rendah atau daerah dataran tinggi mencapai 1300 mdpl. Media tanam yang baik untuk penanaman bibit mangga garifta merah adalah campuran tanah humus dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1.

Dalam pertumbuhannya, tanaman mangga ini juga perlu dirawat agar pertumbuhannya menjadi lebih maksimal. Untuk perawatannya sendiri, cukup lakukan penyiraman setiap dua kali sehari (pagi dan sore) serta pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
Jangan lupa juga untuk melakukan pembersihan gulma (tanaman pengganggu) yang tumbuh disekitar tanaman mangga garifta merah secara berkala. Jika dirawat dengan baik, bibit mangga garifta merah biasanya akan mulai berbuah saat sudah berumur 2 – 3 tahun sejak penanaman dengan syarat bibit harus berasal dari hasil cangkok/okulasi.

Tak hanya cepat berbuah, mangga garifta merah juga dikenal memiliki tingkat produktifitas buah yang cukup tinggi. Bayangkan saja, satu pohonnya yang sudah dewasa rata – rata mampu menghasilkan hingga lebih dari 60 kg buah dalam satu kali panen. Selain itu, mangga ini juga memiliki daya tahan buah yang cukup tinggi, bahkan mampu bertahan hingga 10 hari sejak pemetikan.
Dibalik kelezatan rasanya, buah mangga garifta merah ternyata juga kaya akan kandungan gizi seperti vitamin C, vitamin A, zat besi, dan potassium. Sehingga, mengkonsumsi mangga ini secara rutin terbukti mampu memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Seperti :

1. Mencegah penyakit jantung.
2. Mencegah kanker.
3. Menyehatkan tulang.
4. Melancarkan sistem pencernaan.
5. Mencegah anemia.
6. Mengontrol kadar kolesterol.
7. Menyehatkan mata.
8. Mencegah asma.
9. Menghilangkan jerawat.
10. Mencegah dan mengobati sariawan.

Spesifikasi :
Nama : Mangga Garifta Merah.
Nama ilmiah : Mangifera Indica.
Asal daerah : Kabupaten Pasuruan, Indonesia.
Asal bibit : Hasil cangkok/okulasi.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi, mencapai 1300 mdpl.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Waktu berbuah : Mulai berbuah dalam 2 – 3 tahun sejak penanaman.
Jika ditanam di dalam pot (tabulampot) :
Diameter pot : Sekitar 60 cm.
Media tanam : Campuran tanah humus dan pupuk kandang, perbandingan 1:1.
Penyiraman : Dua kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.