Bibit Tanaman Pohon Mimba
Rp 200.000
Rp 100.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 100.000
Rp 90.000
Rp 80.000
Rp 75.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Pernah mendengar tentang tanaman mimba? Jika belum, hal tersebut wajar saja karena nama tanaman ini memang kurang begitu terkenal di Indonesia. Hal ini dikarenakan tanaman mimba kurang terekspos oleh media sehingga banyak yang belum mengenal tanaman ini. Namun tahukah Anda sebenarnya tanaman ini sudah tersebar di Indonesia sejak abad ke 15?

Tanaman dengan nama ilmiah Azadirachta Indica ini merupakan tanaman yang berasal dari Negeri Bollywood, India. Dalam dunia medis, tanaman mimba memang dikenal memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Di negara asalnya, tanaman ini sering dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit kulit, sebagai antiinflamasi, obat demam, anti bakteri, bahkan hingga insektisida.
Sayangnya di Indonesia sendiri tanaman ini kurang begitu dimanfaatkan. Kebanyakan hanya dibiarkan tumbuh liar dan hanya dimanfaatkan kayunya sebagai kayu bakar. Tanaman yang juga dikenal dengan nama mempheuh dalam bahasa madura ini banyak ditemukan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, dan Lombok timur.

Selain itu, pohon mimba juga dikenal sebagai tanaman yang tangguh serta bersifat adaptif sehingga sering dimanfaatkan sebagai tanaman untuk reklamasi tanah. Pohonnya yang kokoh dan rimbun juga membuat masyarakat sering menggunakan pohon mimba sebagai tanaman untuk menahan angin di daerah pesisir maupun sebagai tanaman peneduh di halaman rumah.
Tak hanya sebagai tanaman peneduh, hampir semua bagian tanaman mulai dari biji, daun dan batang kulitnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan. Tanaman ini dikenal memiliki empat senyawa kimia yakni salannin, nimbinen, azadiraktin, dan meliantriol yang berkhasiat sebagai pestisida alami.

Meskipun pahit, seduhan kulit batangnya dapat digunakan sebagai obat malaria, mengatasi nyeri lambung, dan menurunkan demam. Daun mimba juga dapat digunakan untuk meningkatkan nafsu makan, mengobati disentri, mengobati penyakit kulit, dan sebagai anti bakteri. Sedangkan untuk bijinya banyak diolah untuk dijadikan sebagai obat nyamuk, baik obat nyamuk semprot, bakar, hingga oles.
Tak hanya bijinya, ekstrak daun mimba juga dapat digunakan sebagai fungisida alami untuk mengendalikan penyakit antraknosa pada tanaman, serta dapat membasmi larva nyamuk Aedes Aegypti. Selain itu, ekstrak daunnya juga sering dimanfaatkan petani untuk mengusir hama seperti belalang, wereng cokelat, ulat grayak, dan lalat buah yang sering menyebabkan gagal panen.

Seperti yang sudah disebutkan diatas, tanaman mimba memiliki sifat yang sangat adaptif sehingga dapat ditanam di seluruh penjuru Indonesia, termasuk di daerah yang kering sekalipun. Penanamannya bibit tanaman mimba dapat dilakukan pada daerah dataran rendah maupun daerah dataran tinggi, idealnya dibawah 670 mdpl.
Sedangkan untuk media tanamnya bisa menggunakan hampir semua jenis tanah, namun akan lebih baik jika menggunakan tanah humus/tanah kompos. Agar pertumbuhannya berjalan lebih maksimal, lakukan juga perawatan seperti pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun serta penyiraman setiap satu kali sehari.

Nah dengan menanamnya, Anda bisa memiliki sendiri tanaman yang kaya akan manfaat ini di halaman rumah. Bahkan di India tanaman ini dijuluki sebagai “The Village Pharmacy” atau “Apotek Desa” karena segudang manfaatnya, baik untuk kesehatan maupun untuk lingkungan.

Spesifikasi :
Nama : Pohon Mimba.
Nama ilmiah : Azadirachta indica.
Asal daerah : India.
Asal bibit : Biji.
Tinggi bibit : 30 – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Media tanam : Tanah humus/kompos.
Penyiraman : 1 kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.