Bibit Tanaman Rambutan Parakan
Rp 250.000
Rp 150.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 150.000
Rp 130.000
Rp 110.000
Rp 100.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Jika ditanya mengenai jenis rambutan apa yang menjadi favoritnya, mayoritas masyarakat pasti akan menjawab rambutan rapiah ataupun rambutan binjai. Yaps, kedua jenis rambutan tersebut memang cukup terkenal di Indonesia berkat kelezatan dan keunggulannya. Namun ternyata masih ada loh, jenis rambutan lain yang mampu bersaing dengan kedua jenis rambutan tersebut.

Perkenalkan rambutan parakan namanya. Rambutan parakan merupakan salah satu jenis rambutan endemik khas yang berasal dari Tangerang. Meskipun masih termasuk kedalam jenis rambutan lokal, namun rambutan ini telah dinyatakan sebagai varietas unggul oleh Kementerian Pertanian loh!!! Hebat bukan?
Mungkin saat ini Anda bertanya – tanya, “Apa sih keunggulan dari rambutan ini?”. Nah salah satu keunggulan dari rambutan ini terletak pada daging buahnya yang tebal, bertekstur renyah, dan ditambah dengan citarasanya yang manis. Selain itu, daging buahnya juga mudah terkelupas dari bijinya alias ngelotok sehingga memudahkan kita saat menyantapnya.

Tak hanya lezat, pohon rambutan parakan juga dikenal memiliki tingkat produktivitas yang sangat tinggi dan dapat berbuah sangat lebat. Pada tahun 1990-an, kita dapat dengan mudah menjumpai pohon rambutan parakan yang tumbuh besar, rindang, dan berhiaskan buah – buah berwarna merah tua dimana saja. Hampir disetiap rumah warga pasti ada pohon rambutan ini.
Namun sayangnya, saat ini rambutan parakan bisa dibilang menjadi tanaman yang langka dan sulit ditemukan karena kalah pamor dengan rambutan jenis lain yang berlabel rambutan import. Bahkan di daerah asalnya, rambutan ini juga semakin sulit untuk dijumpai. Padahal rambutan parakan memiliki kualitas yang mampu bersaing dan boleh diadu dengan jenis rambutan lainnya.

Secara fisik, pohon rambutan parakan memiliki ukuran yang cukup besar yakni bisa mencapai lebih dari 15 meter dengan diameter batang mencapai 40 – 60 cm. Batangnya berbentuk bulat tidak beraturan, tumbuh tegak, berkayu keras, dan memiliki percabangan yang banyak. Daunnya berukuran tidak terlalu besar, berwarna hijau tua, dan berbentuk oval memanjang dengan ujung meruncing.
Bunganya berwarna kuning kehijauan, berukuran kecil, diameternya sekitar 5 mm, dan biasanya muncul dalam sebuah rangkaian/tandan pada ujung cabang. Sedangkan untuk buahnya, buah rambutan parakan yang masih muda berwarna hijau, dan akan berubah menjadi kemerahan saat sudah matang. Buahnya berbentuk bulat memanjang, panjangnya sekitar 4 – 5 cm, dan memiliki rambut diseluruh kulitnya.

Tanaman dengan nama ilmiah Nephelium Lappaceum ini sangat mudah dibudidayakan dan sangat cocok ditanam diseluruh wilayah Indonesia. Rambutan parakan dapat tumbuh pada daerah dataran rendah dibawah 500 mdpl dengan suhu udara berkisar antara 25 - 35°C. Untuk media tanamnya, Anda bisa menggunakan campuran tanah humus dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1.
Sedangkan untuk perawatannya, cukup lakukan penyiraman setiap dua kali sehari secara rutin, pemupukan setiap sebulan sekali menggunakan pupuk NPK/pupuk kandang, serta pembersihan gulma secara berkala. Jika dirawat dengan baik, bibit rambutan parakan hasil cangkok/okulasi biasanya akan mulai berbuah dalam waktu 2 – 3 tahun sejak penanaman.

Tak hanya manis, rambutan parakan ternyata juga menyimpan segudang manfaat di dalam buahnya. Selain itu, buah rambutan ini juga memiliki berbagai macam kandungan gizi seperti vitamin C, vitamin A, fosfor, dan zat besi. Adapun manfaat rambutan parakan adalah seperti berikut :

1. Mencegah penyakit jantung.
2. Membersihkan dan menjaga fungsi ginjal.
3. Membentuk dan menguatkan tulang.
4. Mengatasi hipertensi.
5. Penambah energi.
6. Meningkatkan metabolisme.
7. Membantu menurunkan berat badan.
8. Menyehatkan kulit.
9. Mencegah kanker.
10. Mengatasi sembelit.

Spesifikasi :
Nama : Rambutan Parakan.
Nama ilmiah : Nephelium Lappaceum.
Asal daerah : Tangerang.
Asal bibit : Hasil cangkok/okulasi.
Tinggi bibit saat dikirim : Sekitar 30 cm – 70 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dibawah 500 mdpl.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis, suhu udara 25 – 35°C.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Waktu berbuah : 2 - 3 tahun sejak penanaman.
Jika ditanam di dalam pot (tabulampot) :
Diameter pot : Sekitar 60 cm.
Media tanam : Tanah humus atau tanah kompos.
Penyiraman : Dua kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali, bisa menggunakan pupuk NPK daun/pupuk organik.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.