Bibit Tanaman Rosella
Rp 140.000
Rp 75.000
Harga Grosir
2-2
3-4
5-9
>10
Rp 75.000
Rp 70.000
Rp 60.000
Rp 55.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Berbicara mengenai tanaman herbal, sepertinya tidak akan ada habisnya ya!!! Pasti selalu ada jenis tanaman herbal yang baru saja kita kenal. Hal ini dikarenakan jenis tanaman herbal yang ada di Indonesia memang sangat beraneka ragam. Namun sayangnya, dari sekian banyaknya jenis tanaman herbal baru sekitar 20% saja yang baru dibudidayakan masyarakat.

Nah salah satu jenis tanaman herbal yang cukup terkenal saat ini adalah tanaman rosella. Pernah mendengar nama tanaman ini? Tanaman yang juga dikenal dengan nama asam kumbang, asam susur, dan asam paya ini merupakan varietas tanaman berbunga yang berasal dari benua Afrika.
Tanaman dengan nama ilmiah Hibiscus Sabdariffa ini diperkirakan pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke-14. Selain itu, tanaman rosella juga bisa dibilang sebagai tanaman yang kaya akan manfaat. Bahkan saat ini tanaman rosella sudah banyak diolah dan diproduksi menjadi berbagai macam produk minuman, makanan, obat herbal, hingga produk kecantikan.

Tak hanya itu, tanaman ini juga sangat baik untuk dikonsumsi karena mempunyai berbagai macam khasiat yang dapat menyehatkan tubuh. Pada awalnya, tanaman ini hanya dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah karena tampilan bunganya yang sangat cantik. Yakni berwarna merah gelap, berbentuk menguncup, dan muncul secara bergerombol.
Namun seiring dengan berjalannya waktu, lama kelamaan diketahui fakta bahwa tanaman ini memiliki banyak khasiat untuk tubuh. Bahkan di tempat asalnya, serat dari kelopak bunga rosella sudah diolah menjadi selai dan jelly. Sementara di Jamaika sering dijadikan sebagai salad dan dimakan dalam kondisi segar maupun direbus terlebih dahulu.

Sedangkan di Sudan, bunga rosella dimanfaatkan sebagai minuman segar dengan menambahkan campuran garam, merica, dan tetes tebu. Senyawa fenolik yang terdapat pada kelopak bunga rosella merupakan salah satu jenis antioksidan yang mampu memberikan proteksi terhadap tubuh dari paparan radikal bebas.
Bahkan kandungan antioksidan yang ada pada bunga rosella empat kali lebih banyak jika dibandingkan dengan kandungan antioksidan yang ada pada tanaman kumis kucing. Nah uniknya, semakin pekat warna merah pada bunga rosella maka kandungan antioksidan yang ada di dalamnya juga semakin tinggi.

Tak hanya antioksidan, terdapat pula senyawa gossopetin dan antosianin yang dapat menurunkan resiko penyakit jantung, mencegah penuaan dini, dan mengatasi gejala diabetes. Bunga rosella juga dipercaya memiliki zat yang dapat mencegah kerusakan sel DNA sehingga dapat mencegah penyakit leukimia dan mampu menghambat sel kanker.
Bagi Anda yang sedang menjalankan program diet, maka Anda dapat memanfaatkan kandungan vitamin C yang ada pada bunganya. Diet dengan mengonsumsi bunga rosella terbukti sangat efektif karena dapat membantu melepaskan kolesterol dan lemak yang ada di dalam tubuh.

Dengan segudang manfaatnya, wajar saja jika permintaan pasar untuk tanaman rosella terutama bunganya cenderung meningkat. Bahkan saat ini bunga rosella sudah dikemas secara praktis dalam bentuk teh celup. Teh rosella ini terbukti ampuh dalam mengatasi batuk, sakit tenggorokan, meningkatkan sistem imun, dan menetralkan kadar gula dalam darah.
Meskipun kecil tapi ternyata tanaman rosella memiliki manfaat yang sangat banyak yah!!! Nah dengan menanamnya di pekarangan rumah, Anda bisa membudidayakan sendiri tanaman ini untuk berbagai macam keperluan. Selain sebagai tanaman obat, tampilan bunganya yang cantik juga bisa menambah nilai estetika di pekarangan rumah.

Untuk perawatannya sangat mudah kok, yakni cukup lakukan pemupukan setiap 1 – 2 bulan sekali menggunakan pupuk NPK serta penyiraman setiap satu kali sehari. Itu saja sudah cukup untuk membantu tumbuh kembang tanaman rosella. Sangat mudah bukan? Jadi mau tunggu apalagi? Yuk hiasi kebun kita dengan tanaman sejuta khasiat ini!

Spesifikasi :
Nama : Rosella.
Nama ilmiah : Hibiscus Sabdariffa.
Asal bibit : Biji.
Tinggi bibit : 20 – 50 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Jika ditanam di dalam pot :
Diameter pot : Sekitar 30 cm.
Media tanam : Tanah humus.
Penyiraman : Dua kali sehari.
Pemupukan : 1 – 2 bulan sekali menggunakan pupuk NPK.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-2246-8111
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.