Bibit Tanaman Stevia
Rp 200.000
Rp 100.000
Harga Grosir
1-2
3-4
5-9
>10
Rp 100.000
Rp 90.000
Rp 80.000
Rp 75.000
`Saya Mau Dong!!!
`Tambahkan Ke Keranjang

Hampir semua orang di dunia, pasti menyukai makanan ataupun minuman yang manis. Selain lezat, makanan dan minuman yang manis juga dipercaya dapat meningkatkan mood serta kebahagiaan. Namun dalam mengonsumsi yang manis – manis sebaiknya juga secukupnya saja dan jangan sampai berlebihan karena dapat menimbulkan masalah serius bagi kesehatan.

Bahkan saat ini sudah banyak orang terutama para penderita diabetes yang mulai meninggalkan asupan gula pasir dan lebih memilih pemanis alami lain yang lebih sehat. Nah salah satu pemanis alami yang saat ini banyak digunakan sebagai alternatif pengganti gula adalah stevia. Pernah mendengar nama pemanis yang satu ini? Atau mungkin Anda pernah menaburkannya kedalam minuman Anda?
Nama stevia sendiri sepertinya masih terdengar sangat asing di telinga kita. Hal tersebut wajar saja karena di Indonesia, pemanis alami yang satu ini belum banyak beredar di masyarakat. Namun tahukah Anda apa sebenarnya stevia itu? Stevia merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Selatan. Tanaman ini sebenarnya sudah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu sebagai pemanis alami.

Hanya saja masyarakat Indonesia lebih memilih gula pasir karena paling mudah didapatkan dan harganyapun juga lebih murah daripada stevia. Sebelum digunakan secara luas sebagai pengganti gula, negara pertama yang sudah memanfaatkan stevia adalah Jepang. Dan saat ini, stevia bisa ditemukan di seluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia.
Stevia yang dijual di pasaran biasanya sudah diolah dalam bentuk bubuk maupun cair. Sama seperti gula, tanaman yang satu ini juga dapat memberikan rasa manis pada minuman ataupun sebagai bahan campuran dalam pembuatan kue. Stevia sendiri memang dikenal memiliki citarasa yang sangat manis, bahkan 250 – 300 kali lipat lebih manis daripada gula.

Maka dari itu, stevia cukup digunakan dalam jumlah yang sedikit saja untuk memberikan rasa manis pada makanan yang di inginkan. Sejak tahun 2008, U.S. Food and Drug Administration atau Badan Pengatur Obat dan Makanan Amerika telah mengakui bahwa stevia aman digunakan sebagai pemanis pengganti gula.
Meskipun demikian, namun penggunaan stevia tetap harus dibatasi karena apapun yang berlebihan itu pasti tidak baik. Penggunaan stevia dalam satu hari maksimal adalah 4 miligram/kg berat badan. Itu artinya, jika seseorang memiliki berat badan 40 kilogram, maka ia hanya boleh mengonsumsi stevia maksimal 160 miligram dalam sehari.

Lalu sekarang apa sih untungnya menggunakan stevia sebagai pemanis pengganti gula? Nah keuntungan yang pertama adalah stevia ini nol kalori. Hal ini tentunya membuatnya berbeda 180° dengan gula yang dapat membuat asupan kalori meningkat. Oleh karena itu, penggunaan stevia sangat cocok untuk Anda yang ingin menjaga berat badan tetap ideal.
Selain itu, stevia ini juga tidak membuat kadar gula dalam darah meningkat. Bahkan menurut penelitian menunjukan bahwa stevia dapat menurunkan kadar gula darah dalam waktu 20 – 30 menit setelah dikonsumsi. Stevia juga mampu meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin sehingga aman untuk dikonsumsi dan bisa memberikan manfaat bagi penderita diabetes.

Tak hanya menurunkan kadar gula darah, stevia juga dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Penggunaan stevia kedalam makanan ataupun minuman juga tidak akan mengubah kadar gizi sehingga kandungan vitamin dan mineral yang ada pada makanan dan minuman akan tetap terjaga.
Nah yang paling penting adalah stevia ini adalah pemanis alami sehingga aman bagi kesehatan. Meskipun harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan gula konvensional, namun itu semua langsung dibayar tuntas dengan segudang manfaat yang akan Anda dapatkan. Yuk miliki tanaman manis dan sehat ini sekarang juga!!!

Spesifikasi :
Nama : Stevia.
Nama ilmiah : Stevia rebaudiana.
Asal bibit : Stek. Tinggi bibit : 20 – 40 cm.
Rekomendasi dataran : Dataran rendah dan dataran tinggi, optimal 800 – 2000 mdpl.
Iklim tumbuh optimal : Iklim tropis.
Kebutuhan sinar matahari : Penyinaran sepanjang hari.
Media tanam : Tanah kompos/humus.
Penyiraman : Satu kali sehari.
Pemupukan : Sebulan sekali menggunakan pupuk NPK daun.
`Saya Mau Harga Promo!!!
Mau tanya - tanya dulu?
0823-1087-4445
@2014 - 2020 Samudrabibit Inc.